Berita Terkini
Trending Tags

Pernikahan Unik di Hari Kesaktian Pancasila, Akad Nikah Diawali Pengibaran Bendera

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Agus dan Eka membawa bendera Merah Putih saat prosesi nikah. (1/10/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Ada yang berbeda dalam prosesi pernikahan Agus Suprianto dan Eka Dwi Wahyuni di Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Kamis (1/10/2026).

Berlangsung bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, prosesi pernikahan diawali dengan nuansa kebangsaan. Sebelum akad nikah, dilakukan pengibaran bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila oleh mempelai pria, Agus Suprianto. Dalam prosesi tersebut, Agus dan Eka juga membawa bendera Merah Putih.

Sementara itu, Agus Suprianto merupakan warga Kecamatan Sampung dan Eka Dwi Wahyuni berasal dari Desa Krebet, Kecamatan Jambon. Pernikahan keduanya digelar di rumah mempelai wanita.

Kepala KUA Kecamatan Jambon, Meky Hasan Tachtarudin, mengatakan rangkaian tersebut sengaja dilakukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui keluarga.

“Kami KUA Kecamatan Jambon sebelum acara akad nikah melakukan pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan Indonesia Raya, dan mempelai pria membaca Pancasila,” kata Meky.

Menurutnya, Pancasila merupakan salah satu nilai yang dapat menjadi pemersatu bangsa. Karena itu, keluarga dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini, terutama kepada anak-anak.

“Maksud dan tujuannya pada hari ini, Hari Kesaktian Pancasila. Pancasila pemersatu bangsa. Keluarga adalah nilai pertama pendidikan Pancasila, terutama untuk anak-anaknya. Sejak dini ditanamkan, mudah-mudahan membawa kebaikan untuk keluarga mereka,” ujarnya.

Selain prosesi yang bernuansa kebangsaan, mahar dalam pernikahan tersebut juga cukup unik, yakni 30.000 NTD dan logam mulia seberat 3 gram, yang diserahkan secara tunai.

Pernikahan tersebut tercatat dalam dokumen KUA Jambon, Kabupaten Ponorogo, dengan tanggal pernyataan 24 September 2026.

Pernikahan yang berlangsung pada Hari Kesaktian Pancasila ini pun menjadi momen tersendiri bagi kedua mempelai dan keluarga. Awal kehidupan baru mereka diwarnai dengan Merah Putih, lagu Indonesia Raya, serta pengucapan Pancasila. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 94 Kereta, Perawatan Diperketat!

    Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 94 Kereta, Perawatan Diperketat!

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan penuh armada sarana perkeretaapian. Sebanyak 10 unit lokomotif dan 94 unit kereta disiapkan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama periode mudik dan arus balik yang berlangsung 11 Maret hingga […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengonfirmasi bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 akan mengalami kenaikan. Kepastian ini muncul setelah rapat dewan pengupahan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan bersama unsur Forkopimda, perwakilan pengusaha, serta organisasi buruh dan pekerja. Kepala Disnaker Magetan, Arief Ridwan, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/1/2025) pagi. Bus PT Madjoe Muda Mandiri jurusan Jakarta-Ponorogo menabrak mobil pikap bermuatan burung. Akibat kecelakaan ini, pengemudi pikap tewas di tempat, sementara dua penumpangnya mengalami luka-luka. Pengemudi pikap, Supii (52), warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025). Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    Pengendara Motor Tabrak Longsoran Batu di Jalur Cemorosewu–Sarangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden kecelakaan tunggal terjadi di jalur pegunungan penghubung Cemorosewu–Sarangan, Kabupaten Magetan, Kamis (31/07/2025) dini hari. Sebuah sepeda motor menabrak batu besar yang berada di tengah jalan, diduga akibat longsoran tebing di kawasan tersebut. Peristiwa terjadi tepatnya di kawasan hutan petak 78 A1 RPH, wilayah Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Dalam kejadian ini, […]

    Bagikan
expand_less