Berita Terkini
Trending Tags

Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Magetan – Nama Riyin Nur Asiyah kini menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DPRD setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2020–2024 senilai Rp242,98 miliar.

Saat ini, proses pengangkatan Riyin tinggal menunggu tahapan administrasi melalui rapat paripurna DPRD, sebelum diusulkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan pengesahan.

Penunjukan Riyin sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kader PKB yang mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan. Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) terhadap tiga nama, yakni Riyin Nur Asiyah, Anton Sholihin, dan Agus Dwi Wibowo. Setelah melalui proses tersebut, DPP PKB akhirnya memberikan mandat kepada Riyin.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Riyin Nur Asiyah lahir di Kabupaten Ngawi pada 2 Oktober 1982 dan berdomisili di Kelurahan Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Sebelum terjun ke dunia politik, perempuan berusia 43 tahun itu dikenal sebagai seorang wiraswasta. Ia merupakan lulusan SMU Negeri 1 Karangmojo Magetan dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun.

Di dunia usaha, Riyin mengembangkan sejumlah bisnis, mulai dari sektor transportasi atau bus pariwisata, toko modern, waralaba, toko bangunan, hingga kafe dan restoran. Berbagai unit usaha tersebut disebut mempekerjakan sekitar 150 karyawan, dengan sebagian besar merupakan perempuan. Pengalaman sebagai pelaku usaha inilah yang kerap menjadi dasar pandangannya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Karier politik Riyin tergolong berkembang pesat. Sebagai kader PKB, ia berhasil memenangkan Pemilihan Legislatif 2024 dan terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Magetan II yang meliputi Kecamatan Barat, Karangrejo, Karas, dan Kartoharjo.

Berdasarkan hasil resmi KPU, Riyin memperoleh 5.754 suara, menempati posisi ketiga peraih suara terbanyak di dapil tersebut. Ia berada di bawah Andri Wahyu Utomo dari PKB yang memperoleh 7.444 suara dan Suwarno dari Partai Golkar dengan 5.933 suara.

Meski bukan peraih suara terbanyak, Riyin dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Magetan yang membidangi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat, kepemudaan, olahraga, hingga urusan sosial. Dalam kapasitas tersebut, ia beberapa kali menyampaikan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan, terutama terkait pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain berkiprah di parlemen, Riyin juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan keagamaan. Ia tercatat berkiprah di Perempuan Bangsa, Muslimat NU, Fatayat NU, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Harakah Majelis Taklim, PKK, Majelis Dzikir, hingga Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Keterlibatan dalam berbagai organisasi tersebut memperluas aktivitasnya di tengah masyarakat, terutama pada isu pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial.

Apabila seluruh proses administrasi berjalan lancar, Riyin akan menjadi perempuan pertama dalam periode ini yang menduduki posisi pimpinan DPRD Kabupaten Magetan.

Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan politik ibu dua anak itu. Selain memimpin agenda legislatif bersama unsur pimpinan lainnya, Riyin juga akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Magetan setelah kasus dugaan korupsi yang menyeret pimpinan sebelumnya.

Dengan latar belakang sebagai pengusaha, pengalaman memimpin Komisi D, serta keterlibatan aktif dalam organisasi kemasyarakatan, Riyin diharapkan mampu menjalankan fungsi legislatif, pengawasan, dan penganggaran secara optimal, sekaligus menjaga marwah lembaga perwakilan rakyat di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang 2027, Fokus Penguatan SDM, Untuk Mendorong Investasi dan Tata Kelola Pemerintahan

    Musrenbang 2027, Fokus Penguatan SDM, Untuk Mendorong Investasi dan Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ndor/Kris
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lima kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Madiun serentak menggelar kegiatan tahunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun tahun 2027 pada Rabu (11/02/2026) di pendopo kantor Kecamatan Geger Kab Madiun. Camat Geger, Dodi Setiawan, mengatakan pelaksanaan Musrenbang ini merupakan agenda tahunan yang penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek fisik di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun belum menampakan aktivitasnya pasca penyusunan efisiensi anggaran. Seiring terpangkasnya anggaran APBD Kabupaten Madiun senilai Rp 45 Miliar guna menindaklanjuti Inpres No 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Kepala Bagian PBJ […]

    Bagikan
  • Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang JPL 121, petak jalan Caruban–Babadan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (12/2/2026) sore. Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) 251B Jayakarta. Peristiwa tragis ini diduga kuat sebagai tindakan bunuh diri. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Awak Sarana […]

    Bagikan
  • Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan tetap menjadi jujugan destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Hal itu terlihat dari belasan ribu wisatawan baik lokal maupun luar daerah yang berkunjung tiap harinya saat momen libur lebaran 2025. Bahkan, akhir pekan lalu tercatat sekitar 20 ribu pengunjung. “Ya kesini bersama keluarga. Pilih ke Telaga Sarangan itu karena […]

    Bagikan
  • Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Potensi minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai mencuat sebagai komoditas unggulan baru. Hamparan lahan subur di kaki pegunungan kini menjadi ruang tumbuh bagi tanaman nilam yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang mengangkat nama Mahalona di tingkat nasional. Penelusuran ini merupakan bagian dari tugas Tim […]

    Bagikan
expand_less