Berita Terkini
Trending Tags

Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Magetan – Nama Riyin Nur Asiyah kini menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DPRD setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2020–2024 senilai Rp242,98 miliar.

Saat ini, proses pengangkatan Riyin tinggal menunggu tahapan administrasi melalui rapat paripurna DPRD, sebelum diusulkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan pengesahan.

Penunjukan Riyin sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kader PKB yang mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan. Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) terhadap tiga nama, yakni Riyin Nur Asiyah, Anton Sholihin, dan Agus Dwi Wibowo. Setelah melalui proses tersebut, DPP PKB akhirnya memberikan mandat kepada Riyin.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Riyin Nur Asiyah lahir di Kabupaten Ngawi pada 2 Oktober 1982 dan berdomisili di Kelurahan Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Sebelum terjun ke dunia politik, perempuan berusia 43 tahun itu dikenal sebagai seorang wiraswasta. Ia merupakan lulusan SMU Negeri 1 Karangmojo Magetan dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun.

Di dunia usaha, Riyin mengembangkan sejumlah bisnis, mulai dari sektor transportasi atau bus pariwisata, toko modern, waralaba, toko bangunan, hingga kafe dan restoran. Berbagai unit usaha tersebut disebut mempekerjakan sekitar 150 karyawan, dengan sebagian besar merupakan perempuan. Pengalaman sebagai pelaku usaha inilah yang kerap menjadi dasar pandangannya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Karier politik Riyin tergolong berkembang pesat. Sebagai kader PKB, ia berhasil memenangkan Pemilihan Legislatif 2024 dan terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Magetan II yang meliputi Kecamatan Barat, Karangrejo, Karas, dan Kartoharjo.

Berdasarkan hasil resmi KPU, Riyin memperoleh 5.754 suara, menempati posisi ketiga peraih suara terbanyak di dapil tersebut. Ia berada di bawah Andri Wahyu Utomo dari PKB yang memperoleh 7.444 suara dan Suwarno dari Partai Golkar dengan 5.933 suara.

Meski bukan peraih suara terbanyak, Riyin dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Magetan yang membidangi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat, kepemudaan, olahraga, hingga urusan sosial. Dalam kapasitas tersebut, ia beberapa kali menyampaikan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan, terutama terkait pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain berkiprah di parlemen, Riyin juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan keagamaan. Ia tercatat berkiprah di Perempuan Bangsa, Muslimat NU, Fatayat NU, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Harakah Majelis Taklim, PKK, Majelis Dzikir, hingga Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Keterlibatan dalam berbagai organisasi tersebut memperluas aktivitasnya di tengah masyarakat, terutama pada isu pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial.

Apabila seluruh proses administrasi berjalan lancar, Riyin akan menjadi perempuan pertama dalam periode ini yang menduduki posisi pimpinan DPRD Kabupaten Magetan.

Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan politik ibu dua anak itu. Selain memimpin agenda legislatif bersama unsur pimpinan lainnya, Riyin juga akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Magetan setelah kasus dugaan korupsi yang menyeret pimpinan sebelumnya.

Dengan latar belakang sebagai pengusaha, pengalaman memimpin Komisi D, serta keterlibatan aktif dalam organisasi kemasyarakatan, Riyin diharapkan mampu menjalankan fungsi legislatif, pengawasan, dan penganggaran secara optimal, sekaligus menjaga marwah lembaga perwakilan rakyat di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun. Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah […]

    Bagikan
  • Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    Narasi “Petani Kecil” Terbantahkan, Fakta Sidang Ungkap Sikap Darwanto soal Landak Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Fakta persidangan perkara pemeliharaan enam ekor landak jawa yang menjerat Darwanto bin Jaikun membantah narasi “petani kecil” yang sempat beredar di ruang publik. Dihadapan majelis hakim, terungkap bahwa Darwanto sejak awal menolak jalur damai dan mengetahui secara sadar bahwa satwa yang dipeliharanya merupakan satwa dilindungi. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad […]

    Bagikan
  • Suasana Khidmat Tirtayatra Umat Hindu, Perjalanan Suci Sarat Makna, Harapan dan Perjuangan

    Suasana Khidmat Tirtayatra Umat Hindu, Perjalanan Suci Sarat Makna, Harapan dan Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Mojokerto – Di bawah terik matahari yang menyengat, suasana hening menyelimuti pelataran Pura Bala Widya Mandira di kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Bangsal, Mojokerto. Tak ada hiruk pikuk, hanya lantunan doa dan wajah-wajah khusyuk dari puluhan umat Hindu yang datang dari berbagai daerah di eks Karesidenan Madiun juga umat Hindu Mojokerto. Mereka bukan sekadar pelancong […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    Anak Terlibat Demo Dikumpulkan, Walikota Madiun: Harus Jadi Pelajaran

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar pembinaan terhadap sejumlah pelajar yang terlibat dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) lalu. Dalam kegiatan yang dihadiri siswa, perwakilan OSIS, orang tua, guru, hingga kepala sekolah tersebut, para pelajar diminta menyampaikan permintaan maaf kepada orang tuanya masing-masing. Walikota Madiun Maidi menegaskan, kegiatan […]

    Bagikan
  • Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bagi masyarakat yang bingung menentukan menu sahur atau berbuka puasa, nasi cokot bisa menjadi pilihan. Makanan yang dijual di Kabupaten Ponorogo ini banyak diburu karena praktis dan harganya terjangkau. Yakni hanya Rp. 5.000 per porsi. Lapak nasi cokot ini berada di depan Pasar Hewan Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Meski […]

    Bagikan
expand_less