Berita Terkini
Trending Tags

Modus Terapi Kesehatan, Lansia di Sukorejo Ponorogo Kehilangan Uang dan 33 Gram Emas 

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku membawa kabur uang Rp10 juta dan emas 33 gram dari rumah korban, Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus menawarkan terapi kesehatan menimpa pasangan lanjut usia di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram setelah rumahnya didatangi empat orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) lalu sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, pasangan suami istri Bonari (68) dan Supiantun (60) berada di rumahnya. Para pelaku datang menggunakan sebuah mobil dan mengaku menawarkan terapi kesehatan secara gratis.

Kepala Desa Kalimalang, Riyadi, mengatakan, para pelaku berjumlah empat orang yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka diperkirakan masih berusia sekitar 20 tahunan dan tidak terlalu fasih berbahasa Jawa.

“Menurut cerita korban, mereka datang menawarkan terapi kesehatan gratis. Karena tidak curiga, korban mempersilakan masuk ke rumah,” kata Riyadi, Senin (9/3/2026).

Saat proses terapi berlangsung, korban diminta berbaring sehingga perhatiannya teralihkan. Di saat yang sama, salah satu pelaku diduga masuk ke dalam kamar dan menguras isi lemari milik korban.

Pelaku kemudian membawa kabur uang tunai sekitar Rp10 juta serta perhiasan emas seberat 33 gram yang disimpan di dalam lemari.

Anak korban, Dian Rianto, menjelaskan dari rekaman CCTV desa terlihat mobil yang ditumpangi para pelaku sempat berkeliling di lingkungan desa sebelum berhenti di rumah orang tuanya.

“Dari rekaman CCTV di perempatan dan pertigaan desa, mobil itu terlihat berputar-putar di desa sebelum berhenti di rumah ibu saya,” ujarnya.

Ironisnya, keluarga baru menyadari kehilangan tersebut pada Sabtu malam (7/3/2026) setelah memeriksa isi lemari di dalam rumah.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa pada Minggu (8/3/2026) dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Sukorejo untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, pihak desa mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang tak dikenal yang datang ke rumah dengan menawarkan jasa atau bantuan tertentu.

“Apalagi menjelang Lebaran seperti sekarang, warga diminta lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban kejahatan dengan modus serupa,” pungkas Riyadi.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar panen raya padi serentak bersama 14 provinsi lain di Indonesia, Senin (07/04/2025). Kegiatan ini dipusatkan di area persawahan Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut memimpin panen raya mengatakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal itu sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keberadaan KB-TK Islam Masyitoh di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun kian diujung tanduk. Di tengah ancaman eksekusi lahan, pihak Yayasan Dewi Masyitoh ternyata sempat menawarkan untuk pengelolaan sekolah kepada PCNU Kota Madiun. Namun tidak ada kesepakatan kedua pihak yang terjadi. Ketua Komite KB-TK Islam Masyitoh, Yunita Aliya Wijayani, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkir depan kantor CV Javamix, Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial MS. Sementara itu, dua pelaku lain yang diduga terlibat masih dalam […]

    Bagikan
  • Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jawa Timur diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) petang. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (5/1/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tim Inafis melakukan identifikasi secara menyeluruh di gedung gudang farmasi berlantai dua yang berada […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
expand_less