Sabtu, 10 Okt 2026
Trending Tags

Terra Farm Hadirkan Wisata Petik Melon di Ponorogo, Tawarkan Tiga Varietas dengan Harga Rp30 Ribu per Kilogram

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Terra Farm menghadirkan wisata petik melon di Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kalau sedang cuaca panas seperti saat ini, paling cocok menikmati buah melon yang manis dan segar. Nah, di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini hadir wisata petik melon yang menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari kebun.

Wisata tersebut berada di Terra Farm, Jalan Seloaji, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Mulai dibuka pada Sabtu (10/10/2026), tempat ini menawarkan konsep open farm yang memadukan rekreasi dengan edukasi pertanian.

Di dalam area budidaya, pengunjung dapat melihat langsung tanaman melon yang tumbuh di lahan berukuran 16 x 48 meter. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 2.020 batang melon yang dibudidayakan di lokasi tersebut.

Menariknya, Terra Farm menanam tiga varietas melon, yakni Luna, Milk Chamoe, dan Hwangmi. Ketiga varietas ini menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin mengenal beragam jenis melon sekaligus menikmati sensasi memetik buah langsung dari tanaman.

Salah satu pengunjung, Sri Wahyuningsih, menilai wisata petik melon tersebut sangat bagus dan inspiratif. Menurutnya, konsep ini tidak hanya menjadi pilihan rekreasi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, terutama untuk mengenalkan dunia pertanian kepada masyarakat.

Ia mengaku tertarik mencoba varietas melon yang belum pernah dicicipinya, khususnya Milk Chamoe, yang menurutnya memiliki cita rasa manis dan segar.

“Ini sangat bagus untuk edukasi dan sangat inspiratif. Saya ingin mencoba varian baru dari melon, terutama Milk Chamoe, karena rasanya enak, manis, dan segar,” ungkapnya.

Image Not Found
Pengunjung bisa memetik langsung melon di kebun Terra Farm. Foto : Ega-Sinergia

Sementara itu, pemilik Terra Farm, Alim Nor Faizi, mengatakan wisata petik melon tersebut merupakan pengalaman pertama yang dikembangkannya. Untuk sementara, ia memilih membuka kebunnya bagi masyarakat melalui konsep open farm.

Inisiatif tersebut berangkat dari keinginannya untuk menambah pilihan destinasi wisata di Ponorogo. Menurutnya, potensi wisata daerah tidak hanya bertumpu pada kekayaan seni dan budaya, tetapi juga dapat dikembangkan melalui sektor pertanian dan perkebunan.

“Ini baru pertama kali. Untuk penjualan sementara menggunakan konsep open farm. Saya berinisiatif agar Ponorogo mempunyai kekayaan wisata yang tidak hanya budaya, tetapi juga perkebunan,” kata Alim.

Bagi pengunjung yang ingin membawa pulang melon hasil petikan, Terra Farm mematok harga Rp30.000 per kilogram. Harga tersebut berlaku untuk ketiga varietas melon yang tersedia.

Kehadiran Terra Farm diharapkan dapat menjadi alternatif wisata baru di Ponorogo, sekaligus memperkenalkan potensi pertanian lokal kepada masyarakat. Selain menikmati buah segar, pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman berbeda dengan melihat langsung budidaya melon di lingkungan perkebunan.

Dengan konsep rekreasi dan edukasi, wisata petik melon ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu bersama keluarga sambil mengenal lebih dekat dunia pertanian. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang operator stitching atau menjahit upper sepatu di Balai Desa Ngampel, Selasa (09/09/2025). Program ini diikuti 50 peserta yang disiapkan untuk bekerja di perusahaan sepatu Golden Step Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan materi mencakup soft skill, hard skill, hingga uji kompetensi. Bupati […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    DPRD Magetan Sahkan PAPBD 2025 dengan Defisit Rp. 109,6 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun Anggaran 2025. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna pada Selasa (30/9/2025), meski dalam dokumen anggaran masih tercatat defisit sebesar Rp109,6 miliar. Berdasarkan ringkasan dokumen, pendapatan daerah setelah perubahan mencapai Rp1,98 triliun atau turun […]

    Bagikan
  • Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya pelarian A.A warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir di tangan petugas Satreskrim Polres Ngawi. Pria 24 tahun itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Bali menggunakan bus antar kota setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pelaku diamankan petugas di Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (30/5/2026). Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala […]

    Bagikan
  • Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah membuka pemesanan tiket kereta api (KA) tambahan untuk masa Angkutan Lebaran 2026. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik. KA Tambahan Lebaran berangkatan dari Daop 7 yakni KA Brantas relasi Blitar-Pasar […]

    Bagikan
expand_less