Sabtu, 10 Okt 2026
Trending Tags

Terra Farm Hadirkan Wisata Petik Melon di Ponorogo, Tawarkan Tiga Varietas dengan Harga Rp30 Ribu per Kilogram

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Terra Farm menghadirkan wisata petik melon di Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kalau sedang cuaca panas seperti saat ini, paling cocok menikmati buah melon yang manis dan segar. Nah, di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini hadir wisata petik melon yang menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari kebun.

Wisata tersebut berada di Terra Farm, Jalan Seloaji, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Mulai dibuka pada Sabtu (10/10/2026), tempat ini menawarkan konsep open farm yang memadukan rekreasi dengan edukasi pertanian.

Di dalam area budidaya, pengunjung dapat melihat langsung tanaman melon yang tumbuh di lahan berukuran 16 x 48 meter. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 2.020 batang melon yang dibudidayakan di lokasi tersebut.

Menariknya, Terra Farm menanam tiga varietas melon, yakni Luna, Milk Chamoe, dan Hwangmi. Ketiga varietas ini menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin mengenal beragam jenis melon sekaligus menikmati sensasi memetik buah langsung dari tanaman.

Salah satu pengunjung, Sri Wahyuningsih, menilai wisata petik melon tersebut sangat bagus dan inspiratif. Menurutnya, konsep ini tidak hanya menjadi pilihan rekreasi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, terutama untuk mengenalkan dunia pertanian kepada masyarakat.

Ia mengaku tertarik mencoba varietas melon yang belum pernah dicicipinya, khususnya Milk Chamoe, yang menurutnya memiliki cita rasa manis dan segar.

“Ini sangat bagus untuk edukasi dan sangat inspiratif. Saya ingin mencoba varian baru dari melon, terutama Milk Chamoe, karena rasanya enak, manis, dan segar,” ungkapnya.

Image Not Found
Pengunjung bisa memetik langsung melon di kebun Terra Farm. Foto : Ega-Sinergia

Sementara itu, pemilik Terra Farm, Alim Nor Faizi, mengatakan wisata petik melon tersebut merupakan pengalaman pertama yang dikembangkannya. Untuk sementara, ia memilih membuka kebunnya bagi masyarakat melalui konsep open farm.

Inisiatif tersebut berangkat dari keinginannya untuk menambah pilihan destinasi wisata di Ponorogo. Menurutnya, potensi wisata daerah tidak hanya bertumpu pada kekayaan seni dan budaya, tetapi juga dapat dikembangkan melalui sektor pertanian dan perkebunan.

“Ini baru pertama kali. Untuk penjualan sementara menggunakan konsep open farm. Saya berinisiatif agar Ponorogo mempunyai kekayaan wisata yang tidak hanya budaya, tetapi juga perkebunan,” kata Alim.

Bagi pengunjung yang ingin membawa pulang melon hasil petikan, Terra Farm mematok harga Rp30.000 per kilogram. Harga tersebut berlaku untuk ketiga varietas melon yang tersedia.

Kehadiran Terra Farm diharapkan dapat menjadi alternatif wisata baru di Ponorogo, sekaligus memperkenalkan potensi pertanian lokal kepada masyarakat. Selain menikmati buah segar, pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman berbeda dengan melihat langsung budidaya melon di lingkungan perkebunan.

Dengan konsep rekreasi dan edukasi, wisata petik melon ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu bersama keluarga sambil mengenal lebih dekat dunia pertanian. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumur Surut Dan PDAM Mati, Warga Dusun Dungus Ponorogo Kesulitan Air Bersih

    Sumur Surut Dan PDAM Mati, Warga Dusun Dungus Ponorogo Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Dusun Dungus, Desa Karang Patihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mulai kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut telah dirasakan warga sekitar satu bulan terakhir. Selain sejumlah sumur mulai surut bahkan mengering, aliran PDAM yang selama ini menjadi salah satu sumber air warga juga semakin kecil […]

    Bagikan
  • Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (04/07/2025), dipastikan dipicu oleh korsleting listrik. Temuan ini menepis dugaan awal bahwa sumber api berasal dari oven pemanas. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan arus pendek pada instalasi […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Magetan Pasang Traffic Light Baru Dipasang di Perempatan Takeran

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya peningkatan keselamatan berkendara kembali dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan. Perempatan Takeran, yang sejak lama dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, kini resmi dilengkapi traffic light baru. Titik tersebut berada tepat di depan Mapolsek Takeran dan Kantor Kecamatan Takeran, sekaligus menjadi jalur penghubung utama Magetan–Madiun. Pemasangan dan pengoperasian lampu […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
  • Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu saat ini masih beroperasi normal. Namun, pengelola memperingatkan bahwa status pendakian berada pada kondisi waspada seiring cuaca yang mulai tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Jika hujan ekstrem kembali mengguyur kawasan Lawu, jalur berpotensi ditutup sewaktu-waktu demi keselamatan pendaki. Mulyadi, Asper BKPH Lawu Selatan, […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wabup Madiun Sarasehan Bareng Warga Ngranget, Serukan Program Bersahaja

    Bupati dan Wabup Madiun Sarasehan Bareng Warga Ngranget, Serukan Program Bersahaja

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (22/07/2025). Kegiatan ini menjadi ajang pertama Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi menyapa masyarakat secara langsung pasca dilantik pada 20 Februari 2025. Digelar di lereng Pegunungan Wilis, kegiatan BST […]

    Bagikan
expand_less