Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Krisis Air Bersih di Madiun Meluas, 8 Desa di 4 Kecamatan Terdampak Kekeringan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
personel gabungan melakukan supplay air bersih di wilayah Kecamatan Sawahan.

Sinergia | Madiun – Krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus meluas. Sebanyak delapan desa di empat kecamatan tercatat terdampak kekurangan air bersih. Warga kini mengandalkan bantuan distribusi air dari pemerintah daerah bersama TNI AD untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut terlihat di Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kamis (15/10/2026) pagi. Bantuan air bersih yang disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun bersama Yonif TP 532 Pangeran Timur langsung disambut warga yang membutuhkan pasokan air.

Dalam distribusi kali ini, sebanyak 30 ribu liter air bersih disalurkan ke tiga desa terdampak. Masing-masing desa menerima 10 ribu liter air, yakni Desa Cabean dan Desa Sawahan di Kecamatan Sawahan serta Desa Plumpungrejo di Kecamatan Wonoasri.

Pasintel Yonif TP 532 Pangeran Timur, Lettu Jamil, mengatakan pihaknya mengerahkan enam unit tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga di tiga desa tersebut.

“Kami hari ini menerjunkan enam tangki berkapasitas 5.000 liter di tiga desa dengan masing-masing desa dua tangki,” ujar Jamil di lokasi penyaluran.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD dan PDAM setempat. Sebelum mengirimkan air, petugas terlebih dahulu mengecek kondisi lapangan untuk memastikan wilayah yang diusulkan memang membutuhkan bantuan.

Image Not Found
personel gabungan melakukan supplay air bersih di wilayah Kecamatan Sawahan.

Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah desa mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau panjang sehingga membutuhkan distribusi air untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Sebelumnya kami melakukan pengecekan dan ternyata benar desa-desa ini mengalami kekeringan dampak kemarau panjang dan membutuhkan dropping air bersih sehingga hari ini kami kirim,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Madiun, Endik Rukmana, mengatakan wilayah terdampak kekurangan air bersih terus bertambah. Laporan terbaru yang diterima BPBD mencakup dua desa di Kecamatan Wonoasri, yakni Plumpungrejo dan Ngadirejo.

BPBD juga menerima informasi awal mengenai potensi kekurangan air bersih di wilayah Kecamatan Saradan. Namun, laporan tersebut belum masuk secara resmi sehingga masih perlu dilakukan pengecekan di lapangan.

“Untuk yang Wonoasri ini dua desa, Plumpungrejo dan Ngadirejo. Ada kemarin informasi di Saradan, tapi belum ada laporan masuk ke kami dan masih akan dilakukan pengecekan,” terang Endik.

Meluasnya wilayah terdampak turut meningkatkan kebutuhan sarana penampungan air bersih. Dari total 30 tandon yang dimiliki BPBD Kabupaten Madiun, sekitar 80 persen telah digunakan dan didistribusikan untuk membantu warga terdampak kekeringan.

Endik mengimbau pemerintah desa segera melaporkan apabila mulai ditemukan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengecekan untuk memastikan kebutuhan bantuan di lapangan. “Harapannya ini tidak semakin meluas. Namun, jika memang ada warga yang mulai mengalami kekurangan air, bisa dari desa melapor ke kami. Nanti akan kami cek dan jika benar membutuhkan dropping air bersih, akan kami kirim bantuan secepatnya,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Upaya digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun, Jawa Timur terus didorong pemerintah daerah. Salah satunya melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh digital yang sejak dua tahun terakhir mulai dipasang di sejumlah SMP.  Banyak guru masih menggunakan IFP sebatas sebagai layar presentasi. Padahal, perangkat ini dirancang untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Terkait Keluhan Wisatawan Soal Harga Tak Wajar di Sarangan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan angkat bicara soal ramainya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik “getok harga” oleh sejumlah pedagang di kawasan wisata Telaga Sarangan. Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan hangat di media sosial setelah beberapa wisatawan mengaku dikenai tarif makanan dan minuman yang dinilai jauh dari kewajaran. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga. Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia – Magetan – Cuaca ekstrem kembali berdampak di wilayah Magetan. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di depan kawasan wisata Lawu Green Forest, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan pohon jenis kipres […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    Kapolres Magetan Pilih Bersepeda ke Kantor, Ajak Anggota Terapkan Gaya Hidup Sehat

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen terhadap pola hidup sehat dan ramah lingkungan ditunjukkan Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dengan bersepeda menuju tempat tugas. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong penggunaan sepeda bagi jajaran Polri dan ASN. Perjalanan tersebut ditempuh dari wisma dinas di Jalan Inspol Ismiadi menuju […]

    Bagikan
  • Kurang Konsentrasi, Pemotor Tabrak Mobil Mundur di Ponorogo

    Kurang Konsentrasi, Pemotor Tabrak Mobil Mundur di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara motor mengalami patah kaki setelah menabrak sebuah mobil yang hendak mundur di Jalan Jendral Sudirman, Ponorogo, Selasa (26/8/2025) pagi. Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas menuju pusat kota tersendat. Korban diketahui bernama Supeno, seorang guru asal Kecamatan Pulung, Ponorogo. Saat kejadian, korban sedang melaju kencang dari arah Pulung […]

    Bagikan
expand_less