Berita Terkini
Trending Tags

Sekwan Magetan Mundur Kurang dari Sebulan Menjabat, Ada Apa?

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota DPRD Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Pengunduran diri Sekretaris DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, memicu perhatian publik. Pasalnya, ia belum genap satu bulan menjabat sejak dilantik pada Selasa, 10 Maret 2026, di Pendopo Surya Graha.

Informasi yang dihimpun, keputusan mundur tersebut telah diajukan secara resmi. Saat dikonfirmasi pada Kamis (2/4/2026), Jaka membenarkan kabar tersebut dan memastikan tidak ada faktor non-teknis di balik langkahnya.

Ia menegaskan, alasan utama pengunduran diri murni karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dirinya menjalankan tugas secara maksimal. Ia juga menampik adanya tekanan atau persoalan internal selama menjabat.

“Benar, saya mengajukan pengunduran diri. Pertimbangannya karena kondisi kesehatan, jadi saya ingin fokus pemulihan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan tersebut lengkap dengan surat keterangan medis.

Ia menyampaikan, dokumen yang dilampirkan menunjukkan adanya riwayat kesehatan yang menjadi dasar pengunduran diri. Oleh karena itu, DPRD menghormati keputusan tersebut.

“Pengunduran diri beliau disertai surat dokter yang menjelaskan kondisi kesehatannya. Jadi memang alasannya murni kesehatan,” jelas Suratno.

Image Not Found
Suratno, Ketua DPRD Magetan saat diwawancarai terkait mundurnya Sekwan, Foto : Kusnanto

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa situasi internal DPRD dalam kondisi kondusif dan tidak ada persoalan kinerja maupun tekanan kerja yang memicu pengunduran diri tersebut.

“Di internal tidak ada masalah, baik dari sisi kinerja maupun tekanan. Semua berjalan normal,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan, DPRD Magetan segera mengambil langkah administratif dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.

Suratno memastikan, pihaknya akan segera mengusulkan penunjukan pelaksana tugas (Plt) Sekwan agar aktivitas kedewanan tetap berjalan tanpa hambatan.

“Kami akan segera bersurat ke kepala daerah untuk penunjukan Plt, supaya roda organisasi tetap berjalan dan program yang sudah direncanakan tidak terganggu,” tandasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian spion mobil terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo dan terekam kamera CCTV. Pelaku yang beraksi seorang diri tampak profesional karena hanya menggunakan tangan kosong untuk melepas spion kendaraan dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jaksa Agung, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam rekaman […]

    Bagikan
  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
  • Lagi ! Seorang Warga di Ngawi jadi Korban Keganasan Tawon Vespa

    Lagi ! Seorang Warga di Ngawi jadi Korban Keganasan Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Korban jiwa akibat sengatan tawon vespa juga terjadi di Desa Poncol Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Sumarni (54) meninggal dunia setelah tersengat tawon dengan nama latin Vespa Affinis itu saat mencari rumput di hutan pada Rabu (05/02/2025). Korban sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hastuti di Sragen, Jawa Tengah, namun nyawanya tidak tertolong dan […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku Kasus Pengroyokan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal yang terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB mulai terungkap. Berdasarkan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi, pihak kepolisian Polres Madiun mengamankan 5 terduga pelaku. Saat ini kelimanya yang diketahui masih dibawah umur tersebut […]

    Bagikan
expand_less