Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Dorong Harmonisasi Guru dan Kepala Sekolah demi Pendidikan “Bersahaja”

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengadakan penguatan kepala sekolah dinas pendidikan dan kebudayaan Kab.Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara kepala sekolah dan guru sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Madiun. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut para pemimpin sekolah bersikap visioner, proaktif, serta solutif dalam menghadapi perubahan.

“Kasek dan guru harus harmonis. Jangan sampai guru hanya datang untuk mengajar, tapi tidak ada komunikasi. Diperlukan kerja sama yang baik agar program berjalan efektif,” ujar Hari saat memberikan arahan dalam kegiatan Penguatan Kepala SD/SMP di Hotel Aston Madiun, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Madiun. Selain Bupati, hadir pula Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang turut berdialog langsung dengan para peserta terkait dinamika dan permasalahan pendidikan di daerah.

Bupati yang kerap disapa Mas Hari menilai, kepemimpinan kepala sekolah menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang “bersahaja”—istilah yang merujuk pada visi pembangunan Kabupaten Madiun yang berkarakter sederhana, harmonis, dan sejahtera.

Image Not Found
Suasana saat Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara kepala sekolah dan guru, Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Pemimpin sekolah harus bisa melakukan mitigasi terhadap masalah di lapangan. Pendidikan bukan hanya urusan akademik, tapi juga pembentukan karakter, komunikasi, dan empati,” kata Bupati Hari.

Dalam forum itu, sejumlah kepala sekolah juga menyampaikan keluhan, mulai dari kebijakan regrouping SD dengan jumlah siswa minim hingga keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Madiun menyebut pemerintah daerah akan memberikan ruang bagi sekolah-sekolah kecil untuk meningkatkan jumlah siswanya sebelum kebijakan penggabungan diterapkan.

“Kalau memang populasinya memungkinkan, sekolah diberi kesempatan menaikkan jumlah murid. Tapi kalau tidak memungkinkan, regrouping tetap dilakukan agar efisien,” jelasnya.

Selain persoalan jumlah siswa, pemerintah daerah juga menyoroti ketersediaan fasilitas pendidikan. Hari Wuryanto menegaskan, keberhasilan program pendidikan tidak hanya bergantung pada kualitas sumber daya manusia, tetapi juga dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

“Sebagus apa pun SDM-nya, kalau sarpras-nya tidak mendukung, hasilnya tidak maksimal. Apa yang disampaikan para kepala sekolah akan menjadi bahan perbaikan kami ke depan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Madiun berharap tercipta sinergi berkelanjutan antara guru, kepala sekolah, dan peserta didik. Kolaborasi yang baik di tingkat sekolah diyakini menjadi pondasi penting untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif, berdaya saing, dan berkarakter “bersahaja.”

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Madiun Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Madiun dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Sutardi, Selasa (22/07/2025). Rapat diikuti […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, […]

    Bagikan
  • Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk anggota  Satreskrim Polres Madiun. Kedua pelaku ditangkap karena kerap menyasar sepeda motor di area persawahan dan teras rumah warga. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, kedua tersangka beraksi di total 14 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Untuk tersangka […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memperpanjang masa pendaftaran calon pejabat. Perpanjangan ini diumumkan setelah jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi ketentuan minimal. Berdasarkan pengumuman bernomor 800.1.3.3/8/PANSEL-STJPT/2025, masa pendaftaran yang semula ditutup pada 18 Agustus 2025 kini diperpanjang hingga 24 Agustus 2025. […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo Resmikan KDMP, 31 Koperasi Siap Operasional di Madiun

    Presiden Prabowo Resmikan KDMP, 31 Koperasi Siap Operasional di Madiun

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun turut mengikuti peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan virtual dari Klaten Jawa Tengah, Senin (21/07/2025). Acara ini digelar di Pendopo Muda Graha dan dihadiri jajaran Forkopimda, para camat, serta 206 kepala desa dan lurah […]

    Bagikan
expand_less