Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pilu! Anak 4 tahun Menunggu Sang Ibu Yang Meninggal di Atas Motor

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Balita empat tahun berada di samping ibunya yang meninggal di atas motor. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Ponorogo – Sebuah video yang memperlihatkan balita berusia empat tahun berada di samping ibunya yang meninggal dunia di atas sepeda motor viral di media sosial Threads. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, tepatnya di Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lu’luatun Ninah, 38, warga Desa Jebeng, Kecamatan Slahung. Dalam rekaman video amatir berdurasi sekitar 15 detik tersebut, korban terlihat masih dalam posisi duduk di atas sepeda motor yang berhenti di tepi jalan. Kepalanya tertunduk hingga bersandar pada stang motor, sementara kedua tangannya tampak lemas terjuntai ke bawah.

Di dekatnya, sang anak yang masih berusia empat tahun berada di sisi motor. Rekaman singkat tersebut mengundang keprihatinan warganet, terlebih setelah diketahui bahwa korban merupakan ibu dari empat anak yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya seorang diri.

Ahmad Idham, tokoh masyarakat Desa Jebeng, mengatakan almarhumah dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sehari-hari, korban berjualan daun pisang untuk memenuhi kebutuhan hidup keempat anaknya setelah sang suami, Samsudin, meninggal dunia sekitar dua tahun lalu.

“Almarhumah merupakan ibu yang pekerja keras. Biasanya dia jual daun pisang untuk menghidupi keempat anaknya,” ungkap Ahmad Idham.

Menurut Ahmad, saat kejadian korban sedang dalam perjalanan untuk mengobati anaknya di Desa Gombang. Korban diduga merasa tidak enak badan sebelum akhirnya berhenti di perjalanan.

“Kronologi kemarin, korban mau mengobati anaknya. Mungkin karena merasa tidak enak badan, beliau berhenti dan ternyata meninggal dunia,” imbuhnya.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kepergian Lu’luatun membuat keempat anaknya kehilangan sosok ibu yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka setelah lebih dahulu ditinggal sang ayah.

Kapolsek Slahung AKP Pitoyo membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut lokasi korban ditemukan berada di depan tempat pencucian sepeda motor, di sebelah utara Polsek Slahung.

“Benar, kemarin lokasinya di depan cucian motor yang berada di utara Polsek Slahung,” kata Pitoyo.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk berobat ke bidan di Desa Gombang. Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, petugas berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

“Info yang kami terima, ibu tersebut pamitan kepada keluarga untuk berobat ke bidan di Desa Gombang. Kami koordinasi dengan nakes, kami cek, ternyata yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Pitoyo menambahkan, keempat anak korban kini diasuh oleh pihak keluarga. “Untuk anak-anak korban sekarang diasuh oleh keluarganya,” imbuhnya.

Viralnya video tersebut menggerakkan kepedulian warganet Ponorogo. Sejumlah warga berinisiatif menggalang donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan keempat anak korban.

Maya Nikasari, influencer asal Ponorogo, mengatakan masyarakat merasa prihatin dengan kondisi anak-anak yang ditinggalkan. Usia mereka masih relatif kecil, sementara mereka membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

“Warganet Ponorogo sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Anak-anaknya masih kecil, yang paling besar sekolah dasar,” ujar Maya.

Menurut Maya, penggalangan dana dilakukan melalui patungan warga. Jumlah donasi yang terkumpul masih dalam proses penghitungan, tetapi diperkirakan telah mencapai puluhan juta rupiah.

“Hasil patungan donasi warga ini masih belum kami hitung. Kemungkinan sudah Rp60 juta,” ungkapnya.

Donasi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan keempat anak korban.

Kepedulian masyarakat menjadi harapan bagi anak-anak tersebut untuk tetap mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak. Setelah kehilangan kedua orang tua, dukungan keluarga besar dan masyarakat diharapkan dapat membantu mereka melewati masa sulit ini. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
  • Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    Hore, Ratusan Siswa Terima Makanan Bergizi Gratis dari Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Madiun mendapatkan paket makanan bergizi gratis Jumat (17/01/2025 ). Paket makanan gratis ini diberikan kantor Imigrasi Kelas II Madiun sebagai upaya mendukung program pemerintah meningkatkan gizi pada anak untuk mengurangi stunting. Pembagian makan bergizi gratis di SDN 1 dan 2 Kaligunting,  Kecamatan […]

    Bagikan
  • Pengamanan Paskah di Magetan Diperketat, Polisi Lakukan Sterilisasi hingga Patroli Rutin

    Pengamanan Paskah di Magetan Diperketat, Polisi Lakukan Sterilisasi hingga Patroli Rutin

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kepolisian Resor Magetan bersama jajaran Polsek memperketat pengamanan di sejumlah gereja selama perayaan Hari Paskah Kebangkitan Isa Almasih Sabtu (4/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi umat Nasrani saat menjalankan ibadah. Puluhan personel gabungan disiagakan di berbagai gereja yang menggelar ibadah Paskah atau Minggu Kasih. Selain penjagaan […]

    Bagikan
  • DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah yang masih menerapkan sistem open dumping. Sebanyak 343 pemerintah kabupaten/kota telah menerima surat teguran, termasuk Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang disebut masih menjalankan sistem tersebut. Namun, klaim itu dibantah oleh Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
  • Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut merenggut nyawa dua pelajar SMP di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tragis itu melibatkan sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi AE 9 CAN dan sepeda motor Suzuki Smash AB-4318-NT. Motor tersebut dikendarai oleh dua pelajar SMP kelas […]

    Bagikan
expand_less