Berita Terkini
Trending Tags

Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tengah memanen tanaman tembakaunya, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu.

Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali petikan daun tembakau dari sekitar 5.000 batang yang ditanamnya. Ia memperkirakan hasil panen tahun ini bisa mencapai 5 kuintal.

“Untuk harga dari pabrik belum ada penentuan, biasanya keluar bulan September nanti. Tahun kemarin per kilogram bisa sampai Rp50.000 lebih,” kata Yulianto saat ditemui pada Selasa (24/06/2025).

Cuaca yang cenderung memasuki musim kemarau basah tidak menjadi kendala berarti bagi pertumbuhan tembakau. Namun, ancaman lain datang dari hama ulat daun yang masih menjadi momok bagi para petani. Hama ini kerap merusak kualitas daun dan sulit dibasmi meski telah dilakukan berbagai upaya pengendalian.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Imron Rasidi, menyebutkan bahwa luas lahan tembakau di Kecamatan Kare mencapai 122 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 12 hektare berada di wilayah Desa Bolo.

“Setelah panen, daun tembakau dijemur dengan cara digantung agar kering sempurna. Selanjutnya, dilakukan sortir berdasarkan kualitas dan ukuran daun sebelum dipasarkan ke pabrikan,” jelas Imron.

Musim panen tembakau menjadi momen penting bagi para petani di lereng Wilis. Mereka berharap harga jual tembakau tahun ini tetap stabil agar bisa menutupi biaya produksi dan memberikan keuntungan yang layak. Namun tantangan terhadap serangan hama dan belum pastinya harga dari pabrik masih menjadi kekhawatiran tersendiri di tengah proses panen yang sedang berjalan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak […]

    Bagikan
  • Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    Pergi dalam Pelukan Karung Rosok, Akhir Perjalanan Hidup Sugeng di Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sugeng Riyanto (49), seorang pemulung asal Desa Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu menyentuh. Kamis (11/09/2025) pagi, ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertunduk, masih memeluk karung rosok yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya. Suparman (65), tetangga yang pertama kali mendengar suara keras sekitar pukul 09.30 WIB, masih […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 11 Tersangka Narkoba, Ironis Anak di Bawah Umur Terlibat

    Polres Magetan Ungkap 11 Tersangka Narkoba, Ironis Anak di Bawah Umur Terlibat

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satresnarkoba Polres Magetan berhasil mengungkap 7 perkara tindak pidana narkotika selama pertengahan Mei hingga Juni 2025. Dalam kurun waktu tersebut, total 11 orang tersangka berhasil diamankan, termasuk seorang anak di bawah umur. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa 10 orang tersangka merupakan usia dewasa, […]

    Bagikan
  • Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi demonstrasi besar-besaran yang sedianya digelar oleh Aliansi Ponorogo Bergerak di depan Kantor DPRD Ponorogo, Senin (01/09/2025), dipastikan batal dilaksanakan. Pembatalan tersebut diklaim terjadi karena adanya indikasi penyusup yang berusaha masuk dan berpotensi memicu kericuhan. Informasi resmi mengenai penundaan aksi ini disampaikan melalui akun Instagram @aliansiponorogobergerak. Seorang anggota aliansi yang enggan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tegaskan Tak Ada Perayaan Euforia Saat Malam Pergantian Tahun

    Pemkab Magetan Tegaskan Tak Ada Perayaan Euforia Saat Malam Pergantian Tahun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh jajaran instansi pemerintah tidak menggelar perayaan Tahun Baru yang bernuansa euforia. Kebijakan ini diberlakukan menyeluruh, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintahan desa. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan memastikan aktivitas […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wacana Pemerintah Pusat memangkas beberapa anggaran di lingkup Pemerintah Daerah terus dilakukan. Meski demikian upaya efisiensi sesuai INPRES 1/2025 tersebut tak terdampak pada proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun. Khususnya pada pekerjaan Proyek jembatan di Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.  Proyek Jembatan Klumutan senilai Rp 11 Milyar tersebut masuk […]

    Bagikan
expand_less