Berita Terkini
Trending Tags

Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 91
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tengah memanen tanaman tembakaunya, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu.

Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali petikan daun tembakau dari sekitar 5.000 batang yang ditanamnya. Ia memperkirakan hasil panen tahun ini bisa mencapai 5 kuintal.

“Untuk harga dari pabrik belum ada penentuan, biasanya keluar bulan September nanti. Tahun kemarin per kilogram bisa sampai Rp50.000 lebih,” kata Yulianto saat ditemui pada Selasa (24/06/2025).

Cuaca yang cenderung memasuki musim kemarau basah tidak menjadi kendala berarti bagi pertumbuhan tembakau. Namun, ancaman lain datang dari hama ulat daun yang masih menjadi momok bagi para petani. Hama ini kerap merusak kualitas daun dan sulit dibasmi meski telah dilakukan berbagai upaya pengendalian.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Imron Rasidi, menyebutkan bahwa luas lahan tembakau di Kecamatan Kare mencapai 122 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 12 hektare berada di wilayah Desa Bolo.

“Setelah panen, daun tembakau dijemur dengan cara digantung agar kering sempurna. Selanjutnya, dilakukan sortir berdasarkan kualitas dan ukuran daun sebelum dipasarkan ke pabrikan,” jelas Imron.

Musim panen tembakau menjadi momen penting bagi para petani di lereng Wilis. Mereka berharap harga jual tembakau tahun ini tetap stabil agar bisa menutupi biaya produksi dan memberikan keuntungan yang layak. Namun tantangan terhadap serangan hama dan belum pastinya harga dari pabrik masih menjadi kekhawatiran tersendiri di tengah proses panen yang sedang berjalan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    Ramai Peminat Adopsi, Bayi yang Ditemukan di Persawahan Dirawat di RSUD Caruban

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bayi laki-laki yang ditemukan warga di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Caruban. Sebelumnya, bayi tersebut sempat dibawa ke Puskesmas Pilangkenceng untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, menyebutkan bahwa saat tiba di rumah sakit, […]

    Bagikan
  • Pengumuman Hasil Seleksi JPTP Pemkab Madiun Ditunda, Peserta Harap-Harap Cemas

    Pengumuman Hasil Seleksi JPTP Pemkab Madiun Ditunda, Peserta Harap-Harap Cemas

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengumuman tiga nama terbaik hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun yang dijadwalkan pada 10 September 2025 ditunda. Penundaan ini menyebabkan 14 peserta seleksi harus menunggu lebih lama untuk mengetahui hasil penilaian kompetensi. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru […]

    Bagikan
  • Paripurna LKPJ Wali Kota Madiun Tahun 2024 Diwarnai “Boikot” Legislatif

    Paripurna LKPJ Wali Kota Madiun Tahun 2024 Diwarnai “Boikot” Legislatif

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Madiun tahun 2024 pada Selasa (25/03/2025) berbeda dari biasanya. Kursi anggota legislatif nampak kosong ketika rapat paripurna dimulai oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. Dalam rapat paripurna ini pun dihadiri langsung oleh […]

    Bagikan
  • Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Sepi Peminat, Belum Ada Pelamar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo hingga kini masih sepi peminat. Hingga Kamis (19/2/2026), belum ada satupun pelamar yang mengirimkan berkas maupun melakukan submit formulir pendaftaran pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang berperan penting dalam […]

    Bagikan
  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    Soal Viral Pedagang Tegur Wisatawan di Telaga Sarangan, Disbudpar Magetan: Miskomunikasi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang memperlihatkan teguran dari seorang pedagang kepada wisatawan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik terkait aturan jual beli di destinasi wisata unggulan Jawa Timur tersebut. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok wisatawan perempuan yang tengah menyantap nasi pecel di […]

    Bagikan
expand_less