Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pilu! Anak 4 tahun Menunggu Sang Ibu Yang Meninggal di Atas Motor

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Balita empat tahun berada di samping ibunya yang meninggal di atas motor. Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Ponorogo – Sebuah video yang memperlihatkan balita berusia empat tahun berada di samping ibunya yang meninggal dunia di atas sepeda motor viral di media sosial Threads. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Pacitan, tepatnya di Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lu’luatun Ninah, 38, warga Desa Jebeng, Kecamatan Slahung. Dalam rekaman video amatir berdurasi sekitar 15 detik tersebut, korban terlihat masih dalam posisi duduk di atas sepeda motor yang berhenti di tepi jalan. Kepalanya tertunduk hingga bersandar pada stang motor, sementara kedua tangannya tampak lemas terjuntai ke bawah.

Di dekatnya, sang anak yang masih berusia empat tahun berada di sisi motor. Rekaman singkat tersebut mengundang keprihatinan warganet, terlebih setelah diketahui bahwa korban merupakan ibu dari empat anak yang selama ini berjuang menghidupi keluarganya seorang diri.

Ahmad Idham, tokoh masyarakat Desa Jebeng, mengatakan almarhumah dikenal sebagai sosok pekerja keras. Sehari-hari, korban berjualan daun pisang untuk memenuhi kebutuhan hidup keempat anaknya setelah sang suami, Samsudin, meninggal dunia sekitar dua tahun lalu.

“Almarhumah merupakan ibu yang pekerja keras. Biasanya dia jual daun pisang untuk menghidupi keempat anaknya,” ungkap Ahmad Idham.

Menurut Ahmad, saat kejadian korban sedang dalam perjalanan untuk mengobati anaknya di Desa Gombang. Korban diduga merasa tidak enak badan sebelum akhirnya berhenti di perjalanan.

“Kronologi kemarin, korban mau mengobati anaknya. Mungkin karena merasa tidak enak badan, beliau berhenti dan ternyata meninggal dunia,” imbuhnya.

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kepergian Lu’luatun membuat keempat anaknya kehilangan sosok ibu yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka setelah lebih dahulu ditinggal sang ayah.

Kapolsek Slahung AKP Pitoyo membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut lokasi korban ditemukan berada di depan tempat pencucian sepeda motor, di sebelah utara Polsek Slahung.

“Benar, kemarin lokasinya di depan cucian motor yang berada di utara Polsek Slahung,” kata Pitoyo.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk berobat ke bidan di Desa Gombang. Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, petugas berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.

“Info yang kami terima, ibu tersebut pamitan kepada keluarga untuk berobat ke bidan di Desa Gombang. Kami koordinasi dengan nakes, kami cek, ternyata yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Pitoyo menambahkan, keempat anak korban kini diasuh oleh pihak keluarga. “Untuk anak-anak korban sekarang diasuh oleh keluarganya,” imbuhnya.

Viralnya video tersebut menggerakkan kepedulian warganet Ponorogo. Sejumlah warga berinisiatif menggalang donasi untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan keempat anak korban.

Maya Nikasari, influencer asal Ponorogo, mengatakan masyarakat merasa prihatin dengan kondisi anak-anak yang ditinggalkan. Usia mereka masih relatif kecil, sementara mereka membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

“Warganet Ponorogo sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Anak-anaknya masih kecil, yang paling besar sekolah dasar,” ujar Maya.

Menurut Maya, penggalangan dana dilakukan melalui patungan warga. Jumlah donasi yang terkumpul masih dalam proses penghitungan, tetapi diperkirakan telah mencapai puluhan juta rupiah.

“Hasil patungan donasi warga ini masih belum kami hitung. Kemungkinan sudah Rp60 juta,” ungkapnya.

Donasi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan keempat anak korban.

Kepedulian masyarakat menjadi harapan bagi anak-anak tersebut untuk tetap mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak. Setelah kehilangan kedua orang tua, dukungan keluarga besar dan masyarakat diharapkan dapat membantu mereka melewati masa sulit ini. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Tahun Terjaga, Tradisi “Kawin Air” Warisan Sakral dari Carangrejo

    Ratusan Tahun Terjaga, Tradisi “Kawin Air” Warisan Sakral dari Carangrejo

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah derasnya arus modernisasi, warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, masih teguh menjaga sebuah tradisi tua yang sarat makna: Kawin Air. Upacara ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam. Sebuah warisan spiritual yang telah bertahan selama ratusan tahun. Pagi itu, Jumat (31/10/2025), […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
  • Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi terbentuk dalam Musyawarah Daerah (Musda) Sabtu (6/7/2025). Hasta Hadiwiguna resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) DPD PKS Kota Madiun untuk masa bakti 2025/20230. Sementara, posisi Sekretaris DPD diemban oleh Edo Rahadi Permana dan Bendahara dipegang […]

    Bagikan
  • Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) memadati Kota Madiun dalam rangka peringatan Suran Agung 2025. Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polres Madiun Kota menggelar Operasi Aman Suro sejak 25 Juni hingga 6 Juli 2025. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menjelaskan bahwa operasi […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
  • Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi pasar pangan murah Ramadan yang digelar di Lapangan Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (29/03/2025). Ratusan Warga Kabupaten Madiun yang hadir pada acara tersebut rela berdesakan desakan demi mendapatkan beras gratis dari Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa.  Menurut Khofifah, pasar […]

    Bagikan
expand_less