Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kekeringan Meluas, Warga Ponorogo Andalkan Air Dari Aliran Sungai dan Bantuan BPBD

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ponorogo jadwalkan distribusi 95.000 liter air bersih bagi warga. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kesulitan air bersih. Sedikitnya 10 dukuh terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut dirasakan warga Dukuh Dungus, Desa Karangpatihan, serta Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung. Warga terpaksa memanfaatkan sumber air alternatif di tengah terbatasnya ketersediaan air bersih.

Sri Wahyuni, warga Desa Karangpatihan, mengaku menggunakan air dari sumur resapan yang bersumber dari aliran sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Namun, kondisi air yang kotor membuatnya tidak berani menggunakannya untuk konsumsi.

“Air dari sumur resapan itu hanya saya gunakan untuk mandi dan mencuci karena kondisinya kotor. Kalau untuk minum, saya tidak berani. Untuk konsumsi, saya mengandalkan air PDAM, tetapi alirannya tidak tentu,” ungkap Sri Wahyuni.

Keterbatasan pasokan air membuat warga harus mencari cara agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Kondisi ini juga dirasakan Ardani Rida Saputra, warga Desa Sidoharjo.

Ia mengatakan, selama beberapa bulan terakhir, dirinya mengandalkan air dari sumur milik saudaranya sebelum mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

“Selama beberapa bulan ini saya menggunakan air dari sumur saudara. Setelah mendapatkan bantuan dari BPBD, setidaknya ada tambahan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Ardani.

Sementara itu, Subkoordinator Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Gatot Susanto, mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau tahun ini.

Berdasarkan jadwal distribusi BPBD Ponorogo per 20 Oktober 2026, total air bersih yang dijadwalkan untuk disalurkan mencapai 95.000 liter.

“Distribusi air bersih dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Penyaluran dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal ke wilayah-wilayah terdampak,” ujar Gatot.

Distribusi air bersih tersebut melibatkan BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur pendukung lainnya. Penyaluran dijadwalkan berlangsung dari Senin hingga Sabtu.

Berdasarkan tabel BPBD, distribusi tersebut mencakup 10 dukuh di sembilan desa yang tersebar di sembilan kecamatan. Jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 653 kepala keluarga atau 1.642 jiwa, dengan total 18 ritasi tangki air.

Bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Warga berharap distribusi terus dilakukan, mengingat sumber air yang tersedia semakin terbatas dan pasokan air PDAM belum mengalir secara rutin. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    18 Ribu Warga Magetan Tinggal di Kawasan Kumuh, Pemkab Tetapkan 26 Lokasi Prioritas Penanganan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menetapkan puluhan kawasan perumahan dan permukiman kumuh sebagai dasar penanganan terpadu. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Magetan Nomor 100.3.4.2/6/Kept./403.013/2026 tertanggal 14 Januari 2026, lebih dari 18.000 warga tercatat tinggal di kawasan kumuh dengan total luas mencapai 282,48 hektare dari keseluruhan wilayah Magetan seluas 688,85 km². Data tersebut menunjukkan, […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Ini Ramuan Jamu Untuk Atasi PMK Pada Sapi Atau Kambing

    Ini Ramuan Jamu Untuk Atasi PMK Pada Sapi Atau Kambing

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN  – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) saat ini tengah marak di berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan di Kota Madiun ditemukan 2 ekor sapi terjangkit PMK. Lalu bagaimana penanganan PMK yang harus dilakukan peternak.? Dokter hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, drh. M. Sulthan Rasyid Rifai menjelaskan peternak harus […]

    Bagikan
  • Patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemda Antisipasi Gangguan Kamtibmas Kota Madiun

    Patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemda Antisipasi Gangguan Kamtibmas Kota Madiun

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), petugas gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Daerah melakukan patroli di wilayah Kota Madiun pada Minggu (31/08/2025) malam. Patroli dilakukan di sejumlah objek vital seperti Mako Kepolisian, Gedung DPRD Kota Madiun hingga titik kerumunan masyarakat. Patroli ini bagian dari deteksi dini untuk mencegah hal-hal […]

    Bagikan
  • 2 Hari Tidak Ada Kabar, Pria 31 Tahun di Kota Madiun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

    2 Hari Tidak Ada Kabar, Pria 31 Tahun di Kota Madiun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Warga Jalan Tawang Jaya RT 21 RW 06, Kota Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 31 tahun meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (17/9/2026). Agus Sutiyoso diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan jasad bermula setelah keluarga korban yang berada di Semarang meminta warga untuk mengecek kondisinya karena […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tunjuk Sigit Budiarto sebagai Plt Sekda Usai Tontro Purna Tugas

    Bupati Madiun Tunjuk Sigit Budiarto sebagai Plt Sekda Usai Tontro Purna Tugas

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi menunjuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sigit Budiarto, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah mulai Senin, 1 Desember 2025. Keputusan ini diambil sehari setelah Sekda sebelumnya, Tontro Pahlawanto, memasuki masa purna tugas pada 30 November 2025. Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan penunjukan ini penting untuk […]

    Bagikan
expand_less