Berita Terkini
Trending Tags

Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan TPA Botok Magetan belum juga dibangun sejak 2019. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu.

Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan mulai ditumbuhi tanaman liar sehingga memunculkan kekhawatiran pemerintah desa dan petani, terutama karena lahan tersebut dinilai berpotensi menjadi tempat berkembangnya hama.

Kepala Desa Botok, Sungkono, mengatakan pemerintah desa bersama petani mendukung penuh percepatan pembangunan TPA. Menurutnya, semakin lama lahan dibiarkan tanpa aktivitas pembangunan, semakin besar potensi munculnya persoalan lingkungan di sekitar kawasan.

“Dari pihak desa sebenarnya mendukung sepenuhnya segera dibangun. Kalau tidak segera dibangun, banyak tanaman liar dan akhirnya menjadi tempat hama dan penyakit, khususnya tikus. Sekarang tikus itu merajalela. Harapan dari desa dan petani, segera dibangun, lebih cepat lebih baik,” ujar Sungkono.

Image Not Found
Pihak desa khawatir lahan terbengkalai menjadi sarang tikus. Foto : Kus-Sinergia

Lahan yang telah dibebaskan untuk pembangunan TPA saat ini mencapai sekitar 4,9 hektare. Namun, pembangunan fasilitas utama di lokasi tersebut belum dimulai.

Sungkono mengatakan, aktivitas yang dilakukan pemerintah sejauh ini baru berkaitan dengan persiapan akses menuju kawasan TPA, termasuk rencana pelebaran jalan.

Image Not Found
Akses menuju kawasan TPA sudah dikerjakan. Foto : Kus-Sinergia

“Untuk pembangunan sementara di lokasi TPA itu tidak ada, belum ada. Tetapi untuk mengawali pembangunan, diawali dari pelebaran jalan,” katanya.

Rencana pembangunan TPA Botok sendiri disiapkan sebagai solusi atas kondisi TPA Milangasri yang telah mengalami kelebihan kapasitas. Pemerintah Kabupaten Magetan mulai membeli lahan warga untuk lokasi baru tersebut pada 2019.

Dengan demikian, hingga 2026, rencana pembangunan TPA Botok telah berjalan hampir tujuh tahun. Namun, fasilitas yang diharapkan menjadi lokasi pengelolaan sampah baru pengganti TPA Milangasri tersebut belum memasuki tahap konstruksi.

Selain persoalan lamanya proses pembangunan, kebutuhan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Estimasi terbaru pembangunan TPA Botok disebut mencapai sekitar Rp150 miliar atau lebih.

Besarnya kebutuhan anggaran membuat pemerintah daerah berharap dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Sementara itu, pembangunan akses jalan, penyediaan air, dan listrik menuju lokasi juga perlu dipersiapkan.

“Biayanya sangat besar sekali. Harapannya dari daerah itu dari pusat. Kalau daerah saya kira tidak mampu. Hampir Rp150 miliar ke atas,” kata Sungkono.

Bagi pemerintah desa dan petani, kepastian pembangunan menjadi semakin penting karena lahan telah disiapkan sejak 2019. Mereka berharap proyek segera direalisasikan sehingga lahan tidak terus dibiarkan terbengkalai dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Di sisi lain, kebutuhan terhadap TPA baru semakin mendesak karena TPA Milangasri yang selama ini menjadi tempat pengelolaan sampah Magetan telah mengalami keterbatasan daya tampung.

Lokasi TPA Botok sendiri berada sekitar tiga kilometer dari permukiman Desa Botok. Jarak tersebut dinilai cukup jauh dari kawasan tempat tinggal warga.

Kini, masyarakat Desa Botok menunggu kepastian pemerintah mengenai waktu dimulainya pembangunan. Setelah hampir tujuh tahun sejak proses pengadaan lahan dimulai, pembangunan TPA Botok masih menyisakan pertanyaan tentang kapan proyek tersebut benar-benar masuk tahap konstruksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri photo_camera 4

    Polres Madiun Kerja Bakti di Wisata Wahana Grape, Dukung Gerakan Indonesia Asri

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jajaran Polres Madiun menggelar kerja bakti serentak di kawasan Wisata Wahana Grape, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Rabu (11/2). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, dan Resik). Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra […]

    Bagikan
  • 1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sosok korban kecelakaan yang menemani Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Waluyo Jati Sasono, di  Jalan Raya Tol Solo-Ngawi KM 547+900 A, masuk Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (06/06/2025), diungkap oleh salah satu rekan sejawat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, sekaligus Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan penyidikan kasus kerusuhan saat unjuk rasa di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) belum berhenti pada sembilan orang tersangka yang telah ditetapkan. Aparat memastikan, jumlah pelaku yang akan dijerat hukum masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menjelaskan, saat ini proses […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat Petugas Damkar tangani Kebakaran Toko Suku Cadang di Jiwan

    Gerak Cepat Petugas Damkar tangani Kebakaran Toko Suku Cadang di Jiwan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kebakaran terjadi di sebuah toko suku cadang motor milik Sulistyaningsih (68) yang berlokasi di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Selasa malam sekitar pukul 20.40 WIB. Beruntung, berkat laporan cepat dari warga dan respons sigap dari petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat. Menurut keterangan Heri Kusuma, Komandan Regu C Pos […]

    Bagikan
  • Pelantikan IKPM Gontor Madiun 2026–2030, Kyai Hasan Tekankan Kewajiban Bukan Sekadar Kebaikan

    Pelantikan IKPM Gontor Madiun 2026–2030, Kyai Hasan Tekankan Kewajiban Bukan Sekadar Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepengurusan baru Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Darussalam Gontor Cabang Madiun periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Pendopo Muda Graha, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026). Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kyai Haji Hasan Abdullah Sahal, serta dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Acara ini […]

    Bagikan
expand_less