Berita Terkini
Trending Tags

Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan TPA Botok Magetan belum juga dibangun sejak 2019. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu.

Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan mulai ditumbuhi tanaman liar sehingga memunculkan kekhawatiran pemerintah desa dan petani, terutama karena lahan tersebut dinilai berpotensi menjadi tempat berkembangnya hama.

Kepala Desa Botok, Sungkono, mengatakan pemerintah desa bersama petani mendukung penuh percepatan pembangunan TPA. Menurutnya, semakin lama lahan dibiarkan tanpa aktivitas pembangunan, semakin besar potensi munculnya persoalan lingkungan di sekitar kawasan.

“Dari pihak desa sebenarnya mendukung sepenuhnya segera dibangun. Kalau tidak segera dibangun, banyak tanaman liar dan akhirnya menjadi tempat hama dan penyakit, khususnya tikus. Sekarang tikus itu merajalela. Harapan dari desa dan petani, segera dibangun, lebih cepat lebih baik,” ujar Sungkono.

Image Not Found
Pihak desa khawatir lahan terbengkalai menjadi sarang tikus. Foto : Kus-Sinergia

Lahan yang telah dibebaskan untuk pembangunan TPA saat ini mencapai sekitar 4,9 hektare. Namun, pembangunan fasilitas utama di lokasi tersebut belum dimulai.

Sungkono mengatakan, aktivitas yang dilakukan pemerintah sejauh ini baru berkaitan dengan persiapan akses menuju kawasan TPA, termasuk rencana pelebaran jalan.

Image Not Found
Akses menuju kawasan TPA sudah dikerjakan. Foto : Kus-Sinergia

“Untuk pembangunan sementara di lokasi TPA itu tidak ada, belum ada. Tetapi untuk mengawali pembangunan, diawali dari pelebaran jalan,” katanya.

Rencana pembangunan TPA Botok sendiri disiapkan sebagai solusi atas kondisi TPA Milangasri yang telah mengalami kelebihan kapasitas. Pemerintah Kabupaten Magetan mulai membeli lahan warga untuk lokasi baru tersebut pada 2019.

Dengan demikian, hingga 2026, rencana pembangunan TPA Botok telah berjalan hampir tujuh tahun. Namun, fasilitas yang diharapkan menjadi lokasi pengelolaan sampah baru pengganti TPA Milangasri tersebut belum memasuki tahap konstruksi.

Selain persoalan lamanya proses pembangunan, kebutuhan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Estimasi terbaru pembangunan TPA Botok disebut mencapai sekitar Rp150 miliar atau lebih.

Besarnya kebutuhan anggaran membuat pemerintah daerah berharap dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Sementara itu, pembangunan akses jalan, penyediaan air, dan listrik menuju lokasi juga perlu dipersiapkan.

“Biayanya sangat besar sekali. Harapannya dari daerah itu dari pusat. Kalau daerah saya kira tidak mampu. Hampir Rp150 miliar ke atas,” kata Sungkono.

Bagi pemerintah desa dan petani, kepastian pembangunan menjadi semakin penting karena lahan telah disiapkan sejak 2019. Mereka berharap proyek segera direalisasikan sehingga lahan tidak terus dibiarkan terbengkalai dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Di sisi lain, kebutuhan terhadap TPA baru semakin mendesak karena TPA Milangasri yang selama ini menjadi tempat pengelolaan sampah Magetan telah mengalami keterbatasan daya tampung.

Lokasi TPA Botok sendiri berada sekitar tiga kilometer dari permukiman Desa Botok. Jarak tersebut dinilai cukup jauh dari kawasan tempat tinggal warga.

Kini, masyarakat Desa Botok menunggu kepastian pemerintah mengenai waktu dimulainya pembangunan. Setelah hampir tujuh tahun sejak proses pengadaan lahan dimulai, pembangunan TPA Botok masih menyisakan pertanyaan tentang kapan proyek tersebut benar-benar masuk tahap konstruksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna Hari Jadi ke-107, Sinergi DPRD-Pemkot untuk Madiun Berkarya, Berbudaya, Mendunia

    Paripurna Hari Jadi ke-107, Sinergi DPRD-Pemkot untuk Madiun Berkarya, Berbudaya, Mendunia

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke-107 pada Jumat (20/06/2025). Rapat tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan resmi yang telah dan akan terus berlangsung sepanjang bulan Juni. Rapat Paripurna ini turut dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi, serta […]

    Bagikan
  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
  • Giat Patroli, Personel Korem 081/DSJ Sisir Pemukiman Warga

    Giat Patroli, Personel Korem 081/DSJ Sisir Pemukiman Warga

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tak hanya melakukan pengamanan di tempat-tempat keramaian, personel TNI dari jajaran Korem 081/DSJ juga melaksanakan patroli di pemukiman warga selama libur lebaran. Patroli yang dilakukan malam hari itu menyisir di pemukiman warga yang banyak ditinggal mudik oleh warganya. Kapenrem 081/DSJ, Mayor Cpl Eko Sudarto menegaskan, patroli itu sebagai bentuk komitmen […]

    Bagikan
  • Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

    Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kondisi ini dirasakan para pedagang sapi kurban di Kabupaten Madiun yang mengaku penjualan tahun ini berjalan lebih lambat dibanding biasanya. Salah satunya dialami Samirin (61), peternak sekaligus penjual sapi asal Desa […]

    Bagikan
  • Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai memfinalisasi teknis pelaksanaan janji politik Bupati–Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, terkait penyaluran bantuan dana Rp3–5 juta bagi setiap Rukun Tetangga (RT). Program ini menjadi salah satu komitmen utama keduanya sejak dilantik pada 23 Mei 2025. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menjelaskan bahwa pembahasan […]

    Bagikan
  • Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mendeportasi seorang warga negara China berinisial ZK (46), setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian. ZK diketahui overstay sekaligus bekerja sebagai juru masak di salah satu restoran di Kota Madiun tanpa izin yang sesuai. ZK diamankan petugas Imigrasi Madiun pada 4 Agustus 2026. Penindakan dilakukan setelah […]

    Bagikan
expand_less