Berita Terkini
Trending Tags

Ramah Lingkungan, Polsek Ponorogo Bagikan Daging Kurban Pakai Takir Daun Pisang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Takir daun pisang untuk daging kurban, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ada cara unik yang dilakukan Polsek Kota Ponorogo dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Berbeda dari kebiasaan umum yang menggunakan kantong plastik, kali ini para anggota kepolisian membagikan daging kurban kepada warga menggunakan takir tradisional dari daun pisang.

Takir ini dibuat langsung oleh para anggota Polsek dari daun pisang yang mereka tanam sendiri di halaman Mapolsek. Setelah dipanen, daun pisang tersebut dibersihkan dan diolah secara manual menjadi wadah alami pengganti plastik.

Kapolsek Kota Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung gerakan peduli lingkungan dan menanggapi imbauan pemerintah pusat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Penggunaan takir daun pisang ini bukan hanya melestarikan tradisi lokal, tapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar AKP Catur.

Image Not Found
Kapolsek ponorogo memberikan daging kurban, Foto : Ega Patria – Sinergia

Warga yang menerima daging kurban dengan wadah alami ini mengaku senang. Selain lebih ramah lingkungan, mereka merasa cara ini lebih higienis dan menyenangkan karena mengingatkan pada kebiasaan tempo dulu.

Sri Suryani, salah satu warga penerima, mengaku ini adalah pengalaman pertamanya menerima daging kurban dengan bungkus daun pisang.

“Ini baru pertama kali pakai daun pisang. Tahun kemarin masih pakai besek bambu. Menurut saya ini sangat ramah lingkungan dan saya sangat mendukung karena bisa mengurangi sampah plastik,” ungkapnya.

Suasana penyembelihan hewan kurban yang digelar di halaman Mapolsek Ponorogo Kota pada Jumat pagi (06/06/2025) berlangsung khidmat. Para anggota Polsek terlibat langsung mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan nilai-nilai kearifan tradisional, Polsek Ponorogo menunjukkan bahwa tradisi Idul Adha dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.

Ega patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Investasi Kota Madiun Tahun 2024 Mencapai Rp. 498 miliar

    Angka Investasi Kota Madiun Tahun 2024 Mencapai Rp. 498 miliar

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun terus menunjukkan daya tariknya sebagai lokasi yang menjanjikan bagi para investor. Hal ini terbukti dari tingginya minat penanam modal yang melihat potensi besar di kota berjuluk Kota Pendekar tersebut. Koordinator Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun, Nuning Udayanah Nurfiati mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Pastikan Keamanan Penumpang, Terminal Purboyo Gelar Screening Kesehatan untuk Kru Bus dan Ojek

    Pastikan Keamanan Penumpang, Terminal Purboyo Gelar Screening Kesehatan untuk Kru Bus dan Ojek

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, para sopir bus, ojek, hingga taksi di Terminal Tipe A Purboyo Madiun menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap pada Rabu (10/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama puncak mobilitas Nataru. Kepala Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron, […]

    Bagikan
  • Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan. Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh […]

    Bagikan
  • Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    Tegas ! Ini Peringatan Wali Kota Madiun, Maidi Saat Apel Besar ASN

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memimpin apel besar pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Senin (3/3/2025) di Stadion Wilis. Apel ini diikuti Wakil Wali Kota Madiun, F.Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini menjadi apel pertama Wali Kota Madiun, Maidi usai pelantikan di Jakarta dan retret […]

    Bagikan
  • 4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya Play Button

    4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun […]

    Bagikan
  • Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah […]

    Bagikan
expand_less