Berita Terkini
Trending Tags

Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 80
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dewan Pendidikan Jatim saat berkunjung ke SMAN 2 Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025).

Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek transparansi pelayanan, validasi data prestasi, dan pemanfaatan teknologi informasi.

“Tentu ada beberapa hal yang kita khawatirkan, terutama soal validasi jalur prestasi yang tahun-tahun sebelumnya sempat menimbulkan masalah. Kita pastikan tahun ini semua berjalan lebih baik,” ujarnya.

Menurut Prof. Parji, seluruh anggota Dewan Pendidikan Jatim yang berjumlah 13 orang telah diterjunkan ke berbagai daerah sesuai wilayah koordinasi masing-masing.

“Kami bagi tugas, tiap korwil memantau di daerahnya. Kalau nanti ditemukan hal-hal yang dianggap perlu, kami siap turun langsung,” tegasnya.

Ia menyoroti pentingnya validasi data khususnya pada jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi. “Kita minta panitia benar-benar teliti dalam memvalidasi. Karena sering kali ini jadi sumber perdebatan dengan orang tua,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Dewan Pendidikan lainnya, Suko Widodo, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan SPMB adalah keterbukaan informasi kepada publik.

“Paling penting itu transparan. Ada sekolah yang pasang layar supaya orang tua bisa langsung melihat nilai anaknya, ini bagus. Transparansi membuat masyarakat bisa ikut mengontrol,” katanya.

Namun, ia juga mencatat bahwa meskipun sistem telah berbasis online, antusiasme orang tua untuk datang langsung ke sekolah masih tinggi.

“Di SMKN 1 Wonoasri, misalnya, bahkan ada orang tua yang mengantre sejak dua malam sebelumnya, padahal pendaftaran baru dibuka pukul 08.00 pagi. Ini karena mereka ingin memastikan anaknya bisa diterima di sekolah favorit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suko menekankan bahwa sistem online ke depan perlu lebih memfasilitasi orang tua, khususnya dalam memberikan kepastian dan kemudahan informasi.

“Sekolah-sekolah favorit memang menjadi jujugan. Dari pagu yang ada, persentasenya cukup tinggi. Ini juga yang kadang meningkatkan kekhawatiran wali murid,” ujarnya.

Dewan Pendidikan Jatim berharap proses penerimaan siswa tahun ini bisa berjalan lancar, transparan, dan minim keluhan, demi menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas di seluruh Jawa Timur.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali menerima laporan keberadaan sarang tawon vespa di rumah warga. Kali ini, laporan datang dari Putut Eko Yulianto warga Jalan Setya Yasa, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman pada Senin (02/03/2026) sekira pukul 19.30 WIB. 1 tim personil BPBD Kota Madiun diterjunkan untuk melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Bimbingan Manasik

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 262 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mengikuti bimbingan manasik haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun yang berlangsung sejak Rabu (16/4/2025) hingga Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan pemberangkatan ke Tanah Suci yang dijadwalkan dimulai pada Mei mendatang. Bupati Madiun, Hari […]

    Bagikan
  • Viral, Terekam CCTV Aksi Pencuri Gondol Motor Warga Maospati

    Viral, Terekam CCTV Aksi Pencuri Gondol Motor Warga Maospati

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di jalur utama Madiun–Magetan, tepatnya di Kelurahan Maospati. Sebuah Honda Supra X milik Bagas, warga setempat, hilang dicuri pada Senin (17/11/2025) pagi. Meski sudah dilaporkan ke polisi, hingga kini motor belum ditemukan dan pelaku belum berhasil ditangkap. Peristiwa terjadi ketika korban tengah mengambil tabung gas di […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah. “Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif […]

    Bagikan
expand_less