Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemindahan Pasar Hewan Maospati ke lokasi baru dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2025, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemindahan Pasar Hewan Maospati ke lokasi baru dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan bahwa proses relokasi telah melalui kajian teknis, meski sejumlah persoalan muncul terkait lahan dan pembongkaran rumah warga di sekitar area pembangunan.

Menurut Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, pemilihan lokasi baru pasar hewan dilakukan berdasarkan hasil Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED). Lokasi yang dipilih berada di sekitar Puskesmas Maospati.

Namun, beberapa bidang lahan yang semula direncanakan untuk pembangunan pasar diketahui berstatus sebagai Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), yang tidak dapat dialihfungsikan.

“Kami harus mencari alternatif lahan yang tidak termasuk LSD maupun LP2B agar sesuai dengan regulasi,” ujar Kiki, Selasa (17/06/2025).

Disperindag menargetkan pembangunan pasar selesai pada akhir 2025 dengan kebutuhan lahan minimal seluas 3.800 meter persegi dan anggaran sebesar Rp680 juta dari APBD Kabupaten Magetan.

Dalam waktu bersamaan, terjadi aktivitas pembongkaran sejumlah rumah warga di sisi barat Puskesmas Maospati, tepatnya di kawasan Totog. Lahan yang dihuni oleh belasan kepala keluarga tersebut diketahui merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Magetan.

Pembongkaran dilakukan oleh pihak Kelurahan Maospati, dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang belum memperoleh kepastian tempat tinggal baru maupun skema kompensasi yang jelas.

Kiki menegaskan bahwa proses pembangunan pasar hewan tidak berkaitan langsung dengan pembongkaran lahan warga tersebut.

“Kami hanya bertanggung jawab atas pembangunan pasar hewan. Sementara relokasi warga di Totog itu di luar kewenangan kami, karena berada dalam ranah Kelurahan Maospati. Lahan yang digunakan untuk pasar juga bukan yang dibongkar itu,” jelasnya.

Meskipun secara teknis proyek pasar hewan dan relokasi warga berada di bawah instansi berbeda, keterkaitan lokasi membuat persoalan ini menjadi perhatian publik. Apalagi, lahan yang menjadi tempat tinggal warga selama puluhan tahun kini ditertibkan dengan alasan pemanfaatan aset pemerintah, namun belum semua warga memahami rencana tata ruang secara utuh.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacana Pemkot Madiun Revitalisasi Bekas Pasar Bunga Akan Disulap Jadi Ruang Publik

    Wacana Pemkot Madiun Revitalisasi Bekas Pasar Bunga Akan Disulap Jadi Ruang Publik

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kawasan di belakang GOR Wilis Kota Madiun yang selama ini terkesan terbengkalai bakal mendapat sentuhan baru. Pemerintah Kota Madiun berencana merevitalisasi area yang dahulu dikenal sebagai bekas pasar bunga tersebut menjadi ruang publik yang lebih tertata dan ramah bagi masyarakat. Rencana penataan itu mulai disiapkan setelah Pelaksana Tugas (Plt) Wali […]

    Bagikan
  • Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    Waduh ! Petugas Damkar Ngawi Bantu Kakek Lepas Pipa Paralon dari Alat Kelamin

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi melalui Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan tidak biasa pada Selasa (13/05/2025). Seorang pria lanjut usia asal Kecamatan Jogorogo datang ke Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi untuk meminta bantuan melepaskan pipa paralon yang terjebak di alat kelaminnya. Petugas penyelamatan segera melakukan evakuasi […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya menindaklanjuti hasil asesmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembenahan tata kelola pemerintahan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko seusai menghadiri undangan KPK dalam kegiatan pembinaan pengelolaan APBD tahun 2024–2026. “Seluruh Jawa Timur diundang, kita nomor 23,” ujar Sugiri. Ia menilai, evaluasi KPK merupakan bentuk […]

    Bagikan
  • Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kendaraan terjaring razia gabungan petugas di Rest Area KM 597A Jalan Tol Ngawi-Madiun, tepatnya di Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (25/07/2025). Operasi digelar dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025, dengan fokus pada pelanggaran batas kecepatan kendaraan. Setidaknya 50 pengemudi ditindak dalam operasi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga […]

    Bagikan
  • Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah. Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan […]

    Bagikan
expand_less