
Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah.
“Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif untuk perkembangan olahraga di Magetan. Jangan sampai jalan sendiri-sendiri,” tegas Ketua Komisi A DPRD Magetan, Gaguk Arif Sujtamikho, Kamis (10/07/2025).
Dalam Porprov edisi 2025, Magetan hanya mampu finis di peringkat ke-36 dari 38 peserta—merosot satu tingkat dari edisi sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal perlunya penataan ulang strategi pembinaan dan target olahraga di tingkat daerah.
Gaguk menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemangku kebijakan dan lembaga keolahragaan. Ia menyatakan bahwa pembinaan olahraga membutuhkan arah yang jelas, apakah berorientasi pada prestasi jangka pendek atau proses jangka panjang melalui pembibitan atlet muda.
“Kalau mau prestasi instan, ya butuh dana besar. Tapi kalau mau berproses, kita harus siapkan bibit unggul dan biarkan mereka berkembang, meski nanti membela daerah atau klub lain,” paparnya.

Komisi A akan segera mengundang KONI Magetan untuk membuka dialog bersama. Pertemuan itu akan menjadi forum silaturahmi sekaligus langkah awal penyusunan roadmap olahraga Magetan ke depan.
Dalam pandangan Gaguk, Magetan seharusnya bisa mengembangkan cabang olahraga unggulan yang didukung oleh potensi lokal, salah satunya adalah air modeling yang tumbuh pesat berkat keberadaan Lanud Iswahjudi.
“Harusnya ini jadi contoh bagaimana olahraga bisa berkembang lewat kolaborasi. Tinggal kita sinergikan dengan strategi pembinaan,” jelasnya.
Meskipun hasil Porprov Jatim kali ini cukup mengecewakan, Gaguk tetap mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah berkontribusi dan mempersembahkan medali.
“Yang penting, atlet-atlet kita yang sudah dapat emas itu harus tetap diapresiasi. Tapi secara umum, hasil ini jadi PR besar bagi kita bersama,” tutupnya.
Porprov Jatim berikutnya dijadwalkan digelar pada 2027 di Surabaya. DPRD berharap, dua tahun ke depan akan dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pembinaan dan arah kebijakan olahraga di Magetan agar lebih kompetitif di level provinsi.
Kusnanto – Sinergia