Berita Terkini
Trending Tags

Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 376
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dapat laporan dari orang tua, Polsek langsung grebek lokasi pembuatan balon udara dan petasan, (6/3/2026), Foto: Dok. Polsek Sukorejo

Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026).

Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD).

Kecurigaan tersebut akhirnya terungkap setelah orang tua salah satu anak mendapati mereka sedang meracik bahan peledak sekaligus menyiapkan balon udara.

Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo mengatakan, usai menerima laporan, kepolisian mendatangi lokasi dan mendapati berbagai bahan dan peralatan yang digunakan untuk membuat balon udara serta petasan.

“Orang tua dari beberapa anak mendapati anaknya sering belanja paket online. Saat dicek ternyata mereka sedang meracik bahan peledak dan menyiapkan balon udara. Setelah dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek, kami langsung datang ke lokasi dan menemukan bahan peledak yang sudah diracik serta bahan bakunya,” ujar Agus.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan plastik yang telah dirangkai menjadi balon udara tanpa awak dengan panjang mencapai sekitar 15 meter. Selain itu, ditemukan pula puluhan selongsong petasan, bubuk mesiu, serta berbagai peralatan untuk meracik bahan petasan.

Yang membuat miris, sebanyak 11 anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut masih berusia di bawah umur. Bahkan sebagian besar masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar dan kelas 1 sekolah menengah pertama.

Menurut Agus, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat balon udara dan petasan secara otodidak melalui video di media sosial. Mereka juga patungan uang untuk membeli bahan baku secara daring.

“Usia mereka rata-rata masih di bawah 11 tahun. Ada yang masih SD. Mereka patungan sekitar Rp30 ribu per orang dari uang saku untuk membeli bahan petasan secara online,” jelasnya.

Karena seluruh pelaku masih di bawah umur, polisi tidak melakukan proses hukum. Sebagai gantinya, mereka diberikan pembinaan serta diminta meminta maaf kepada orang tua masing-masing di hadapan petugas.

Sementara itu, seluruh barang bukti berupa balon udara tanpa awak, selongsong petasan, serta bubuk mesiu yang telah siap diracik diamankan di Polsek Sukorejo.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama terkait penggunaan internet dan aktivitas di luar rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruang paripurna DPRD Magetan kembali menyuguhkan pemandangan yang tidak asing. Sebagian besar fraksi memilih tidak membacakan pandangan umum terkait  pembahasan rancangan peraturan daerah. Tradisi ini tampaknya telah menjadi kebiasaan sejak masa pandemi COVID-19 dan terus berulang tanpa perubahan berarti hingga tahun 2025. Dalam sidang paripurna yang digelar Senin (28/07/2025), hanya […]

    Bagikan
  • Berkas Penetapan Ketua DPRD Magetan Lengkap, Kembali Dikirim ke Pemprov Jatim

    Berkas Penetapan Ketua DPRD Magetan Lengkap, Kembali Dikirim ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penetapan Ketua DPRD Magetan definitif memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan seluruh persyaratan administrasi yang sebelumnya diminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah dipenuhi. Berkas usulan pengangkatan Ketua DPRD dijadwalkan kembali dikirim ke Biro Pemerintahan Setdaprov Jatim pada Rabu (5/8/2026). Kepala Bagian Organisasi dan Tata Pemerintahan Setdakab Magetan, Kun […]

    Bagikan
  • Jemaah Kota Madiun Jalani Vaksinasi Polio dan Meningitis

    Jemaah Kota Madiun Jalani Vaksinasi Polio dan Meningitis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2026, ratusan jemaah asal Kota Madiun mulai mematangkan persiapan, salah satunya melalui vaksinasi wajib. Tahun ini, tercatat sebanyak 227 jemaah, termasuk petugas haji daerah, mengikuti rangkaian vaksinasi sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Seperti yang terpantau di Puskesmas Banjarejo pasa Selasa […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tinjau Progres Percontohan Tanaman dan Penataan TPA Winongo

    Wali Kota Madiun Tinjau Progres Percontohan Tanaman dan Penataan TPA Winongo

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, meninjau langsung progres percontohan tanaman di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo pada Senin (02/06/2025). Dalam kunjungannya, Maidi menyampaikan bahwa penanaman tanaman buah harus didukung oleh lapisan tanah setebal 60–80 persen, sementara untuk tanaman bunga tidak memerlukan perlakuan tersebut. “Progresnya percontohan tanaman, hari ini mulai diberi […]

    Bagikan
  • Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rutan Kelas IIB Magetan memastikan dua warga binaannya akan menerima remisi khusus Natal 2025. Pemberian pengurangan masa pidana tersebut dilakukan setelah melalui proses verifikasi syarat administratif dan substantif. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa dari enam warga binaan Nasrani yang terdata, hanya dua yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan remisi. “Yang […]

    Bagikan
  • Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    Dinas Pendidikan Kota Madiun Bakal “Ngantor” di Lembaga Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun bakal menggelar program “Ngantor di Lapangan” sebagai bagian dari tindak lanjut program Wali Kota Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan menyasar seluruh sekolah negeri di lingkup Kota Madiun. Program ini yang melibatkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan ini ditugaskan secara bergiliran di sekolah-sekolah untuk […]

    Bagikan
expand_less