Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

SPMB 2025, Pagus Siswa 45 dari 56 SMP Negeri di Ponorogo Tidak Terpenuhi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi bangku sekolah yang sepi murid, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Puluhan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Ponorogo mengalami kekurangan murid pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Hingga penutupan pendaftaran akhir Juni lalu, tercatat masih ada ratusan bangku kosong.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyebutkan dari total 56 SMP Negeri, sebanyak 45 sekolah belum mampu memenuhi pagu yang ditetapkan. Sebagian besar sekolah tersebut berada di wilayah pinggiran.

“Yang memenuhi pagu hanya 11 sekolah, dan semuanya berada di wilayah kota,” ungkap Nurhadi kepada wartawan, Jumat (11/07/2025).

Dari data yang diperoleh, terdapat empat sekolah yang hanya menerima kurang dari 10 siswa. Padahal, pagu yang ditentukan telah disesuaikan dengan kondisi serta sarana dan prasarana di masing-masing sekolah. “Kami juga sudah membatasi pagu di sekolah-sekolah favorit agar distribusi siswa lebih merata,” tegas Nurhadi.

Ia mengakui, banyak faktor yang menyebabkan pagu tidak terpenuhi. Salah satunya adalah rendahnya jumlah lulusan SD di beberapa wilayah. Kondisi geografis juga memengaruhi minat siswa mendaftar ke SMP tertentu, terutama di daerah terisolasi seperti Kecamatan Ngrayun.

“Ini masalah klasik. Jumlah lulusan SD memengaruhi pendaftar SMP. Kalau output SD kecil, otomatis siswa yang naik ke SMP juga sedikit,” ujarnya.

Terkait wacana merger atau penggabungan sekolah yang kekurangan siswa, Dindik belum mengambil langkah konkret. Menurut Nurhadi, sekolah-sekolah tersebut tetap dibutuhkan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan layanan pendidikan.

“Berapa pun jumlah muridnya, negara harus hadir. Harapan ke depan, setiap desa bisa memiliki satu sekolah dasar sebagai fondasi keberlanjutan pendidikan di Ponorogo,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugat Badan Kehormatan, Sumadi Soroti Mandeknya Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik di DPRD Magetan

    Gugat Badan Kehormatan, Sumadi Soroti Mandeknya Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik di DPRD Magetan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik dugaan pelanggaran kode etik di lingkungan legislatif Kabupaten Magetan kembali mengemuka. Sumadi, kuasa hukum Nur Wakhid, menyatakan akan mengajukan gugatan terhadap Badan Kehormatan (BK) DPRD Magetan karena menilai lembaga tersebut tidak menjalankan kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018. Sumadi mengungkapkan bahwa laporan resmi terkait dugaan pelanggaran […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Dorong Eksekutif Fokus pada Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

    DPRD Kota Madiun Dorong Eksekutif Fokus pada Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Madiun Tahun Anggaran 2024 pada Rabu (30/04/2025). Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan masukan strategis terhadap kinerja pemerintah daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan apresiasinya atas rekomendasi yang diberikan DPRD. Menurutnya, rekomendasi […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Hutan Lindung Perhutani Terbakar ,Warga Siaga Antisipasi Api mendekati Pemukiman 

    Hutan Lindung Perhutani Terbakar ,Warga Siaga Antisipasi Api mendekati Pemukiman 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda kawasan hutan lindung milik Perum Perhutani di Gunung Mojo, Dusun Bayeman, Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kebakaran tersebut membakar kawasan hutan yang dipenuhi tanaman jati dan semak belukar. Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • 6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Enam anak dari Sanggar Tari Candra Waskita, Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, sukses tampil dalam ajang Indonesian Culture Night yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Minggu (14/09/2025). Tanpa dukungan pemerintah, mereka tetap berangkat ke Negeri Gajah Putih dengan bermodal sumbangan akomodasi dari orang tua dan wali murid. Acara […]

    Bagikan
  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
expand_less