Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah wali murid mengeluhkan menu makanan yang diterima tidak layak konsumsi, (13/3/2026), Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026).

Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. Dalam percakapan tersebut, sejumlah orang tua mengaku menemukan pentol dalam paket makanan MBG yang berbau tidak sedap dan berlendir saat dibuka dari kemasannya.

Salah satu wali murid menyampaikan keluhan tersebut sambil mengunggah foto makanan yang diterima anaknya. “Pentolnya berlendir dan baunya sangat basi. Mohon dilaporkan ke pihak SPPG agar tidak terulang. Kasihan kalau sampai dimakan anak-anak, bisa berbahaya,” tulisnya dalam pesan di grup.

Keluhan serupa juga disampaikan orang tua lainnya. Mereka menyebut kondisi pentol dalam paket makanan anak-anak memiliki bau tidak sedap dan terlihat berlendir ketika dikeluarkan dari kotak plastik.

Dalam percakapan grup tersebut, beberapa orang tua juga menyebut lebih dari satu siswa menerima makanan dengan kondisi serupa. Hal itu memicu kekhawatiran para wali murid terhadap kualitas makanan yang dibagikan dalam program MBG.

Image Not Found
Pentol dalam paket makanan MBG yang berbau tidak sedap dan berlendir, Foto : Istimewa

Sebagian orang tua kemudian meminta makanan yang diduga basi tersebut dikembalikan kepada pihak penyedia dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar dapat dilakukan evaluasi.

“Lebih baik dikembalikan ke pihak SPPG supaya mereka tahu dan bisa menjadi bahan evaluasi,” tulis salah satu anggota grup.

Selain itu, terdapat pula wali murid yang menyebut kejadian serupa diduga pernah terjadi sebelumnya sehingga mereka meminta perhatian serius dari pihak terkait.

Foto makanan yang diduga basi tersebut kini beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Hal itu memicu perhatian publik terhadap kualitas makanan dalam program MBG yang diperuntukkan bagi siswa sekolah.

Sekretaris Daerah Magetan sekaligus Ketua Satgas MBG, Welly Kristianto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan makanan basi tersebut.

“Betul,” ujarnya singkat.

Para wali murid berharap pemerintah daerah bersama pihak penyedia makanan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas menu program MBG agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan konsumsi anak-anak tetap terjamin. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan. “Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih […]

    Bagikan
  • Mobil Sedan Terbakar di Kawasan Sleko, Penumpang Berhasil Diselamatkan

    Mobil Sedan Terbakar di Kawasan Sleko, Penumpang Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah mobil sedan Timor berwarna kuning terbakar di kawasan Sleko, Kota Madiun, Rabu sore (05/11/2025). Insiden ini sempat menghebohkan warga dan terekam dalam video amatir yang beredar di media sosial. Mobil tersebut dikendarai oleh Dwi Kurniawan, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Dalam video, terlihat api menyala di ruang […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung Bedah Marhaenisme di Magetan, Ajak Generasi Muda Bangun Tradisi Berpikir Kritis

    Rocky Gerung Bedah Marhaenisme di Magetan, Ajak Generasi Muda Bangun Tradisi Berpikir Kritis

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gagasan Marhaenisme dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa di tengah perubahan zaman. Namun, pemikiran yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tidak cukup dipahami sebagai sejarah perjuangan semata, melainkan harus menjadi metode berpikir dalam membaca persoalan sosial, ekonomi, politik, hingga lingkungan yang dihadapi generasi muda saat ini. Pesan tersebut […]

    Bagikan
  • Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) balap motor di Sirkuit Magetan hingga kini belum memperoleh kepastian final dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendati sirkuit tersebut sebelumnya telah dinyatakan layak menjadi tuan rumah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan belum dapat melangkah ke tahap persiapan menyeluruh tanpa adanya surat resmi. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    Pemkot Madiun Segera Bangun 16 Dapur Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam 100 hari kerja pertama, Wali Kota Madiun, Maidi langsung tancap gas. Salah satunya mendukung program Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, di Kota Madiun baru terdapat 1 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tirta Raya, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun sebagai penyuplai program MBG. “Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
expand_less