Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Kota Madiun Cek Kesiapan TKA 2026 SMP, 3.044 Siswa Ikuti Ujian Berbasis Online

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, cek kesiapan TKA SMP, pastikan sarana ujian siap. (7/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Senergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang akan digelar pada 8–9 April 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, turun langsung melakukan pengecekan kesiapan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, Selasa (7/4/2026).

Total terdapat 3.044 siswa SMP se-Kota Madiun yang akan mengikuti TKA tahun ini. Ujian dilaksanakan selama dua hari dengan mata pelajaran yang berbeda.

Pada hari pertama, siswa akan mengerjakan Matematika dan Survei Karakter, sedangkan hari kedua meliputi Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar.

Lismawati menjelaskan, tim dari Dinas Pendidikan telah melakukan pengawalan sejak tahap persiapan hingga menjelang hari pelaksanaan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah siap.

“Tim dari Dinas Pendidikan sudah mengawal mulai dari persiapan awal sampai dengan H-1 pelaksanaan TKA. Sebelum hari H, kami melakukan pengecekan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan sarana dan prasarana sudah siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap ruang ujian harus memenuhi standar pelaksanaan TKA berbasis online. Di antaranya penataan tempat duduk siswa, kesiapan perangkat laptop atau Chromebook, hingga pemasangan kamera yang dapat menjangkau seluruh peserta dan pengawas di dalam ruangan.

“Kamera di setiap ruang sangat penting karena nantinya ada pengawas dari luar daerah yang memantau pelaksanaan TKA,” jelasnya.

Sistem pengawasan juga dilakukan secara silang antar sekolah. Penempatan pengawas tidak diatur oleh sekolah maupun dinas daerah, melainkan melalui aplikasi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Pengawasnya diacak oleh aplikasi kementerian, sehingga sekolah tidak bisa menentukan sendiri. Ini untuk menjaga objektivitas pelaksanaan TKA,” katanya.

Selain kesiapan teknis, Dindik juga memastikan kondisi psikologis siswa siap menghadapi ujian. Mengingat TKA baru pertama kali dilaksanakan, berbagai persiapan seperti tryout dan uji coba telah dilakukan di seluruh sekolah.

“Anak-anak juga sudah dipersiapkan secara psikis dan materi. Tryout dan simulasi sudah dilaksanakan sebelumnya di semua sekolah,” tambahnya.

Karena ujian dilaksanakan sepenuhnya secara online, Dindik Kota Madiun juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Dukungan jaringan internet diperkuat melalui koordinasi dengan Dinas Kominfo, sementara kestabilan listrik dijamin melalui koordinasi dengan PLN.

“Kami sudah bersurat ke Kominfo untuk mem-backup Wi-Fi agar jaringan tetap kuat. Kami juga berkoordinasi dengan PLN supaya tidak ada pemadaman listrik saat pelaksanaan TKA,” tegas Lismawati.

Dalam pengecekan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, ia memastikan sarana prasarana telah disiapkan dengan baik. Ruang kelas ditata sesuai standar ujian dan alat peraga pembelajaran yang berpotensi membantu siswa menjawab soal telah ditutup.

“Tempatnya sudah bersih dan rapi. Gambar atau materi pembelajaran yang ada di kelas juga sudah ditutup semua sesuai aturan,” jelasnya.

Lismawati menegaskan, tujuan utama TKA adalah untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasil tes nantinya akan menjadi bagian dari rapor pendidikan mulai dari tingkat sekolah, kota, provinsi hingga nasional.

“Tujuan TKA untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasilnya nanti menjadi rapor pendidikan bagi sekolah, Kota Madiun, provinsi hingga nasional,” katanya.

Melalui pelaksanaan TKA tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Madiun berharap kemampuan literasi dan numerasi siswa SMP dapat terus meningkat.

“Target kami tentu meningkatkan literasi dan numerasi siswa SMP di Kota Madiun,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Ponorogo Tahun 2025, Rabu (28/05/2025), bertempat di Hotel Maesa Ponorogo. Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Koordinasi Bidang Pengawasan Keberadaan serta Kegiatan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Ponorogo.” Rakor TIMPORA Ponorogo 2025 dihadiri berbagai […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Tunggal di Tikungan Alastuwo, Inova DIduga Ngebut Hingga Terguling

    Kecelakaan Tunggal di Tikungan Alastuwo, Inova DIduga Ngebut Hingga Terguling

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah mobil Toyota Kijang Inova bernomor polisi AA 1448 HA terguling di tikungan tajam kawasan Alastuwo, Desa Alastuwo, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Kamis (19/06/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal saat melaju dari arah Plaosan menuju Poncol. Mobil yang dikemudikan Hariyanto (27), warga Desa Jeporo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten […]

    Bagikan
  • Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun tak perlu lagi bingung jika ingin cek kesehatan. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, warga bisa langsung periksa kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. 6 Puskesmas di Kota Madiun kini sudah bisa melayani cek kesehatan gratis tersebut. Seperti yang terpantau […]

    Bagikan
  • Toko Jajanan Lebaran di Magetan Diserbu Pembeli, Penjualan Naik Hingga 80 Persen Menjelang Idulfitri

    Toko Jajanan Lebaran di Magetan Diserbu Pembeli, Penjualan Naik Hingga 80 Persen Menjelang Idulfitri

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah toko yang menjual camilan khas lebaran di Kabupaten Magetan mulai dibanjiri pembeli. Kurang dari sepekan sebelum lebaran, antusiasme masyarakat untuk membeli aneka kue kering, snack kiloan, hingga jajanan kaleng semakin tinggi. Pantauan di salah satu toko camilan lebaran di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Magetan Kota, menunjukkan sejak […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Catat Angka Kriminalitas Tahun 2024 Turun

    Polres Madiun Kota Catat Angka Kriminalitas Tahun 2024 Turun

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Angka kriminalitas sepanjang 2024 di wilayah hukum Polres Madiun Kota tercatat menurun dibandingkan tahun 2023. Dalam rilis akhir tahun 2024, Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto didamping Wakapolres serta Kasat Reskrim membeberkan selama 2024 tercatat sebanyak 183 perkara dengan 163 di antaranya sudah terselesaikan. Sementara, 20 perkara lainnya masih dalam proses. […]

    Bagikan
expand_less