Berita Terkini
Trending Tags

Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Tenaga Pendidik tengah memanfaatkan Chromebook bantuan dari Kemendikbudristek, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Agung RI tengah menelisik kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ditengah sorotan publik itu, puluhan perangkat Chromebook bantuan Kemendikbudristek era kepemimpinan Nadiem Makariem yang disalurkan ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tak sepenuhnya dimanfaatkan. Sebagian rusak, sebagian lain hanya sesekali digunakan, bahkan ada yang hanya disimpan di laboratorium sekolah.

SMPN 1 Nglames dan SMPN 2 Nglames mengungkapkan sejumlah permasalahan dalam pemanfaatan perangkat tersebut. Di SMPN 1 Nglames, pihak sekolah menerima 45 unit Chromebook pada tahun ajaran 2020/2021. Namun, hanya sebagian kecil yang digunakan secara aktif oleh guru untuk membuat bahan ajar dan presentasi.

“Saat ini digunakan untuk mendukung proses pembelajaran siswa-siswi. Tapi ada dua unit yang rusak, terutama pada bagian layar, jadi tidak bisa digunakan,” kata Kepala SMPN 1 Nglames, Iriani Takaria, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/07/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan hanya tiga guru yang sedang menggunakan tiga unit Chromebook, sementara puluhan lainnya tersimpan di ruang laboratorium komputer. Guru harus login menggunakan akun Google untuk bisa mengoperasikan perangkat, yang mayoritas masih berfungsi baik pada bagian layar sentuh dan keyboard.

Meski kerusakan hanya terjadi pada dua unit, kondisi tersebut mengindikasikan adanya kurangnya pemeliharaan serta belum maksimalnya integrasi perangkat digital ke dalam kegiatan belajar-mengajar secara menyeluruh.

Kondisi serupa juga ditemukan di SMPN 2 Nglames. Sekolah ini baru menerima 45 unit Chromebook pada tahun 2024. Namun, seluruh perangkat masih tersimpan rapi di laboratorium dan hanya dikeluarkan pada saat-saat tertentu.

“Biasanya hanya digunakan saat pelajaran TIK atau saat ujian ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer). Jumlahnya sebenarnya masih kurang karena siswa kami 479 orang. Saat digunakan, harus bergantian,” ujar Kepala SMPN 2 Nglames, Widodo.

Ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah unit membuat pemanfaatan perangkat menjadi tidak optimal. Selain itu, belum semua mata pelajaran terintegrasi dengan penggunaan Chromebook, sehingga pemakaiannya belum merata.

Program distribusi Chromebook oleh Kemendikbudristek merupakan bagian dari strategi digitalisasi sekolah yang mulai dijalankan sejak 2020. Tujuannya mendukung pembelajaran digital dan meningkatkan akses teknologi informasi di satuan pendidikan.

Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa tanpa dukungan sistem pelatihan guru, perawatan perangkat, serta integrasi kurikulum yang memadai, keberadaan Chromebook cenderung menjadi fasilitas pelengkap yang tidak efektif digunakan secara berkelanjutan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib yang justru membebani keluarga siswa. Pernyataan itu disampaikan Emil saat menghadiri kegiatan di Magetan, Senin (25/08/2025). Emil menilai, persoalan utama bukan pada keberadaan iuran komite, melainkan perasaan sebagian orang tua yang merasa tersisih […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ratusan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (3/11/2025) ini mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari dan dibagi menjadi lima angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 100 […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suro atau Muharram pada kalender Islam menjadi momen sakral bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Salah satunya kegiatan pengesahan warga baru. Tercatat, tahun 2025 ini, sebanyak 90 ribu warga baru PSHT siap disahkan. Menghadapi momen tersebut, Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko memberikan arahan atau himbauan kepada para […]

    Bagikan
  • Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Madiun mengalami kekurangan murid. Fenomena ini disorot oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, yang menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari meningkatnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menurut Slamet, fenomena tersebut bukanlah persoalan serius selama anak-anak […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akhirnya menerima surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pelantikan Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, (23/05/2025) pukul 09.00 WIB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kepastian jadwal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan […]

    Bagikan
expand_less