Berita Terkini
Trending Tags

Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Perdagangan Kota Madiun gelar sidak di Pasar Besar Madiun, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut.

“Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya masih ada yang beli. Soalnya kalau tidak laku tidak bisa kembali ke supplier,” ujar Chesya Jasmin, pedagang PBM saat dikonfirmasi Kamis (17/07/2025).

Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Polres Madiun Kota melakukan pemantauan terhadap beras premium di pasar tradisional di Kota Madiun. Pedagang berharap dengan pemantauan tersebut dapat memastikan jika beras premium yang beredar tidak termasuk beras oplosan.

“Ya mudah-mudahan dari pemantauan dinas ini bisa menyakinkan masyarakat kalau yang di pasar ini benar-benar beras premium. Sebelum adanya berita beras premium oplosan itu biasanya bisa menjual 3-5 pack. Tetapi saat ini belum ada yang beli. Ini juga stok lama belum berani ambil lagi,” ungkap Chesya.

Disperdag Kota Madiun Pantau di Pasar, Pastikan Beras Premium Sesuai Ketentuan

Siti Nurjanah, Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperdag Kota Madiun mengatakan pemantauan ini dilakukan terhadap merk-merk beras premium yang masuk daftar diduga oplosan. Namun, hasil temuan memastikan jika kualitas beras premium sesuai dengan ketentuan.

“Ini tadi kita sudah buka kemasan dan dilakukan pengecekan langsung terhadap kualitas berasnya. Sejauh ini beras premium sesuai dengan ketentuan. Termasuk beratnya juga kita ukur sesuai dengan packing-nya,” terangnya.

Pemantaun beras premium ini tidak hanya dilakukan di PBM, namun juga menyasar pasar tradisional lain seperti Pasar Sleko maupun Pasar Srijaya. Tidak menutup kemungkinan juga menyasa ke pasar-pasar modern di Kota Madiun.

“Juga ada beberapa merk lain beras premium yang beredar di pasar besar ini juga kita cek. Semoga tidak ada terkait beras premium yang terindikasi oplosan di pasar-pasar Kota Madiun. Upaya pemantauan ini juga menyangkut perlindungan terhadap konsumen,” pungkas Siti.

Pengawasan terhadap bahan kebutuhan pokok ini akan rutin dilakukan Disperdag Kota Madiun bersama instansi terkait. Jika terdapat indikasi, konsumen atau masyarakat bisa segera melaporkan.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Mojopurno–Dungus, Akses Lalu Lintas Tersendat

    Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Mojopurno–Dungus, Akses Lalu Lintas Tersendat

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, pada Rabu (12/11/2025) sore menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menutup akses Jalan Raya Mojopurno–Dungus. Dampak kejadian ini mengakibatkan akses lalu lintas di jalan penghubung antar Kabupaten ke Kota Madiun tersendat. “Benar, satu pohon trembesi tumbang akibat hujan dan […]

    Bagikan
  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Kaji Perampingan OPD, Antisipasi Batas Belanja Pegawai 30 Persen Mulai 2027

    Pemkab Magetan Kaji Perampingan OPD, Antisipasi Batas Belanja Pegawai 30 Persen Mulai 2027

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mulai menyiapkan langkah strategis untuk menyesuaikan struktur birokrasi menjelang penerapan penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). Salah satu opsi yang kini dikaji adalah penggabungan atau perampingan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya efisiensi […]

    Bagikan
  • Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras […]

    Bagikan
  • Ritual Jamasan Pusaka Tumpak Landep, Tradisi Sakral di Ponorogo

    Ritual Jamasan Pusaka Tumpak Landep, Tradisi Sakral di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ritual sakral Jamasan Pusaka Tumpak Landep kembali digelar di Kabupaten Ponorogo. Tahun ini, prosesi penuh makna tersebut berlangsung di Griya Duwung, Desa Beton, Kecamatan Siman, pada Jumat (21/2/2025) hingga Sabtu (22/2/2025). Rangkaian ritual dimulai pada hari Jum’at dengan doa bersama, dilanjutkan dengan selamatan dan macapat pada malam harinya. Puncak prosesi […]

    Bagikan
  • BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor ATR/BPN kota Madiun mendadak menggelar rapat bersama dengan Badan Keuangan Dan Aset Deerah (BKAD) Pemkot Madiun, Kamis (06/03/2025). Hasilnya BKAD balik bertanya sikap BPN yang justru meragukan sertifikat yang jelas jelas produk hukum ATR/ BPN. Rapat koordinasi dilakukan di kantor BKAD dan dibenarkan oleh Kepala BKAD Pemkot Madiun, Sudandi. […]

    Bagikan
expand_less