Berita Terkini
Trending Tags

Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Tenaga Pendidik tengah memanfaatkan Chromebook bantuan dari Kemendikbudristek, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Agung RI tengah menelisik kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ditengah sorotan publik itu, puluhan perangkat Chromebook bantuan Kemendikbudristek era kepemimpinan Nadiem Makariem yang disalurkan ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tak sepenuhnya dimanfaatkan. Sebagian rusak, sebagian lain hanya sesekali digunakan, bahkan ada yang hanya disimpan di laboratorium sekolah.

SMPN 1 Nglames dan SMPN 2 Nglames mengungkapkan sejumlah permasalahan dalam pemanfaatan perangkat tersebut. Di SMPN 1 Nglames, pihak sekolah menerima 45 unit Chromebook pada tahun ajaran 2020/2021. Namun, hanya sebagian kecil yang digunakan secara aktif oleh guru untuk membuat bahan ajar dan presentasi.

“Saat ini digunakan untuk mendukung proses pembelajaran siswa-siswi. Tapi ada dua unit yang rusak, terutama pada bagian layar, jadi tidak bisa digunakan,” kata Kepala SMPN 1 Nglames, Iriani Takaria, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/07/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan hanya tiga guru yang sedang menggunakan tiga unit Chromebook, sementara puluhan lainnya tersimpan di ruang laboratorium komputer. Guru harus login menggunakan akun Google untuk bisa mengoperasikan perangkat, yang mayoritas masih berfungsi baik pada bagian layar sentuh dan keyboard.

Meski kerusakan hanya terjadi pada dua unit, kondisi tersebut mengindikasikan adanya kurangnya pemeliharaan serta belum maksimalnya integrasi perangkat digital ke dalam kegiatan belajar-mengajar secara menyeluruh.

Kondisi serupa juga ditemukan di SMPN 2 Nglames. Sekolah ini baru menerima 45 unit Chromebook pada tahun 2024. Namun, seluruh perangkat masih tersimpan rapi di laboratorium dan hanya dikeluarkan pada saat-saat tertentu.

“Biasanya hanya digunakan saat pelajaran TIK atau saat ujian ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer). Jumlahnya sebenarnya masih kurang karena siswa kami 479 orang. Saat digunakan, harus bergantian,” ujar Kepala SMPN 2 Nglames, Widodo.

Ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah unit membuat pemanfaatan perangkat menjadi tidak optimal. Selain itu, belum semua mata pelajaran terintegrasi dengan penggunaan Chromebook, sehingga pemakaiannya belum merata.

Program distribusi Chromebook oleh Kemendikbudristek merupakan bagian dari strategi digitalisasi sekolah yang mulai dijalankan sejak 2020. Tujuannya mendukung pembelajaran digital dan meningkatkan akses teknologi informasi di satuan pendidikan.

Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa tanpa dukungan sistem pelatihan guru, perawatan perangkat, serta integrasi kurikulum yang memadai, keberadaan Chromebook cenderung menjadi fasilitas pelengkap yang tidak efektif digunakan secara berkelanjutan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda rumah milik Suwarti (83), warga Dusun Bayem Taman, Desa Jagir, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (12/08/2025) dini hari. Api diduga dipicu korsleting listrik di area dapur. Rangka bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu menyebabkan api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan. Kapolsek Sine, Iptu Sutikno, bersama […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda wilayah Kabupaten Madiun hingga akhir April 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebut kondisi ini terjadi seiring masuknya masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba. “Dimungkinkan masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sampai akhir April […]

    Bagikan
  • Bak Time Square New York! Kawasan PSC Kota Madiun Dihiasi Videotron hingga Video Mapping

    Bak Time Square New York! Kawasan PSC Kota Madiun Dihiasi Videotron hingga Video Mapping

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan orang memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada Rabu (31/12/2025) untuk menanti momen pergantian tahun baru. Pemandangan berbeda disuguhkan Pemerintah Kota Madiun dalam menyambut tahun baru 2026. Kawasan PSC bak ubahnya seperti Time Square New York, dengan hiasan lampu hingga videotron 3 dimensi. Bahkan, Balai Kota Madiun pun dihiasi […]

    Bagikan
  • Wanita Tanpa Identitas di Magetan Tewas Tertabrak KA Jayakarta

    Wanita Tanpa Identitas di Magetan Tewas Tertabrak KA Jayakarta

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api Jayakarta, relasi Jakarta-Surabaya Gubeng di perlintasan Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Sabtu dini hari (17/05/2025). Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya. Penjaga perlintasan JPL 09, Tesna,  menyebut kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mendengar suara klakson panjang dari arah […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Ratusan Kera Ekor Panjang Turun ke Pasar Ngebel, Muncul Hampir Setiap Hari Cari Makanan

    Ratusan Kera Ekor Panjang Turun ke Pasar Ngebel, Muncul Hampir Setiap Hari Cari Makanan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kera ekor panjang kembali terlihat turun ke kawasan Pasar Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kawanan satwa liar tersebut datang dari kawasan hutan Pegunungan Wilis untuk mencari makanan di sekitar pasar. Kemunculan kera di kawasan Pasar Ngebel bukanlah hal baru. Warga menyebut […]

    Bagikan
expand_less