
Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah dump truck yang diduga mengalami rem blong menghantam tiga kendaraan yang sedang berhenti di lampu lalu lintas, tepatnya di pertigaan Grabahan, Kecamatan Karangrejo, Jumat malam (25/07/2025) sekitar pukul 21.15 WIB.
Empat kendaraan terlibat diantaranya dua truk, satu mobil Suzuki Katana, dan satu sepeda motor Honda Vario. Satu orang mengalami luka, sementara kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saksi mata di lokasi kejadian, Imam, menuturkan bahwa ketiga kendaraan saat itu tengah berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Di barisan terdepan, truk dengan nomor polisi AD 1439 YG dikemudikan oleh Maryudi (36), disusul oleh mobil Suzuki Katana AE 1390 RF milik Mohammad Wahyu Setiawan (37), dan sepeda motor Honda Vario AE 3662 JAL milik Dwi Arya Lesmana (25).
Tiba-tiba dari arah belakang, datang dump truck bernomor polisi AE 8691 FF yang dikemudikan Asep Wisnu Wardana (31). Diduga mengalami kegagalan sistem pengereman, kendaraan berat itu tidak mampu berhenti dan langsung menabrak ketiga kendaraan di depannya secara beruntun.
“Saya menduga sistem rem dump truck bermasalah. Karena jarak sangat dekat, sopir tidak sempat menghindar dan langsung menabrak kendaraan yang berhenti di depannya,” jelas Imam kepada wartawan.
Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor Honda Vario, Dwi Arya Lesmana, mengalami luka pada tangan dan kaki kanan. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Karangrejo untuk mendapatkan perawatan medis.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi kerusakan cukup parah terutama pada motor dan mobil yang tertabrak,” lanjut Imam.
Petugas dari Unit Lalu Lintas Pos Baluk segera turun ke lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Seluruh kendaraan telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Karangrejo, AKP Hari Joko Prayitno, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan kendaraan, terutama bagi pengemudi kendaraan berat.
“Peristiwa ini semestinya menjadi pelajaran bagi semua pengendara, terutama sopir truk. Lakukan pengecekan sistem rem secara berkala. Jangan sampai abai, karena risikonya bisa mencelakai bahkan menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya, Sabtu pagi (26/07/2025).
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi truk dan kendaraan besar, untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan, termasuk kondisi teknis kendaraan. Apalagi di area lalu lintas padat dan persimpangan jalan, di mana potensi kecelakaan beruntun lebih tinggi bila kendaraan gagal dikendalikan.
Kusnanto – Sinergia