
Sinergia | Kota Madiun – Inovasi unik dilakukan oleh Agung Tri Winarto, warga Perumahan Jatiwangi Regency, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Ia sukses mengembangkan budidaya ikan lele dengan media yang tidak biasa, yakni menggunakan gorong-gorong sebagai pengganti kolam terpal.
Agung mulai menjalankan sistem ini sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, penggunaan gorong-gorong memiliki banyak keunggulan dibanding metode konvensional. Seperti menekan angka kematian ikan, menjaga air tetap bersih dan tidak berbau, pertumbuhan ikan lebih cepat, serta pengelolaan pakan yang lebih efisien.
“Saya belajar budidaya lele media gorong-gorong secara otodidak lewat YouTube. Ternyata setelah dicoba, hasilnya memuaskan dan cocok untuk lingkungan rumah,” ujar Agung, saat ditemui di lokasi budidayanya, Selasa (05/08/2025).
Saat ini, ia memiliki sekitar 96 unit gorong-gorong yang masing-masing berisi 500 ekor ikan lele. Untuk proses pembesaran awal, bibit lele terlebih dahulu ditempatkan di kolam persegi sebelum dipindahkan ke tabung gorong-gorong. Dari setiap tabung, ia mampu memanen sekitar 50 kilogram ikan lele.
Menurut Agung, sistem ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat yang ingin mulai usaha dari rumah dengan keterbatasan lahan. “Metode ini sangat cocok untuk pemula. Tidak perlu lahan luas, dan perawatannya juga lebih mudah. Hasil panennya pun cukup menguntungkan,” tambahnya.
Budidaya ikan lele dengan sistem gorong-gorong terbukti menjadi alternatif efektif dan efisien. Selain menghemat ruang, metode ini juga ramah lingkungan dan bisa dikembangkan secara berkelanjutan. Inovasi seperti ini layak ditiru, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pertanian dan perikanan skala rumah tangga.
Surya Wibawa – Sinergia