Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perwakilan Eks Karyawan Madiun Umbul Square melalui Serikat Buruh Madiun Bersatu ( SBMR ) saat bernegosiasi dengan pihak manajemen, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan.

Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari gaji tujuh bulan yang belum dibayarkan ditambah pesangon.

“Diskusi tadi sama seperti sebelumnya, buntu. Kalau bipartit tidak bisa, kami akan teruskan ke DPRD, Disnaker, atau bahkan Bupati. Teman-teman sudah tujuh bulan tidak menerima gaji, sementara kebutuhan hidup terus berjalan,” kata Aris.

Di sisi lain, Plt. Direktur MUS, Agus Mahendra, menyebut perhitungan perusahaan berbeda dengan versi SBMR. Menurutnya, nilai tunggakan gaji 14 karyawan ditambah tiga yang sudah pensiun tidak sampai Rp200 juta. Perbedaan itu, kata Agus, muncul karena SBMR juga memasukkan pesangon dalam tuntutannya.

“Kalau versi kami di bawah Rp200 juta. Tapi SBMR menghitung plus pesangon, sehingga jumlahnya jauh lebih besar. Kondisi keuangan perusahaan sangat berat, jadi pembayaran hanya bisa dilakukan bertahap dan butuh waktu panjang,” ujarnya.

Agus juga menyatakan, jika perundingan bipartit tidak menghasilkan kesepakatan, maka wajar jika SBMR membawa persoalan ke tingkat tripartit dengan melibatkan pemerintah daerah.

“Karena MUS ini perusahaan daerah, kami tidak bisa menolak bila harus melibatkan Disnaker, DPRD, atau Bupati,” imbuhnya.

Hingga kini, belum ada titik temu antara kedua belah pihak. Arah penyelesaian diperkirakan akan berlanjut ke mekanisme tripartit.

 Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Upaya digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun, Jawa Timur terus didorong pemerintah daerah. Salah satunya melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh digital yang sejak dua tahun terakhir mulai dipasang di sejumlah SMP.  Banyak guru masih menggunakan IFP sebatas sebagai layar presentasi. Padahal, perangkat ini dirancang untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    Aksi Heroik Anggota Koramil Manguharjo Selamatkan Pemuda Depresi di Rel Kereta

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tindakan cepat anggota Koramil Manguharjo, Peltu Karmidi, berhasil mencegah terjadinya tragedi di kawasan Jembatan Beteng, Senin (13/10/2025) pagi. Seorang pemuda berinisial RRM (22), warga Kelurahan Winongo, yang diduga mengalami depresi berat, nyaris tertabrak kereta setelah berlari ke arah rel sambil membawa kucing peliharaannya. Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30. RRM, yang […]

    Bagikan
  • Pantau Penjualan LPG 3 Kg, Disperdagkop – UM Ajukan Tambahan Alokasi 20%

    Pantau Penjualan LPG 3 Kg, Disperdagkop – UM Ajukan Tambahan Alokasi 20%

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga Eceran Tertinggi ( HET ) gas LPG 3 kg di Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar Rp. 2.000 per tabung. Dari sebelumnya Rp. 16.000 per tabung kini menjadi Rp. 18.000. Pemkab Madiun hingga kini belum menerima surat edaran resmi terkait alokasi jumlah gas LPG 3 Kg yang diterima selama tahun […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur. Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan […]

    Bagikan
  • Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    Dua Warga Binaan Rutan Magetan Kasus Narkotika dan Pencurian Dapat Remisi Natal

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rutan Kelas IIB Magetan memastikan dua warga binaannya akan menerima remisi khusus Natal 2025. Pemberian pengurangan masa pidana tersebut dilakukan setelah melalui proses verifikasi syarat administratif dan substantif. Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan bahwa dari enam warga binaan Nasrani yang terdata, hanya dua yang memenuhi ketentuan untuk mendapatkan remisi. “Yang […]

    Bagikan
  • Tiga Nama Finalis Sekda Magetan, Siapa Pemilik Kursi Pimpinan Birokrasi Magetan ?

    Tiga Nama Finalis Sekda Magetan, Siapa Pemilik Kursi Pimpinan Birokrasi Magetan ?

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses panjang seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan akhirnya mengerucut pada tiga nama. Dari delapan pejabat yang sebelumnya masuk bursa, kini hanya tiga kandidat yang berpeluang menduduki kursi Sekda secara definitif. Berdasarkan pengumuman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, ketiga nama tersebut adalah Eko Muryanto (Kepala […]

    Bagikan
expand_less