Berita Terkini
Trending Tags

Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 349
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Modal Rp200 ribu, kini raup omzet jutaan rupiah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Siapa sangka, modal awal hanya Rp200 ribu mampu mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber penghasilan jutaan rupiah. Hal itu dibuktikan Rudi Saputra (27), pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan budidaya selada hidroponik dengan sistem rumah kaca (greenhouse).

Berbekal kemauan belajar secara otodidak melalui berbagai konten di media sosial, Rudi mulai merintis usaha hidroponik pada awal Mei 2025. Ketertarikannya terhadap pertanian modern muncul secara tidak sengaja saat mencari referensi budidaya tanaman di internet.

Dengan modal terbatas, Rudi membeli perlengkapan bekas berupa tiga batang pipa paralon berdiameter 2,5 inci, satu pompa akuarium, serta tandon nutrisi berkapasitas 100 liter. Dari instalasi sederhana tersebut, ia mulai menanam selada jenis Caipira.

Perlahan namun pasti, usahanya berkembang. Kini, kebun hidroponik miliknya telah memiliki tujuh meja instalasi dengan total sekitar 1.400 lubang tanam atau masing-masing 200 lubang tanam di setiap meja. Seluruh instalasi berada di dalam greenhouse berukuran 8 x 11 meter yang berdiri di atas lahan bekas kebun ketela.

“Lahan ini dulunya untuk menanam ketela sebagai pakan ternak. Karena dinilai kurang produktif, akhirnya saya manfaatkan untuk budidaya sayuran hidroponik,” ujar Rudi.

Menurutnya, penggunaan greenhouse dipilih karena mampu menjaga kualitas tanaman. Selain lebih bersih, metode tersebut juga membuat tanaman lebih terlindungi dari serangan hama sehingga penggunaan pestisida dapat diminimalkan.

“Lebih bersih dan bebas dari hama. Perawatannya juga sebenarnya cukup mudah, yang penting sabar dan telaten,” katanya.

Dalam waktu sekitar dua bulan, kebun hidroponiknya mampu menghasilkan sekitar 100 kilogram selada segar. Setiap meja instalasi dapat menghasilkan rata-rata 40 kilogram selada sekali panen.

Hasil panen dipasarkan kepada tengkulak, restoran, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memenuhi kebutuhan pasar di Magetan, selada milik Rudi juga dipasarkan hingga Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Harga jual mengikuti kondisi pasar. Saat ini selada dijual sekitar Rp10 ribu per kilogram untuk pasar lokal, sedangkan pasokan ke luar daerah dapat mencapai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah sudah beberapa kali memasok ke dapur MBG. Permintaan cukup ramai, meski saat libur panjang biasanya sedikit menurun,” ungkapnya.

Dari hasil budidaya tersebut, Rudi mampu membukukan omzet sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap dua bulan. Setelah dikurangi biaya operasional, keuntungan bersih yang diperoleh berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta setiap kali panen.

Musim kemarau yang identik dengan menurunnya produktivitas pertanian justru menjadi keuntungan tersendiri bagi usaha hidroponik miliknya. Sistem budidaya dalam greenhouse membuat kebutuhan air lebih efisien, sementara kualitas tanaman tetap terjaga meski curah hujan rendah.

Keberhasilan Rudi menjadi bukti bahwa keterbatasan modal bukan penghalang untuk memulai usaha. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana, belajar secara mandiri, dan mengoptimalkan lahan yang sebelumnya kurang produktif, ia mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus menjawab meningkatnya kebutuhan pasar terhadap sayuran segar berkualitas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Mendadak Berkobar, Dapur Rumah Warga Kota Madiun Hangus Terbakar

    Api Mendadak Berkobar, Dapur Rumah Warga Kota Madiun Hangus Terbakar

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran terjadi di rumah milik Sri Hartatik warga RT 25 RW 08 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (10/6/2026) petang. Nenek 61 tahun ini langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Sri Hartatik mengaku saat kejadian dirinya baru selesai menggoreng camilan di dapur. Setelah memastikan kompor dalam kondisi mati, […]

    Bagikan
  • Rem Mendadak Hindari Truk Oleng, Bus Jaya Diseruduk Truk Boks J&T 

    Rem Mendadak Hindari Truk Oleng, Bus Jaya Diseruduk Truk Boks J&T 

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Jaya dan sebuah truk boks milik jasa ekspedisi J&T terjadi di Jalan Raya Jurusan Surabaya–Madiun, Kelurahan Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Sabtu (11/7/2026) dini hari. Insiden tabrak belakang ini dipicu oleh bus yang terpaksa mengerem mendadak demi menghindari truk oleng dari arah berlawanan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, […]

    Bagikan
  • Razia Blok Tahanan, Lapas Kelas IIB Magetan Temukan 7 Buah Sajam

    Razia Blok Tahanan, Lapas Kelas IIB Magetan Temukan 7 Buah Sajam

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Magetan menggelar razia di kamar hunian warga binaan pada Rabu (25/12/2024). Razia yang menyasar sudut-sudut blok tahanan ini melibatkan petugas gabungan dari TNI-Polri hingga aparat berwajib lainnya. Tidak hanya itu, penghuni rutan juga dilakukan penggeledahan badan sebagai antisipasi jika menyembunyikan barang terlarang. Kepala Rutan Kelas IIB Magetan, […]

    Bagikan
  • Jembatan Sesek Dinilai Berhahaya, Danrem Untoro Prioritaskan Bangun Jembatan Garuda

    Jembatan Sesek Dinilai Berhahaya, Danrem Untoro Prioritaskan Bangun Jembatan Garuda

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat dari program Jembatan Garuda mendorong Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto terus bergerak hingga ke pelosok wilayah jajarannya untuk mencari lokasi yang membutuhkan kehadiran program tersebut. Kini, ia meninjau langsung kondisi jembatan sesek di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (6/5/2026). Peninjauan dilakukan guna mengidentifikasi […]

    Bagikan
  • Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    Raperda Penyertaan Modal Rp. 10 Miliar untuk Perumda Sari Gunung Segera Dibahas DPRD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seluruh fraksi DPRD Ponorogo menyampaikan saran, masukan, dan catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Catatan tersebut disampaikan oleh masing-masing juru bicara fraksi dalam rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum (PU) fraksi dewan, Kamis (30/10/2025). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
expand_less