Berita Terkini
Trending Tags

Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi melakukan resepsi yang sederhana, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung di kediaman keluarga mempelai perempuan.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (05/05/2025), Kerabat Keluarga Kedua Mempelai, Hardi, mengungkapkan prosesi pernikahan tetap berlangsung penuh makna dan kebahagiaan, walaupun ditengah keterbatasan biaya. Pernikahan kedua pengantin hanya diabadikan melalui kamera ponsel milik sejumlah tamu undangan yang menjadi saksi, pengucapan janji suci sehidup semati.

 “Total biaya yang dihabiskan sekitar Rp 1 juta. Dari pengantin laki laki bekerja sebagai serabutan, lalu pengantin perempuan adalah buruh tani,” ungkap Hardi.

Hardi menuturkan kedua mempelai tersebut memperoleh penghasilan yang tidak menentu. Biaya Rp 1 juta digunakan untuk mengurus surat pengajuan pernikahan. Tidak memakai Make Up Artis hingga meminjam jas tetangga.

“Tamu undangan yang datang mencapai 20 orang, itupun rata rata merupakan tetangga dekat dan masih berada 1 RT setempat. Untuk suguhan makanan itu soto ayam,” bebernya.

Lebih lanjut, mempelai perempuan dulunya merupakan istri dari kakak ipar. Namun karena meninggal, keluarga kasihan lantaran meninggalkan anak satu.

“Jadi daripada berstatus anak tiri dinikahkan orang lain, keluarga juga sayang, akhirnya dijodohkan,” jelasnya.

Mengenai video pernikahan sederhana yang viral, Hardi mengaku tidak menyangka, ia hanya berniat membagikan kenangan indah itu di media sosial.

“Tujuannya hanya mengabadikan momen adik ponakan. Pernikahan sederhana yang penting Sakinah, Mawadah, Warahmah, Sah, karena saat pernikahan, saya jadi Wali Nikah,” pungkasnya

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misterius! Dewi Astutik Warga Balong Ponorogo Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional

    Misterius! Dewi Astutik Warga Balong Ponorogo Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik (42), warga Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo, kini menjadi buronan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus narkoba pada Senin (26/05/2025). Namanya viral di media sosial usai ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh BNN. Namun, saat ditelusuri ke Dusun Sumber Agung, warga setempat tidak mengenal […]

    Bagikan
  • DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Wabah Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terdeteksi menyerang sapi milik peternak di Kabupaten Madiun. Data sementara sudah ada sebanyak  31 sapi suspek PMK yang terjangkit dari sebelumnya hanya 29 kasus.  Atas temuan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bakal mengusulkan penutupan pada semua pasar hewan di Kabupaten Madiun.  “Ini […]

    Bagikan
  • Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025). Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP […]

    Bagikan
  • Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa Sidoharjo, Brian Handika, mundur dari jabatannya. Kades dan seorang perangkat desa, Bima Prasetyo diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan aset desa. Mereka dituding menggadaikan kendaraan dinas desa, sepeda motor berplat merah AE 2779 SP, senilai Rp […]

    Bagikan
  • Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, dibuat geger oleh penemuan tanaman yang bentuknya mirip ganja. Tanaman itu tumbuh liar di bawah sebuah jembatan di desa tersebut. Karena curiga, warga melaporkannya ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo. Petugas dari Satresnarkoba mendatangi lokasi penemuan dan melakukan pemeriksaan terhadap tanaman tersebut. Hasilnya, tanaman yang […]

    Bagikan
  • Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jalan Surabaya-Pacitan di KM 222, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, akan ditutup total selama dua jam pada Rabu, (19/03/2025). Penutupan dilakukan guna kelancaran proses evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan. Hadi Santoso, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, menjelaskan longsor sebelumnya membawa material berupa bebatuan besar. Upaya […]

    Bagikan
expand_less