Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Tunggu Restu BKN dan Kemendagri Soal Pengisian Kekosongan Kursi JPTP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun lantik PNS dan pejabat fungsional baru. (18/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun masih menunggu proses pengisian puluhan jabatan yang kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di tengah kekosongan tersebut, Pemkot Madiun melantik 51 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 18 pejabat fungsional dalam Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Pelantikan Pejabat Fungsional, Kamis (18/6/2026). Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Rumah Dinas Wali Kota Madiun.

Sejumlah jabatan strategis eselon II di Pemkot Madiun hingga kini masih belum terisi definitif. Di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menanggapi hal tersebut, Bagus Panuntun memastikan proses pengisian jabatan struktural sedang berjalan. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan waktu pelaksanaannya.

“Nanti tunggu tanggal mainnya. Kalau untuk persiapan Insyaallah sudah, tinggal menunggu petunjuk,” ujarnya saat ditanya mengenai pengisian jabatan struktural yang masih kosong.

Sementara, meski pelantikan kali ini hanya menyasar jabatan fungsional, Bagus menegaskan tidak ada perbedaan dalam penilaian karier maupun kinerja antara pejabat fungsional dan struktural.

“Walaupun ini jabatan fungsional, semuanya saya anggap sama. Saya juga akan mengamati kinerjanya. Justru pejabat fungsional punya peran besar dalam menstabilkan kinerja di setiap OPD,” katanya.

Ia berharap para ASN yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sesuai sumpah jabatan, mampu mengikuti ritme kerja pemerintahan saat ini, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai ASN, tugasnya adalah mengabdi kepada masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat harus maksimal,” tegasnya.

Menurut Bagus, kinerja tetap menjadi indikator utama dalam setiap penilaian ASN. “Kinerja itu jadi nomor satu. Penilaian untuk kinerja adalah poin nomor satu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan proses pengisian jabatan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, karena kepala daerah saat ini masih berstatus pelaksana tugas, mekanisme pengisian jabatan tidak hanya melalui persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi juga memerlukan proses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Semuanya sudah berproses. Selain mekanisme yang normatif melalui BKN, dalam kondisi seperti ini juga harus disampaikan ke Kemendagri,” ujarnya.

Haris mengungkapkan usulan yang diajukan tidak hanya mencakup pengisian jabatan yang kosong, tetapi juga mutasi dan rotasi jabatan, baik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), administrator, maupun pengawas.

“Semua kami usulkan. Ada pengisian jabatan yang kosong, tetapi juga ada mutasi dan rotasi,” katanya.

Terkait banyaknya jabatan yang belum terisi, Haris memastikan roda pemerintahan tetap berjalan melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt).

“Kami mengoptimalkan rekan-rekan yang ada. Makanya ada penunjukan Plt dan sebagainya agar kinerja organisasi tetap berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan data BKPSDM, jumlah jabatan yang saat ini masih kosong di lingkungan Pemkot Madiun mencapai sekitar 40 posisi mulai jenjang pengawas hingga JPTP. Kondisi tersebut membuat proses mutasi, rotasi, dan pengisian jabatan definitif menjadi salah satu agenda yang dinantikan dalam waktu dekat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

    Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tragis menimpa dua bocah laki-laki di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) sore. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air yang berada di lahan kosong tak jauh dari masjid tempat mereka mengaji. Kedua korban diketahui berinisial MAJ (6), dan MA (6). Peristiwa nahas tersebut terjadi […]

    Bagikan
  • Arah RKPD 2027 Dipaparkan, Pemkab Magetan Fokus Perkuat SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    Arah RKPD 2027 Dipaparkan, Pemkab Magetan Fokus Perkuat SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan membeberkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 melalui forum Musrenbang yang digelar di Pendopo Surya Graha, Kamis (26/3/2026). Rancangan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah untuk mempercepat pembangunan daerah dengan menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemerataan infrastruktur, serta penguatan sektor […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Komisi A Soroti Kekosongan Pendaftar Sekda Dinilai Akibat Masalah Pengembangan SDM

    Komisi A Soroti Kekosongan Pendaftar Sekda Dinilai Akibat Masalah Pengembangan SDM

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kekosongan pendaftar dalam proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo mendapat sorotan dari DPRD Ponorogo. Ketua Komisi A DPRD Ponorogo, Eko Priyo Utomo, menilai kondisi tersebut tidak lepas dari persoalan pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah selama ini. Menurut Eko, jabatan Sekda merupakan […]

    Bagikan
  • Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat […]

    Bagikan
  • Bulog Jatim Klaim Tertinggi Nasional, Stok Aman hingga 14 Bulan

    Bulog Jatim Klaim Tertinggi Nasional, Stok Aman hingga 14 Bulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur mencatatkan kinerja signifikan dalam penyerapan gabah petani. Hingga awal April 2026, serapan gabah di wilayah ini disebut menjadi yang tertinggi secara nasional. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, mengatakan total serapan gabah dan beras telah mendekati 400 ribu ton. Angka tersebut […]

    Bagikan
expand_less