Berita Terkini
Trending Tags

Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah ASN Pemkab Ponorogo berlarian karena terlambat apel, (25/3/2026), Foto: istimewa

Sinergia | Ponorogo — Suasana apel perdana pasca libur Idul Fitri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2026) pagi, diwarnai pemandangan tak biasa. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpantau datang terlambat, bahkan ada yang nekat mencari jalan alternatif hingga melompati pagar demi menghindari keterlambatan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya belasan ASN terlihat tidak hadir tepat waktu saat apel yang dimulai pukul 07.00 WIB. Beberapa di antaranya tampak terburu-buru memasuki area apel melalui akses tidak resmi, sementara lainnya memilih meninggalkan lokasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa apel perdana ini menjadi momentum penting untuk menandai dimulainya kembali aktivitas pemerintahan setelah cuti bersama Lebaran.

“Apel ini kami tekankan karena menjadi awal kembali bekerja setelah libur panjang. Saya harapkan seluruh ASN dapat meningkatkan kinerja ke depan, sehingga masyarakat Ponorogo mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Lisdyarita juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan etos pelayanan. Menurutnya, sikap ramah dan profesional harus tetap dijaga dalam melayani masyarakat.

“Disiplin itu penting. Melayani harus tetap baik dan dengan senyum,” tambahnya.

Terkait absensi, ia mengakui bahwa fenomena ketidakhadiran maupun keterlambatan kerap terjadi usai libur panjang. Namun demikian, pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.“Biasanya habis libur ada yang tidak datang, nanti akan kita cek,” jelasnya.

Meski demikian, untuk keterlambatan pada hari pertama kerja ini, Pemkab Ponorogo belum memberlakukan sanksi tegas. Pendekatan persuasif masih dikedepankan.

“Tidak ada sanksi, tapi tetap kita tegur. Ini juga sebagai contoh bagi yang lain. Karena masih suasana saling memaafkan, kita maafkan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait kebijakan work from home (WFH), Lisdyarita menyebut petunjuk teknis masih dalam tahap pembahasan dan akan diputuskan setelah koordinasi dengan pemerintah provinsi.“Juknis WFH belum selesai. Nanti setelah rapat dengan gubernur baru kita putuskan. Kalau memang aturan pusat harus diikuti, ya akan kita ikuti,” katanya.

Ia menilai, penerapan WFH di Ponorogo belum menjadi kebutuhan mendesak, mengingat jarak tempuh yang relatif dekat dan kondisi daerah yang masih memungkinkan pelayanan dilakukan secara maksimal secara langsung.

Dengan berbagai catatan di hari pertama kerja ini, Pemkab Ponorogo berharap seluruh ASN dapat segera kembali ke ritme kerja optimal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    Mudahkan Pelayanan, Disdukcapil Magetan Reformasi Aplikasi Pak Tuwa ke Pak Bagus

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus berbenah. Inovasi demi inovasi lahir demi memberikan pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Salah satu terobosan yang sempat menjadi sorotan adalah hadirnya aplikasi Pak Tuwa. Nama yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan […]

    Bagikan
  • Belasan Siswa Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu MBG

    Belasan Siswa Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu MBG

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 12 siswa di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami gejala mual, pusing, dan sakit perut usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (17/10/2025). Para siswa tersebut kemudian dilarikan ke Puskesmas Lembeyan untuk mendapatkan perawatan medis. Insiden itu menimpa 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
  • MinyaKita Langka, Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah Meski Harga Ikut Naik

    MinyaKita Langka, Warga Magetan Beralih ke Minyak Goreng Curah Meski Harga Ikut Naik

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kelangkaan minyak goreng kemasan bersubsidi MinyaKita di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, membuat masyarakat beralih menggunakan minyak goreng curah. Meski harga minyak curah juga mengalami kenaikan, produk tersebut tetap menjadi pilihan karena lebih mudah diperoleh dan harganya masih lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng kemasan. Kondisi itu terlihat di salah satu toko penjual […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan Bantuan 94 RTLH dan 49 Jambanisasi Tahun 2026

    Pemkot Madiun Salurkan Bantuan 94 RTLH dan 49 Jambanisasi Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyalurkan bantuan sosial untuk perbaikan 94 rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan 49 jamban pada 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang telah memenuhi kriteria penerima. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, didampingi Sekretaris […]

    Bagikan
expand_less