Berita Terkini
Trending Tags

Sensus Ekonomi 2026 di Kota Madiun Capai 25,62 Persen, BPS Akui Masih Temui Penolakan Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Madiun capai 25,62 persen. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sesuai target. Hingga 30 Juni 2026, capaian pendataan telah mencapai 25,62 persen atau melampaui target awal sebesar 25 persen.

Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, mengatakan proses pendataan yang dimulai secara door-to-door sejak 15 Juni sempat menghadapi tantangan pada masa awal pelaksanaan. Petugas membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem wawancara, penggunaan aplikasi digital, serta kuesioner sensus.

“Alhamdulillah setelah berjalan sekitar 15 hari, sensus sudah berjalan lancar dan capaiannya sesuai target. Per 30 Juni target kami 25 persen, dan realisasinya sudah mencapai 25,62 persen,” ujar Aziz.

Menurutnya, seluruh hasil pendataan dikirim secara langsung menggunakan aplikasi Fasih melalui telepon genggam petugas. Sistem tersebut memungkinkan capaian sensus diperbarui secara real-time begitu data dikirim ke server BPS.

Meski demikian, petugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah menyesuaikan waktu kunjungan dengan aktivitas responden yang bekerja. 

“Jadi petugas harus menyesuaikan dengan waktu dari responden. Bisa usai bekerja atau saat libur kerja di akhir pekan. Jadi petugas sensus ini harus benar-benar turun untuk bertemu para responden,” jelasnya.

Selain itu, masih terdapat masyarakat yang belum memahami tujuan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sehingga membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari petugas.

BPS Kota Madiun juga mengakui masih ditemukan penolakan dari sebagian warga. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebagian masyarakat enggan memberikan informasi karena khawatir data yang disampaikan berkaitan dengan perpajakan maupun alasan privasi.

“Sebagian ada yang menolak karena merasa tidak ingin didata atau khawatir pajaknya naik. Namun setelah diberikan penjelasan, alhamdulillah sebagian besar dapat memahami,” kata Aziz.

BPS menegaskan Sensus Ekonomi 2026 tidak memiliki keterkaitan dengan penarikan pajak maupun pengawasan terhadap pelaku usaha. Pendataan dilakukan semata-mata untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi Indonesia.

Aziz menambahkan seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan, baik Undang-Undang Statistik maupun regulasi mengenai perlindungan data pribadi. BPS juga bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menjaga keamanan sistem pengelolaan data.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena data individu tidak akan disebarluaskan. Petugas BPS bertugas mencatat, bukan mengawasi,” tegasnya.

Di Kota Madiun, target sasaran Sensus Ekonomi 2026 mencapai sekitar 75.308 unit pendataan. Sasaran tersebut meliputi rumah tangga, berbagai jenis usaha, termasuk usaha di sektor pertanian. Pelaksanaan pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Untuk mengantisipasi munculnya petugas sensus palsu, BPS Kota Madiun memperkuat sosialisasi bersama pemerintah daerah mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga RT. Petugas resmi diwajibkan mengenakan rompi berlogo BPS dan Sensus Ekonomi 2026, membawa kartu identitas yang dilengkapi QR Code untuk verifikasi, serta surat tugas resmi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi. Uji tanak dilakukan dengan […]

    Bagikan
  • Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Madiun tidak membuahkan hasil. Selain posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, kondisi cuaca mendung tebal turut menghambat proses rukyatul hilal yang digelar pada Selasa (17/2/2026) sore. Pemantauan dilakukan oleh Kementerian Agama bersama Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LFPCNU) […]

    Bagikan
  • Anggota Satlantas Polres Ngawi Tewas Usai Tertabrak Truk di Jalan Raya Ngawi–Solo

    Anggota Satlantas Polres Ngawi Tewas Usai Tertabrak Truk di Jalan Raya Ngawi–Solo

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di depan Rumah Makan Duta, Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu pagi (11/06/2025). Seorang anggota polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak truk boks. Kejadian pada pukul […]

    Bagikan
  • Harga Daging Ayam Naik hingga Rp40 Ribu per Kg, Pedagang Magetan Kehilangan Separuh Penjualan

    Harga Daging Ayam Naik hingga Rp40 Ribu per Kg, Pedagang Magetan Kehilangan Separuh Penjualan

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga daging ayam di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir mulai menekan aktivitas perdagangan di Pasar Sayur Magetan. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp33.000 per kilogram kini mencapai Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Lonjakan harga tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Pedagang mengaku jumlah ayam yang terjual […]

    Bagikan
  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo pada 20 Februari mendatang, halaman Kantor Bupati Ponorogo dipenuhi ucapan selamat.  Namun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya karangan bunga menjadi pilihan, kali ini masyarakat memberikan ucapan dalam bentuk tanaman hidup. Ratusan tanaman, mulai dari tabebuya hingga berbagai tanaman buah seperti mangga, […]

    Bagikan
expand_less