Berita Terkini
Trending Tags

Bakso Lele, Primadona Menu Berbuka Puasa Di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bakso Lele lebih lembut dan kandungan proteinnya tinggi, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya olahan bakso berbahan dasar daging sapi dan ayam, inovasi kuliner berbahan ikan lele mulai menarik perhatian masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang menghadirkan bakso berbahan dasar ikan lele sebagai alternatif menu berbuka puasa.

Bakso lele ini dinilai memiliki keunggulan dibanding bakso pada umumnya. Selain teksturnya yang lebih lembut, kandungan protein dalam ikan lele juga dianggap lebih tinggi. Tak hanya itu, proses pembuatannya yang tanpa bahan pengawet membuat makanan ini semakin diminati berbagai kalangan.

Proses pembuatan bakso lele terbilang cukup sederhana. Daging ikan lele dipisahkan dari tulangnya, biasanya menggunakan lele berukuran besar yang tidak masuk standar konsumsi pasar. Daging tersebut kemudian digiling menggunakan blender, lalu dicampur dengan bumbu seperti garam, bawang putih, dan bawang merah.

Image Not Found
Lele berukuran besar menjadi pilihan bahan dasar untuk membuat bakso lele, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Setelah adonan tercampur rata, adonan dibentuk bulat seperti bakso pada umumnya. Selanjutnya, bakso direbus dalam kaldu hingga matang untuk menghasilkan cita rasa gurih yang khas.

Salah satu pembeli, Vivi Vidayanti, mengaku menyukai bakso lele karena rasanya yang tidak amis dan tetap memiliki cita rasa khas ikan. “Rasanya seperti bakso pada umumnya, enak, tidak amis, tapi tetap terasa lelenya,” ujarnya.

Sementara itu, pembuat bakso lele, Reni Andika Hapsari, mengatakan bahwa awalnya ia membuat olahan tersebut hanya untuk konsumsi pribadi. Namun, seiring waktu, banyak orang yang tertarik hingga akhirnya ia mulai menjualnya melalui media sosial.

Menurut Reni, bakso lele memiliki keunggulan dari segi tekstur yang lebih lembut sehingga cocok dikonsumsi oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Selain itu, tingginya kandungan protein dalam ikan juga menjadi nilai tambah tersendiri.

“Tekstur ikan itu lembut dan bisa kenyal tanpa bahan tambahan, cukup diolah dengan garam saja. Jadi lebih sehat dan bisa untuk semua usia,” jelasnya.

Selama bulan Ramadan, permintaan bakso lele cenderung meningkat. Banyak pembeli yang menjadikannya sebagai menu berbuka puasa maupun sahur karena kuahnya yang segar dan mudah disajikan.

Untuk harga, bakso lele kemasan ekonomis dijual sekitar Rp20.000 per pak. Sedangkan untuk ukuran satu kilogram, dibanderol dengan harga sekitar Rp150.000.

Dengan keunikan rasa serta kandungan gizinya, bakso lele kini menjadi salah satu alternatif kuliner yang diminati masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. (Ega) 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Hayam Wuruk, masuk Desa Sambirejo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Pick Up nopol AG 8815 LE yang dikemudikan oleh IA (32) warga Wajak, Malang dengan sepeda motor yang dikendarai oleh SDR (73) warga Manguharjo Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di bawah terik matahari, deretan batang tebu menjulang seakan tak habis ditebang. Di sanalah, puluhan perempuan desa berjuang, menggenggam sabit dengan tangan kapalan. Mereka bukan sekadar buruh, tetapi ibu-ibu tangguh yang menjadikan pendidikan anak sebagai alasan utama untuk tetap bertahan. Ngatmi (38), warga Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, sudah setahun terakhir menekuni […]

    Bagikan
  • Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar Hari Jadi ke-108, Perkuat Doa Bersama dan Dorong Ekonomi Kota

    Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar Hari Jadi ke-108, Perkuat Doa Bersama dan Dorong Ekonomi Kota

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108Sabtu (20/6/2026) di Pahlawan Business Center (PBC). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    Diterjang Banjir Bandang Ratusan Rumah Terendam Lumpur, Jembatan Putus 10 KK Terisolir

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana banjir bandang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Selasa Petang (28/01/2025). Terlihat sebuah video amatir warga menunjukan luapan air sungai yang merendam ratusan rumah warga.  Berbagai perabotan rumah tangga terbawa arus banjir. Termasuk dokumen bahkan seekor sapi milik salah satu warga turut hanyut terkena terjangan banjir.  […]

    Bagikan
  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Ugal – Ugalan, Pick Up Tabrak Pelajar SMP Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Ponorogo–Madiun, tepatnya di Jalan Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (19/10/2025) malam. Seorang pelajar SMP bernama Amelia (15), warga Desa Trenceng, Jenangan, tewas di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pick-up dari arah berlawanan. Peristiwa nahas itu bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan […]

    Bagikan
expand_less