Berita Terkini
Trending Tags

Wayang Kulit Hari Jadi Kota Madiun ke-108, Komitmen Lestarikan Seni Budaya Menguat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota serahkan wayang gunungan kepada dalang. (28/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gemerincing gamelan dan lantunan tembang Jawa mengawali malam peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 di Lapangan Aspirasi, Jalan Taman Praja, Minggu (28/6/2026). Bukan sekadar hiburan, pagelaran wayang kulit dengan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” menjadi panggung kebersamaan sekaligus penegasan bahwa seni budaya tetap memiliki tempat istimewa di tengah perkembangan zaman.

Suasana semakin semarak ketika ratusan warga memadati area pertunjukan. Sorotan lampu panggung menyinari kelir wayang, sementara suara gamelan berpadu dengan antusiasme penonton dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua.

Yang menarik, sebelum lakon utama dimainkan, panggung lebih dahulu menjadi milik generasi muda. Dalang-dalang cilik bersama 150 sinden cilik binaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun tampil memukau, diiringi kelompok karawitan dari siswa SD dan SMP. Penampilan mereka menjadi simbol bahwa estafet pelestarian budaya telah mulai diteruskan kepada generasi penerus.

Image Not Found
150 sinden cilik binaan Disbudparpora Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forkopimda menyerahkan wayang gunungan kepada empat dalang berprestasi asal Kota Madiun, yakni Dhanang Dhanardana, Muhammad Satria Putra Widomovanda, Nabil Ekri Rasfadila Erlambang, dan Aditya Krisna. Keempatnya dipercaya membawakan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” kisah kepahlawanan yang sarat nilai keberanian, pengabdian, dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Bagus Panuntun menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memenuhi Lapangan Aspirasi. Menurutnya, besarnya animo warga menunjukkan bahwa seni budaya masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Madiun.

Ia mengungkapkan, pemerintah kota tengah memperkuat penyelenggaraan kegiatan berbasis budaya lokal. Salah satunya dengan menyiapkan Panggung Aspirasi sebagai ruang pertunjukan seni bagi Kecamatan Taman yang juga dapat dimanfaatkan kecamatan lain.

Selain penataan kawasan, pemerintah berencana memperbaiki fasilitas pendukung agar lokasi tersebut semakin nyaman digunakan sebagai ruang ekspresi seni masyarakat.

Image Not Found
Pemkot Madiun teguhkan komitmen lestarikan seni budaya. Foto : Kris-Sinergia

“Kegiatan ini bukan untuk pemerintah kota, tetapi untuk seluruh masyarakat. Karena itu pemerintah akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan seni budaya lokal,” ujarnya.

Lebih jauh, Bagus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas ruang berkesenian hingga tingkat kelurahan. Ia menyebut, mulai 2027 pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan seni budaya di setiap kelurahan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, budaya merupakan identitas daerah yang tidak akan tergeser oleh perkembangan ekonomi kreatif. Justru keduanya dapat berjalan beriringan untuk mendukung pembangunan Kota Madiun sebagai kota wisata.

Kehadiran dalang cilik, sinden cilik, serta pelajar yang terlibat dalam pagelaran menjadi harapan baru bagi keberlangsungan warisan budaya tersebut.

Image Not Found
Penampilan memukau Dalang cilik Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Pemerintah Kota Madiun siap mendukung dan memfasilitasi para pelaku seni budaya agar terus berkarya dan melahirkan generasi penerus,” katanya.

Bagus juga mengajak para seniman untuk aktif menyampaikan gagasan dan program melalui pemerintah kelurahan agar dapat difasilitasi dalam berbagai kegiatan budaya. Menurutnya, kekayaan seni lokal akan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat di seluruh wilayah Kota Madiun.

Di sela kemeriahan acara, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada panggung pertunjukan. Bagus turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan setelah kegiatan usai. Ia mengajak para pedagang kaki lima, panitia, dan masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas publik sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Wayang kulit bukan sekadar pertunjukan yang menghidupkan kisah pewayangan. Di balik layar kelir, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga akar budaya, memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, sekaligus memperkuat identitas Kota Madiun sebagai daerah yang tumbuh bersama tradisi.

Di usia ke-108, Kota Madiun tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen bahwa seni budaya akan terus menjadi denyut kehidupan masyarakat, diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madiun mencatat telah membayarkan manfaat program jaminan sosial ketenaga kerjaan (Jamsostek) kepada peserta dengan total nilai sebesar Rp. 58,8 Miliar rupiah. Angka tersebut dari total TK klaim sebanyak 4.168 kasus klaim periode Januari hingga November 2025. Sementara data per 26 Desember 2025, tercatat […]

    Bagikan
  • BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen diprediksi memberi tekanan besar terhadap sektor properti, khususnya penjualan rumah berbasis Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pelaku usaha properti di Kota Madiun menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan memperberat cicilan konsumen. Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    Polres Magetan Gelar Buka Puasa Bersama Dan Nuzulul Qur’an, Perkuat Sinergi Dengan Forkopimda dan Perguruan Silat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kondusivitas selama bulan suci Ramadan dilakukan Polres Magetan dengan menggelar buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan 1447 H di Gedung Pesat Gatra. Acara tersebut turut melibatkan Forkopimda Magetan serta 18 pimpinan perguruan pencak silat. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Magetan Nanik […]

    Bagikan
  • Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan bahwa empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Magetan siap untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Keempat TPS yang telah ditinjau pada Jumat (21/3/2025) pukul 16.00 WIB meliputi TPS 001 dan TPS 004 di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, TPS 001 […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap 2 pemuda di wilayah Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupeten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (15/05/2025) di Mapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik Kapolres Madiun didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Andy Anton dan Kasi Humas Iptu Anita Puspitosari mengungkapkan telah mengantongi sebanyak […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    Dinkes Madiun Akan Lakukan Pembinaan Pelaku Usaha Kerupuk Yang Diduga Pakai Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun merespons temuan dugaan kandungan boraks pada sejumlah sampel takjil yang diuji oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya di kawasan Alun-Alun Caruban, Kamis (5/3/2026) sore. Pemerintah daerah menilai pengawasan tersebut penting untuk memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama Ramadan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr […]

    Bagikan
expand_less