Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman.
Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat sebanyak 133.988 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7. Sementara itu, jumlah penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 7 mencapai 153.177 pelanggan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung.
“Data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus mengalami perubahan seiring dengan adanya penjualan tiket dan perjalanan kereta api yang masih berlangsung,” ujar Tohari, Minggu (15/3/2026).
Untuk periode awal arus mudik pada 11–15 Maret 2026, tercatat sebanyak 27.532 pelanggan berangkat dari stasiun di wilayah Daop 7. Puncak keberangkatan sementara terjadi pada 14 Maret 2026 dengan jumlah 6.270 pelanggan.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang atau turun di wilayah Daop 7 pada periode yang sama mencapai 51.455 pelanggan. Angka kedatangan tertinggi juga terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 13.584 pelanggan.
“Khusus pada hari Minggu (15/3/2026) ini, sementara tercatat 5.074 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, sedangkan 10.052 pelanggan tercatat turun. Itu masih bisa berubah datanya,” jelasnya.
Tohari menambahkan, hingga saat ini masih tersedia sekitar 4.415 tempat duduk kereta api untuk periode pra-Angkutan Lebaran pada 15–20 Maret 2026, baik untuk kelas eksekutif maupun ekonomi.
“Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan layanan, KAI juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan barang bawaan selama perjalanan. Penumpang diminta memastikan barang tidak tertinggal di kereta maupun di area stasiun serta membawa barang sesuai kapasitas yang diperbolehkan demi menjaga kenyamanan bersama. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







