Berita Terkini
Trending Tags

Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung kejaksaan Kabupaten Ngawi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025).

Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai saksi atas dugaan gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Namun pada pemanggilan ketiga ini, ia kembali tidak hadir.

Menurut kuasa hukumnya, Dwi Prasetyo Wibowo, kliennya tengah menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi sejak Kamis malam (15/05/2025). Ia menyebutkan bahwa Winarto mengalami kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Kami diberi kabar bahwa beliau opname di rumah sakit semalam karena sakit hipertensi dan gula darah yang tinggi,” ujar Dwi saat ditemui di Kantor Kejari Ngawi.

Dwi memastikan bahwa ketidakhadiran Winarto bukan bentuk ketidakpatuhan terhadap proses hukum. Ia mengklaim kliennya tetap bersikap kooperatif dalam menghadapi proses penyidikan.

“Kondisinya memang tidak memungkinkan untuk hadir. Kami sudah menyerahkan surat keterangan dari rumah sakit sebagai bentuk itikad baik kami,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Senin (05/05/2025), Winarto sempat hadir memenuhi panggilan Kejari setelah sebelumnya absen pada pemanggilan pertama. Dalam pemeriksaan tersebut, ia dicecar 26 pertanyaan dan berada di ruang penyidik selama tiga jam. Namun usai pemeriksaan, Winarto enggan memberikan keterangan kepada awak media.

“Klien kami tetap akan mematuhi setiap tahapan pemeriksaan dari Kejaksaan. Kami tidak menghindar, hanya saja kondisi saat ini memang tidak memungkinkan,” pungkas Dwi.

Hingga saat ini, Kejari Ngawi belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah selanjutnya terkait ketidakhadiran saksi dalam kasus ini.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana Kereta Api

    Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana Kereta Api

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan prasarana perkeretaapian. Hal itu menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan curah hujan lebat serta cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Wagub Jatim, Emil Dardak saat Rapat Paripurna Sertijab Wali Kota Madiun

    Ini Arahan Wagub Jatim, Emil Dardak saat Rapat Paripurna Sertijab Wali Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2025-2030 turut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Dalam sambutannya, Emil menyampaikan arahan prioritas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Seperti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Emil menekankan agar Pemkot dan DPRD Kota […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan […]

    Bagikan
  • Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memanfaatkan bahan-bahan rongsokan dari bekas suku cadang mobil yang kondisinya rusak berat, Denpal V/1 Madiun di jajaran Korem 081/DSJ berhasil menciptakan mesin pencacah pakan ternak berkemampuan tinggi. Saat diuji coba langsung kepada para peternak di Madiun, kemampuan mesin itu diakui mampu menghancurkan berbagai limbah pertanian untuk pakan ternak. Bahkan mencacah […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    Harga Rajangan Tembakau Merosot, Luas Tanaman Juga Turut Menyusut

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca tidak menentu pada musim kemarau basah 2025 berdampak langsung pada kualitas tembakau di Kabupaten Madiun. Kondisi ini membuat harga jual tembakau rajangan milik petani di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, turun dari kisaran Rp. 48 ribu menjadi sekitar Rp. 45 ribu per kilogram. Suprawito, salah satu petani setempat, menyebut tembakau […]

    Bagikan
expand_less