Berita Terkini
Trending Tags

Warga Magetan Antusias Tukar Uang Pecahan Baru untuk Persiapan THR Lebaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 276
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia digelar di halaman Masjid Agung Magetan, (9/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Antusiasme warga terlihat saat layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia digelar di halaman Masjid Agung Magetan, Senin (9/3/2026) siang. Masyarakat datang untuk menukarkan uang lama dengan pecahan baru yang akan digunakan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran.

Penukaran uang ini merupakan bagian dari layanan kas keliling yang difasilitasi Bank Indonesia. Warga yang ingin menukar uang diwajibkan terlebih dahulu mendaftar secara daring melalui aplikasi atau situs PINTAR BI guna mendapatkan kuota penukaran.

Salah satu warga, Septiana Mustika, mengaku menukar uang sebesar Rp2,8 juta dalam layanan tersebut. Ia menyebut proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Pintar dan harus cepat agar mendapatkan kuota.

“Ini sedang penukaran uang recehan di Bank Indonesia. Tadi saya tukar dua koma delapan juta. Prosesnya lewat aplikasi Pintar, ikut di periode kedua, dan untungnya di sepuluh menit pertama langsung connect ke sini jadi langsung dapat,” ujar Septiana.

Menurutnya, uang pecahan baru tersebut akan digunakan untuk keperluan THR bagi anak-anak saat perayaan Lebaran nanti.

“Untuk THR tentunya, di event Lebaran ini biasanya untuk anak-anak pasti dikasih THR,” tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Dini Trisna Restiana, yang datang untuk menukar uang sebagai persiapan memberikan THR kepada para keponakannya. “Sedang nukar uang buat kasih THR ponakan,” katanya.

Image Not Found
Kuota penukaran uang terbatas untuk 300 orang, Foto : Kusnanto

Dini menuturkan, dirinya menukar uang sebesar Rp2,8 juta dengan berbagai pecahan, mulai dari Rp1.000 hingga Rp20.000.

“Ada sepuluh ribu, dua puluh ribu, lima ribu, dua ribu, sama seribuan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses mendapatkan kuota penukaran tidak selalu mudah karena harus bersaing dengan banyak pendaftar lain di aplikasi.

“Syaratnya harus sabar nunggu di aplikasi Pintar dan tidak meninggalkan websitenya. Kalau ditinggal nanti bisa reset lagi dan lebih lama. Saya sendiri daftar di aplikasi sampai tiga jam,” ungkap Dini.

Setelah berhasil mendapatkan jadwal melalui aplikasi, warga tetap harus mengambil nomor antrean di lokasi penukaran sebelum melakukan transaksi penukaran uang.

Layanan penukaran uang ini dibuka secara terbatas, periode kali ini di sediakan hanya 300 kuota dengan maksimal penukaran Rp5,3 juta. Melalui layanan kas keliling tersebut, Bank Indonesia berupaya mempermudah masyarakat memperoleh uang pecahan baru menjelang Hari Raya Idulfitri. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun tetap berjalan meski belum mengantongi izin resmi. Aktivitas pembangunan masih berlangsung bahkan setelah proyek tersebut mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun. Pantauan dilapangan, terlihat tiga pekerja masih […]

    Bagikan
  • Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorgo – Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkurang selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah. ASN hanya bekerja selama 32,5 jam per pekan, lebih sedikit lima jam dari biasanya yang mencapai 37,5 jam per pekan. Kebijakan itu tertuang dalam surat perihal jadwal jam kerja bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 […]

    Bagikan
  • Eks Dumilah Park Dilirik Investor, Pemkot Madiun Siapkan Tim Ahli

    Eks Dumilah Park Dilirik Investor, Pemkot Madiun Siapkan Tim Ahli

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dumilah Park yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi Kota Madiun telah lama dilirik investor. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyatakan tengah menyiapkan mekanisme seleksi serta tim ahli untuk menindaklanjuti minat kerja sama pengelolaan aset tersebut. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengungkapkan bahwa investor yang datang baru sebatas menyampaikan ketertarikan […]

    Bagikan
  • 2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan dua pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di wilayahnya terinfeksi penyakit menular seksual, masing-masing HIV dan sifilis (raja singa). Temuan itu diketahui usai dilakukan rapid test pada Senin (26/05/2025) malam. Pemeriksaan dilakukan setelah enam PSK dan dua pengelola warung remang-remang diamankan Satpol PP dalam […]

    Bagikan
  • Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang keberangkatan ibadah haji, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo mulai menyerahkan koper mereka ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo pada Rabu (14/05/2025). Suasana pengumpulan koper berlangsung unik, lantaran banyak koper yang dihiasi dengan berbagai aksesori, mulai dari boneka hingga foto diri bersama keluarga. Inisiatif ini datang dari Kelompok […]

    Bagikan
  • Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Alun-Alun Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (2/5/2025), diwarnai insiden belasan siswi tumbang akibat kelelahan dan cuaca panas. Sebanyak 12 pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti upacara tersebut terlihat lemas, bahkan beberapa di antaranya mengalami kram dan pusing saat prosesi […]

    Bagikan
expand_less