
Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 300 ton hingga Jumat (08/08/2025). Capaian ini menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Jawa Timur.
Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota Madiun. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perdagangan (Disdag), dan sejumlah instansi lainnya.
“Ini adalah penjualan SPHP tertinggi di Jawa Timur,” ujar Agung pada Senin (11/08/2025).
Bulog menargetkan penyaluran SPHP periode Juli hingga Desember 2025 mencapai 9.500 ton. Saat ini, stok yang tersedia sekitar 50 ribu ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama setahun penuh.
Agung mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong. “Tidak perlu khawatir, pasokan aman,” tegasnya.
Penyaluran beras SPHP dilakukan melalui kerja sama dengan Polri, TNI, pasar tradisional, kios binaan, serta lewat program Gelar Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan GPM di Lapangan Gulun, terjual 2,7 ton beras yang dinikmati 210 penerima.
Dengan distribusi yang merata dan masif, Bulog optimistis harga beras di pasaran dapat ditekan, inflasi tetap terkendali, dan masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau.
Surya – Sinergia