Berita Terkini
Trending Tags

Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun sedang melakukan panen cabai, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar.

Kegiatan ini disambut dengan gembira oleh siswa-siswi SDN Mojorejo 2. Mereka tampak antusias mengikuti panen hasil kebun dan kolam sekolah yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan.

Menurut Wali Kota Maidi, pemanfaatan lahan sekolah menjadi taman produktif adalah wujud nyata dari ketahanan pangan yang harus terus dipertahankan.

“Sekolah dengan lahan luas yang belum dimanfaatkan harus kita olah menjadi taman produktif. Seperti di SDN Mojorejo 2 ini, ada tanaman cabai, sayur-sayuran, dan ikan lele. Anak-anak harus dikenalkan sejak dini agar gemar makan ikan dan sayur. Dengan begitu, ketahanan pangan kita bagus, makanan bergizi terpenuhi, dan anak-anak bisa tumbuh cerdas,” ujarnya.

Image Not Found
Wali Kota Madiun di dampingi Wakil Walikota Madiun memanen ikan lele, Foto : Surya – Sinergia

Wali Kota menambahkan, saat ini di SDN Mojorejo 2 sudah ada sekitar 700 tanaman cabai dan sayuran lainya. Tiap siswa dan guru bertanggung jawab merawat dua pohon cabai, ditambah sayuran dan ikan lainnya. Hasil panen nantinya akan dibawa pulang oleh siswa.

“Kalau sudah panen, nanti anak-anak sendiri yang membawanya pulang. Ini bisa membantu menekan inflasi,” tambahnya.

Kepala SDN Mojorejo 2, Nanik Wardhani, menyampaikan bahwa sekolah mendukung penuh program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.

“Kami sangat setuju dengan program ini. Anak-anak bisa belajar cara merawat sayuran, memahami inflasi, dan sekolah ikut berperan dalam gerakan pengendalian harga. Ada sekitar 700 tanaman seperti cabai, kangkung, sawi, dan terong. Untuk perawatannya, kami libatkan siswa dengan jadwal bergilir dan didampingi guru,” jelas Nanik.

Program ini menjadi langkah konkret dalam membentuk karakter siswa sekaligus mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik langsung di lapangan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sumi Amatredjo (78), seorang jemaah haji asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Almarhumah wafat setelah melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Sabtu (08/06/2025) dini hari. Kabar meninggalnya Sumi Amatredjo pertama kali disampaikan secara langsung oleh petugas dari Kementerian Agama […]

    Bagikan
  • Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    Kapolres Madiun Kota Himbau Karnaval HUT ke-80 RI Patuhi Batasan Penggunaan Sound System

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banyak event atau karnaval yang memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak jarang perayaan itu menggunakan sound berukuran besar atau biasa dikenal masyarakat sound horeg. Menyikapi hal itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengimbau masyarakat dan panitia karnaval untuk memahami batasan sound system selama kegiatan. Menurutnya, pelaksanaan karnaval […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 51
    • 0Komentar

     Sinergia | Jakarta – Dr. Maidi dan F Bagus Panuntun telah resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun. Prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto serentak kepada 961 kepala dan wakil kepala daerah di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Usai dilantik, Wali Kota Madiun, Maidi tidak langsung kembali ke Kota Pecel.  Maidi akan […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sahkan Dua Raperda Inisiatif, Dorong Transformasi Digital dan Pendidikan Inklusif

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sahkan Dua Raperda Inisiatif, Dorong Transformasi Digital dan Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan DPRD Kota Madiun mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD setempat pada Jumat (31/10/2025). Kedua regulasi tersebut yakni Raperda tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Menuju Telaga Sarangan, Listrik Padam

    Pohon Tumbang Lumpuhkan Akses Jalan Menuju Telaga Sarangan, Listrik Padam

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Akses jalan menuju kawasan wisata Telaga Sarangan lumpuh total setelah sebuah pohon besar tumbang dan menimpa jaringan listrik milik PLN di Jalan Lawu Lama, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan, Rabu (7/5/2025) malam. Pohon jenis Pasang Kapur dengan lingkar batang sekitar 110 cm roboh sekitar pukul 19.00 WIB, usai hujan disertai angin […]

    Bagikan
  • Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    Jumlah Kasus PMK Terus Meningkat, 91 Ekor Ternak Mati di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Ngawi terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (13/1/2025) tercatat sudah ada 714 kasus PMK dengan 91 ekor ternak yang mati akibat wabah tersebut. Meskipun demikian, 381 ekor ternak dilaporkan sudah sembuh dari penyakit ini. “Wabah PMK memang sudah meluas tidak […]

    Bagikan
expand_less