Berita Terkini
Trending Tags

Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Heru Setiawan, bersama ODGJ yang dirawat di rumahnya, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya.

Dari kamar sederhana itulah, Heru memberikan harapan hidup untuk lebih baik bagi mereka yang membutuhkan. Ratusan ODGJ telah dirawat sejak 2007 hingga sekarang. Tempat tinggal yang layak dan yang terpenting memberi mereka harapan untuk sembuh.

“Kalau yang kesini itu dari berbagai daerah. Ada yang diantar keluarga, ada juga yang saya temukan tanpa identitas. Kalau untuk sembuh itu tergantung kondisi pasiennya, ada yang cepat ada juga yang butuh bertahun-tahun,” ujar Heru.

Heru yang juga menjabat Kepala Dusun Krajan ini mengakui perjalanannya tak selalu mudah. Awalnya, keluarga menolak keputusannya membawa pulang ODGJ. Penolakan itu bukan tanpa alasan, melainkan sebagian sering mengamuk lantaran kondisi mental yang tak stabil.

“Ya bisa dimaklumi kalau awal-awal itu sempat menolak (Keluarga-red). Tetapi seiring waktu, keluarga mulai mengerti dan akhirnya turut membantu merawat. Kami juga menyisihkan gaji untuk membiayai hidup para pasien,” kisahnya.

Kasih sayang Heru dan keluarga yang selama ini merawat para ODGJ sangat dirasakan. Para pasien seakan mendapatkan kehangatan dan perhtian layaknya keluarga sendiri.

“ Saya sudah dirawat disini sekitar 4 tahun. Betah disini karena kebaikan dari bapak heru dan keluarganya. Kalau rindu rumah pastinya rindu, tetapi masih betah disini,” ujar Soini salah satu pasien.

Untuk membiayai perawatan, Heru dan keluarga membuka usaha catering, memelihara ikan, ayam hingga kucing untuk dijual. Semuanya dilakukan tanpa bantuan dari pemerintah. Baginya, merawat ODGJ adalah bentuk perjuangan membebaskan mereka dari “penjajahan” batin dan penderitaan hidup.

“Ini sudah menjadi ikhtiar saya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, khususnya mereka OGDJ. Pengabdian ini sampai nafas terakhir saya. Ini bagian kemerdekaan sesungguhnya ketika melihat mereka yang terluka jiwanya bisa kembali tersenyum dan menjalani hidup tanpa belenggu,” pungkas Heru.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Pulung Bagikan Daging Kurban dengan Bungkus Daun Pisang

    Polsek Pulung Bagikan Daging Kurban dengan Bungkus Daun Pisang

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ada suasana berbeda dalam pembagian daging kurban di Mapolsek Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (28/5/2026). Jika umumnya daging kurban dibagikan menggunakan kantong plastik, jajaran Polsek Pulung justru memilih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus alami. Tradisi yang akrab disebut warga sebagai “berkat” itu dilakukan sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus […]

    Bagikan
  • 4 Tersangka Narkotika Diciduk Polres Magetan, 37 Gram Sabu-Sabu Diamankan

    4 Tersangka Narkotika Diciduk Polres Magetan, 37 Gram Sabu-Sabu Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satresnarkoba Polres Magetan mengamankan empat tersangka jaringan narkoba lintas wilayah dalam operasi yang digelar di dua kecamatan berbeda pada Kamis (24/4/2025) lalu. Dalam kasus ini, barang bukti yang disita dari tangan tersangka mencapai 37,66 gram, ganja sintetis 0,99 gram, ganja kering 8,45 gram, dan 31 butir ekstasi. Kasat Resnarkoba Polres Magetan, […]

    Bagikan
  • Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    Kurir Cantik Perkara Narkotika 1 Kg Hadapi Tuntutan 17 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Seorang perempuan berinisial IIR (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, harus menghadapi tuntutan berat atas keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 17 tahun atas perannya sebagai kurir narkoba. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice kembali dibuka Polres Magetan terkait kasus penganiayaan terhadap anak berinisial B, warga Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan. Dalam insiden yang terjadi pada 27 November lalu itu, B diduga dipergoki mencuri velg truk senilai sekitar Rp.120 ribu oleh Bambang Sutrisno (46), pemilik bengkel setempat. Emosi tak […]

    Bagikan
  • Ramai ASN Keluyuran saat Jam Kerja, Bupati Magetan Terbitkan SE Larang Ngopi hingga Belanja

    Ramai ASN Keluyuran saat Jam Kerja, Bupati Magetan Terbitkan SE Larang Ngopi hingga Belanja

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) selama jam kerja. Kebijakan tersebut diterbitkan setelah aktivitas sejumlah ASN yang masih terlihat nongkrong di warung kopi, makan di restoran, berbelanja hingga menjemput anak saat jam dinas menjadi sorotan. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.5.2/11/403.013/2026 […]

    Bagikan
  • Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    Pekan Pertama Seleksi Sekda Kabupaten Madiun Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun yang dibuka sejak 13 Januari 2026 masih minim peminat. Hingga memasuki pekan pertama pendaftaran, belum satu pun pelamar yang mengirimkan berkas. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengatakan, pendaftaran seleksi Sekda masih dibuka hingga 28 Januari 2026. […]

    Bagikan
expand_less