Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Cari Umpan Udang Untuk Memancing, Pelajar Tenggelam di Embung Duwetsewu Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 242
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lokasi korban tenggelam di Embung Duwetsewu. Proses evakuasi oleh petugas gabungan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Seorang remaja bernama ADK (17), warga Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dilaporkan tenggelam di Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Minggu (9/11/2025) sore. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan dari BPBD Magetan, Polsek Ngariboyo, dan relawan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat terlihat berdiri di tepi embung sambil mencari udang untuk dijadikan umpan memancing. Tak lama berselang, korban diduga terpeleset dan jatuh ke air. Meski sempat ditolong oleh teman-temannya dan seorang pemancing, upaya penyelamatan gagal karena tubuh korban terseret ke bagian tengah embung yang cukup dalam dan berlumpur.

Kepala Desa Baleasri, Juremi, membenarkan bahwa korban datang bersama sejumlah temannya untuk memancing. “Anak-anak itu ada delapan orang. Mereka awalnya cari udang buat umpan mancing. Korban ini terpeleset dan sempat ditarik sama teman-temannya, tapi susah. Akhirnya tenggelam dan tidak bisa diselamatkan,” ujar Juremi.

Tim BPBD Magetan yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian manual. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi embung yang dalam, sekitar tiga hingga lima meter. Anggota BPBD Magetan, Nanang Jatmiko Tohid, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar satu jam setelah laporan masuk.

“Kami dapat laporan sekitar pukul setengah lima dan korban ditemukan pukul setengah enam. Lokasinya hanya sekitar dua sampai tiga meter dari titik awal korban jatuh. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi tenggelam dan langsung dievakuasi menggunakan alat jangkar,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngariboyo AKP Suparminto menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni. “Korban terpeleset saat mencari umpan udang dan tidak bisa berenang. Teman-temannya yang ada di lokasi sempat mencoba menolong, tapi karena kondisi licin dan gerimis, mereka gagal menyelamatkan. Tidak ditemukan tanda kekerasan, jadi ini murni karena tenggelam,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke Puskesmas Ngariboyo untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Korban diketahui masih berstatus pelajar kelas XI SMK di Magetan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, memiliki tradisi tahunan bertajuk Ketupat Asyura yang dilaksanakan pada Senin malam (07/07/2025) bertepatan dengan 11 Muharram. Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan ketupat oleh dua perguruan pencak silat besar di Madiun, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan […]

    Bagikan
  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • Sidak Kelompok Ternak, Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Tekankan Percepatan Vaksinasi PMK

    Sidak Kelompok Ternak, Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Tekankan Percepatan Vaksinasi PMK

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Anggota Komisi B DPRD kabupaten Madiun melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di peternakan sapi milik kelompok ternak Senang Makmur yang berada di desa Mojorejo kecamatan Kebonsari, Jumat (31/1/2025).  Sidak tersebut untuk mengawasi langsung pendistribusian vaksin bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 3.525 dosis. Info yang diperoleh dalam sidak ini Dinas Ketahanan […]

    Bagikan
  • Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa penemuan barang mencurigakan di ruas Tol Ngawi–Kertosono KM 604+700 arah A pada Jumat (15/08/2025) masih menyisakan tanda tanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.  Direktur PT JNK Arie Irianto menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kebersihan tol menemukan sebuah goodie bag kuning di bahu […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan tetap menjadi jujugan destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Hal itu terlihat dari belasan ribu wisatawan baik lokal maupun luar daerah yang berkunjung tiap harinya saat momen libur lebaran 2025. Bahkan, akhir pekan lalu tercatat sekitar 20 ribu pengunjung. “Ya kesini bersama keluarga. Pilih ke Telaga Sarangan itu karena […]

    Bagikan
expand_less