Berita Terkini
Trending Tags

Cari Umpan Udang Untuk Memancing, Pelajar Tenggelam di Embung Duwetsewu Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lokasi korban tenggelam di Embung Duwetsewu. Proses evakuasi oleh petugas gabungan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Seorang remaja bernama ADK (17), warga Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dilaporkan tenggelam di Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Minggu (9/11/2025) sore. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan dari BPBD Magetan, Polsek Ngariboyo, dan relawan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat terlihat berdiri di tepi embung sambil mencari udang untuk dijadikan umpan memancing. Tak lama berselang, korban diduga terpeleset dan jatuh ke air. Meski sempat ditolong oleh teman-temannya dan seorang pemancing, upaya penyelamatan gagal karena tubuh korban terseret ke bagian tengah embung yang cukup dalam dan berlumpur.

Kepala Desa Baleasri, Juremi, membenarkan bahwa korban datang bersama sejumlah temannya untuk memancing. “Anak-anak itu ada delapan orang. Mereka awalnya cari udang buat umpan mancing. Korban ini terpeleset dan sempat ditarik sama teman-temannya, tapi susah. Akhirnya tenggelam dan tidak bisa diselamatkan,” ujar Juremi.

Tim BPBD Magetan yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian manual. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi embung yang dalam, sekitar tiga hingga lima meter. Anggota BPBD Magetan, Nanang Jatmiko Tohid, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar satu jam setelah laporan masuk.

“Kami dapat laporan sekitar pukul setengah lima dan korban ditemukan pukul setengah enam. Lokasinya hanya sekitar dua sampai tiga meter dari titik awal korban jatuh. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi tenggelam dan langsung dievakuasi menggunakan alat jangkar,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngariboyo AKP Suparminto menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni. “Korban terpeleset saat mencari umpan udang dan tidak bisa berenang. Teman-temannya yang ada di lokasi sempat mencoba menolong, tapi karena kondisi licin dan gerimis, mereka gagal menyelamatkan. Tidak ditemukan tanda kekerasan, jadi ini murni karena tenggelam,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke Puskesmas Ngariboyo untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Korban diketahui masih berstatus pelajar kelas XI SMK di Magetan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    Kuatkan Ketahanan Pangan, Maidi Dorong Sekolah Tanam Sayur dan Budidaya Ikan

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Madiun, melakukan panen sayuran dan ikan lele di SDN Mojorejo 2 pada Jumat pagi (02/05/2025). Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan sistem absensi berbasis barcode yang dinamakan Sibabe atau Sistem Barcode Absensi Belajar. Kegiatan ini disambut […]

    Bagikan
  • Pria Diduga Maling Motor di Ngawi Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

    Pria Diduga Maling Motor di Ngawi Ternyata Penderita Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah video amatir berdurasi singkat menghebohkan jagad maya. Rekaman tersebut memperlihatkan kerumunan warga yang tengah mengamankan seorang pria di depan sebuah rumah. Dalam video tampak seorang pria digelandang hingga terjadi ketegangan karena ia sempat melawan ketika hendak dimasukkan ke dalam mobil ambulans. Dalam rekaman terdengar narasi yang menyebut bahwa pria tersebut […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di RPH Magetan, Pembagian Daging oleh Masjid Agung Baitussalam

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Potong Hewan (RPH) Magetan menjadi lokasi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Minggu (08/06/2025). Sapi jenis limosin dengan bobot mendekati satu ton itu dipotong bersamaan dengan 10 ekor sapi kurban lainnya milik warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Wabup Madiun Pimpin DPC PKB, Hindari Sekat Faksi dan Merangkul Semua Elemen

    Wabup Madiun Pimpin DPC PKB, Hindari Sekat Faksi dan Merangkul Semua Elemen

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menunjuk dr. Purnomo Hadi sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Madiun definitif untuk periode 2026–2031. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi kepengurusan PKB yang dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. dr. Purnomo Hadi mengungkapkan, pengumuman penunjukan calon […]

    Bagikan
  • Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan. Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, […]

    Bagikan
  • Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    Minyak Goreng Mahal dan Langka, Pelaku UMKM Ngawi Terpaksa Menaikkan Harga

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Lonjakan harga minyak goreng yang diiringi kelangkaan pasokan di pasaran memberikan tekanan serius bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Untuk menjaga keberlangsungan usaha, para pelaku UMKM akhirnya menyesuaikan harga jual produk, meski konsekuensinya berisiko ditinggalkan pelanggan. Kondisi ini terlihat di sentra keripik tempe Desa […]

    Bagikan
expand_less