Berita Terkini
Trending Tags

Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Dusun Karang Sengon terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Miris. Warga Dusun Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Bahkan, anak-anak sekolah harus digendong orang dewasa agar bisa sampai ke sekolah dengan selamat.

Sungai tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga. Saat debit air normal dan surut, warga masih bisa menyeberang dengan berjalan kaki. Namun ketika banjir datang, aktivitas warga lumpuh total.

Soiman (40), warga setempat, mengatakan kondisi itu sudah berlangsung lama. Dahulu sempat ada jembatan bambu, namun tidak bertahan lama setelah diterjang banjir. “Dulu ada jembatan bambu, tapi putus sejak 2006. Cuma bertahan beberapa bulan. Habis itu kena banjir dan tidak ada lagi sampai sekarang,” ujarnya.

Menurut Soiman, warga tidak memiliki pilihan lain. Memang ada jalan alternatif, namun jaraknya cukup jauh. “Ada jalan lain, tapi harus jalan kaki kurang lebih tiga kilometer. Lewat sini paling dekat. Kalau banjir ya tidak bisa menyeberang,” katanya.

Ia menyebut, ada lima siswa dari dusun tersebut yang setiap hari harus melewati sungai untuk bersekolah, terdiri dari dua anak TK serta siswa SD dan SMA. “Kalau banjir, anak-anak tidak bisa sekolah. Pernah banjir sampai dua kali besar. Airnya tinggi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Katijem (50), warga lainnya. Ia mengatakan akses sungai merupakan satu-satunya jalur bagi warga. “Tiap hari lewat sini, tidak ada jalan lain. Kalau banjir ya tidak masuk sekolah, tidak bisa nyeberang,” tuturnya.

Menurut Katijem, jika tidak ada orang dewasa yang membantu, anak-anak tidak bisa menyeberang. Bahkan orang dewasa pun tak berani jika air sudah tinggi. “Pernah banjir sepinggang, ya tidak berani. Biasanya sampai tiga hari tidak bisa nyeberang,” ungkapnya.

Image Not Found
Warga Dusun Karang Sengon terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Foto : Ega – Sinergia

Ia menambahkan, jembatan bambu yang dulu dibangun warga juga sudah dua kali rusak akibat banjir.

Sementara itu, Kepala Desa Sidoharjo, Sarmin, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, di Dusun Karang Sengon terdapat sejumlah rumah yang memang menggantungkan akses pada jalur tersebut.

“Dulu memang ada jembatan bambu. Warga tiap hari lewat situ. Kalau banjir ya tidak bisa lewat,” katanya.

Namun, untuk pembangunan jembatan permanen, pihak desa mengaku masih terkendala anggaran. “Kalau mau membuatkan jembatan, anggaran desa belum cukup,” pungkasnya.

Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah agar akses jembatan permanen dapat segera dibangun, sehingga aktivitas dan pendidikan anak-anak tidak lagi terhambat setiap kali banjir melanda.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
  • Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman. Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Empat hari sebelum penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SDN Wayut 01 Kabupaten Madiun belum menerima satu murid pun. Pihak sekolah hingga kini terus berupaya menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Kepala Sekolah Sri Hartatik mengatakan, berbagai strategi dilakukan, mulai dari memasang banner hingga mempercantik lingkungan […]

    Bagikan
  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lagi ada rencana liburan ke Banyuwangi? Sekarang waktunya pas banget! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kasih promo spesial buat kamu yang naik KA Wijayakusuma — diskon tiket 10 persen khusus untuk kelas eksekutif. Promo ini hadir untuk memeriahkan event budaya Gandrung Sewu 2025, yang jadi salah satu acara […]

    Bagikan
expand_less