Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Dampak Atap Ruang Kelas Roboh, Try Out Kelas 6 SDN Bukur 02 Dipindahkan 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi atap ruang Kelas 6 SDN Bukur 02 Kecamatan Jiwan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Atap ruang Kelas 6 SDN Bukur 02 Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun pada Minggu malam (04/05/2025) roboh tertimpa pohon.  Akibatnya aktifitas belajar mengajar khususnya ujian try out yang saat ini sedang dijalani 8 siswa siswi kelas 6 SDN tersebut dipindahkan ke ruang kelas IV. 

Kepala SDN Bukur 02, Heny Erawati, menerangkan ruang kelas yang rusak tersebut biasa digunakan oleh siswa kelas VI yang saat ini sedang menjalani masa ujian tryout. Agar proses belajar tetap berlangsung, siswa kelas VI dipindahkan sementara ke ruang kelas IV. Sedangkan siswa kelas IV digabung dengan kelas V.

“Kami utamakan kelas VI agar tetap nyaman karena mereka sedang menjalani tryout. Jadi sementara kami alihkan,” jelas Heny, Selasa (06/5/2025).

Image Not Found
Kondisi Toilet Siswa Juga Terancam Roboh, Upaya Perbaikan Terkendala Aset, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Selain ruang kelas, Heny juga mengungkapkan bahwa rumah dinas guru dan fasilitas toilet sekolah turut mengalami kerusakan. Ironisnya, saat ini SDN Bukur 02 tidak memiliki toilet yang dapat digunakan.

“Kami sudah melaporkan juga terkait toilet yang rusak, tapi kendalanya mungkin ada di status kepemilikan bangunan. Sementara ini, guru yang rumahnya dekat terpaksa pulang jika butuh ke toilet,” ujar Heny.

Di tempat yang sama Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Nur Arif Indro Karyoto menjelaskan, saat ini SD Bukur 02  hanya memiliki empat ruang kelas dan satu ruang guru yang dinilai tidak memadai.

“Fasilitas pendidikannya kurang. Idealnya memang membutuhkan tambahan ruang kelas. Tapi karena keterbatasan lahan, solusinya adalah membangun secara bertingkat,” ujar Nur Arif.

Namun, persoalan tidak berhenti pada keterbatasan lahan. Status kepemilikan tanah juga menjadi kendala. Saat ini, lahan SD Bugur belum tercatat sebagai aset milik pemerintah daerah. Hal ini menghambat proses rehabilitasi maupun pembangunan fasilitas pendidikan.

“Status tanahnya masih milik desa, belum hak pakai atas nama pemda. Sementara untuk mendapatkan bantuan rehab atau pembangunan dari pemerintah, syarat mutlaknya adalah status tanah tersebut harus hak pakai atas nama pemerintah daerah,” jelasnya.

Pihak sekolah berharap ada penanganan cepat dari instansi terkait, mengingat kerusakan yang terjadi cukup mengganggu kegiatan belajar mengajar, terutama di masa penting seperti ujian akhir.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterjang Longsor, Tembok Rumah Warga di Poncol Magetan Jebol

    Diterjang Longsor, Tembok Rumah Warga di Poncol Magetan Jebol

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bencana tanah longsor Kembali terjadi di wilayah Poncol Kabupaten Magetan. Puluhan warga dibantu anggota BPBD serta Tagana dan TNI-Polri, Kamis (27/2/2025) pagi berjibaku mengevakuasi material longsor yang menimbun sebagian rumah milik Kasiran (69) warga Dukuh Templek Desa Gonggang Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Menurut informasi, hujan lebat yang terjadi di lereng […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga. Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • 1 KK Warga Kabupaten Madiun Ikuti Program Transmigrasi ke Kabupaten Sidrap

    1 KK Warga Kabupaten Madiun Ikuti Program Transmigrasi ke Kabupaten Sidrap

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun memfasilitasi warga Kabupaten Madiun mengikuti program transmigrasi dari Kementerian Transmigrasi RI. Seperti dalam pemberangkatan keluarga Anton Wibowo (35) warga Desa Tanjungrejo Kecamatan Kebonsari di Ruang Graha Praja Mukti Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun pada Senin (15/12/2025). Yang bersangkutan menjadi transmigran dengan tujuan UPT. […]

    Bagikan
  • Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    Mencari Orang Hilang Dengan Alat Dapur, Berhasil Ditemukan Sekitar Hutan Sambit

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pencarian Suwito (54), warga Desa Karanganyar, Kec Pule, Trenggalek, yang hilang di kawasan hutan rakyat Desa Temon, Kec Ngrayun, Ponorogo, memasuki hari kelima atau hingga Jumat (2012/2024). Upaya pencarian dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti tampah, linggis, dan wajan yang dipukul, dikenal dengan istilah “buk buk theng.” Suwito akhirnya berhasil ditemukan […]

    Bagikan
  • Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    Ratusan Buruh Magetan Gelar Apel Kebangsaan, Teguhkan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dalam upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya, Polres Magetan menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang digelar serentak di dua titik pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan berlangsung di PG Poerwodadi Glodok, Kecamatan Karangrejo, serta di PT. Admira (Alam Damai Mitra Raya), Kecamatan Sukomoro. Ratusan buruh dari masing-masing perusahaan mengikuti apel […]

    Bagikan
expand_less