Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 85
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Madiun getol melakukan aksi nyata untuk penerimaan pajak. Hasilnya, dari target Rp. 30 milyar PBB-P2 di tahun 2026, sudah masuk ke kas daerah sekitar Rp. 6,3 miliar. Kolaborasi atara Bapenda dan Bank Jatim mengerahkan 4 petugas khusus berkeliling menggunakan mobil di 62 desa. Konsep pembayaran mobil keliling sudah dijalankan sejak tahun 2023. Khusus tahun 2026, Bapenda dan Bank Jatim membuka pos keliling pembayaran PBB-P2 di 62 desa terhitung tanggal 20 Mei 2026 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2026.
“Pelayanan dijalankan adalah penerimaan setoran PBB secara kolektif dan individu, sosialisasi self service pembayaan menggunakan QRIS dan aplikasi New Jconnect dari Bank Jatim,” kata Sekretaris Bapenda, Ari Nursurahmad, Jumat (29/05/2026).
Dijelaskan Ari, manfaat mobil keliling warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota atau kantor bank terdekat untuk melakukan pembayaran, sehingga menghemat biaya transportasi dan waktu.
Selain juga cukup terbantu untuk disiplin melakukan kewajiban pajaknya tepat waktu, sehingga terhindar dari denda atau keterlambatan.
“Memang sasaran kita adalah desa-desa yang berada jauh dari bank dan menjadi prioritas pembukaan pos pembayaran keliling,” ungkap Ari.
Respons positif masyarakat tercermin dari tingginya jumlah transaksi pembayaran PBB-P2 selama pelaksanaan pos keliling. Warga kini menunjukkan pergeseran perilaku yang signifikan dengan beralih menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran utama. Hal ini membuktikan bahwa kemudahan sistem cashless yang ditawarkan mampu diterima dengan cepat oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi dan kecepatan rekonsiliasi penerimaan pajak daerah.
“Selain itu banyak wajib pajak yang secara aktif mendaftarkan diri serta mengaktifkan layanan mobile banking New Jconnect Mobile,” tegas Ari.
Program ini mencatat dalam satu hari bisa melayani lebih dari 100 transaksi berbasis QRIS. Adapun teller yang diterjunkan dari Bank Jatim 2 orang dan petugas dari Bapenda 2 orang. (Ndor/Kris)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





