Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tampak kabel optik di Magetan mulai semrawut, (26/02/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan mulai menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas kota. Penertiban melibatkan delapan provider dan difokuskan pada kawasan Alun-Alun serta beberapa titik utama lainnya.

Kepala Diskominfo Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan langkah ini dipercepat agar kondisi kabel tidak semakin semrawut. “Penataan sudah dimulai. Delapan provider terlibat dan tahap awal menyasar area pusat kota,” ujarnya.

Provider mulai mengikat, merapikan, hingga mengidentifikasi kepemilikan kabel. Banyak temuan kabel crossing, menggantung, hingga tidak berpengaku. Cahaya menegaskan, pembenahan harus dilakukan oleh pemilik kabel untuk menghindari konflik.

“Kabel milik mereka, jadi yang merapikan juga mereka. Identifikasi ini penting supaya tidak saling menyalahkan,” jelasnya.

Enam titik prioritas penataan diantaranya kawasan Alun-Alun Magetan, Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Pasar Sayur, jalur Pasar Baru menuju Pasar Sayur, dan di Jalan Pahlawan terutama Depan Kodim 0804/Magetan.

Diskominfo juga mengevaluasi daya tampung tiang yang selama ini memikul puluhan hingga ratusan jalur kabel. Selain kabel udara, beberapa provider sudah menggunakan jalur bawah tanah sehingga tidak ikut penataan di atas.

Image Not Found
Cahaya Wijaya, Kepala Diskominfo Magetan

Cahaya mengapresiasi provider yang mulai merapikan kabelnya. “Mereka berbisnis di Magetan, jadi harus peduli pada keindahan kota. Terima kasih atas kerja samanya meski belum optimal,” ujarnya.

Penertiban ini menjadi langkah awal sebelum penataan menyeluruh dilakukan. Pemerintah memastikan evaluasi lanjutan akan terus berjalan hingga jalur kabel di kota lebih tertib dan aman. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat akibat anjloknya serapan pasar dan tingginya biaya produksi. Dalam dua bulan terakhir, telur hasil produksi menumpuk di gudang, sementara harga pakan ternak terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat para peternak terancam mengalami kerugian besar hingga gulung tikar. Fenomena […]

    Bagikan
  • Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual […]

    Bagikan
  • Sparta Pena FC Tundukkan Bank Jatim 3-2, Tim Media Melaju ke Perempat Final 

    Sparta Pena FC Tundukkan Bank Jatim 3-2, Tim Media Melaju ke Perempat Final 

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sparta Pena FC memastikan satu tempat di babak perempat final Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun Cup 2026 setelah menaklukkan Bank Jatim dengan skor 3-2. Kemenangan dramatis itu diraih dalam laga Grup D yang berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (6/6/2026). Hasil tersebut membuat tim yang diperkuat para […]

    Bagikan
  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
  • Dua Korban Ledakan Petasan Masih Dirawat Intensif, Satu Alami Luka Bakar 36 Persen

    Dua Korban Ledakan Petasan Masih Dirawat Intensif, Satu Alami Luka Bakar 36 Persen

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia Ponorogo — Dua korban selamat dalam insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Salah satu korban mengalami luka bakar cukup serius hingga harus dirawat di ruang ICU. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis. Tim dokter melakukan […]

    Bagikan
  • Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo memastikan tidak pernah menerbitkan paspor atas nama Dewi Astutik, warga Kabupaten Ponorogo yang kini menjadi buronan dalam kasus penyelundupan sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau. Nama Dewi Astutik mendadak viral setelah disebut sebagai otak jaringan narkotika internasional. Padahal, perempuan asal Kecamatan Balong […]

    Bagikan
expand_less