Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal.

Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal di Ponorogo. Beberapa di antara mereka bahkan harus melakukan berbagai cara untuk bertahan, seperti mengurangi pembelian bahan baku atau mencari metode alternatif untuk menghemat penggunaan cabai. Kawit, pemilik warung makan di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota Ponorogo, mengaku kesulitan menghadapi kenaikan harga cabai yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

“Kalau harganya mahal begini, kita harus pintar-pintar mengatur supaya tidak rugi. Tapi tetap saja, rasa masakan pasti sedikit terpengaruh karena cabai yang digunakan tidak sebanyak biasanya,” ungkap Kawit, saat ditemui, Selasa (07/01/2025).

Sementara itu, Ismo Ghozali, seorang produsen sambal pecel asal Desa Madusari, Kecamatan Siman, memiliki cara lain untuk mengatasi lonjakan harga cabai. Ismo memilih menjemur cabai rawit, cabai merah besar, dan cabai keriting sebelum diolah menjadi sambal pecel. Cara ini dinilai efektif untuk membuat cabai lebih awet sehingga tidak perlu membeli bahan baku dalam jumlah besar setiap hari.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

“Proses penjemuran memang sedikit memengaruhi warna sambal, tapi rasa dan tingkat kepedasannya tetap sama. Saya masih bisa menjual sambal pecel dengan harga Rp40 ribu per kilogram,” jelas Ismo.

Namun demikian, Ismo berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga cabai. Menurutnya, kenaikan harga bahan baku seperti ini sangat berdampak pada usaha kecil seperti miliknya, terutama jika berlangsung dalam waktu yang lama.

Patia – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
  • Toko Kelontong di Ngawi Dibobol Maling Terekam CCTV

    Toko Kelontong di Ngawi Dibobol Maling Terekam CCTV

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian di sebuah toko kelontong di Dusun Dungwaluh, Desa Campursari, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, terekam jelas CCTV pada Jumat (07/11/2025) dini hari. Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit itu, terlihat seorang pria masuk ke dalam toko dengan gerak-gerik mencurigakan. Wajahnya ditutupi kaos yang ia kenakan, sementara tangannya dengan cepat mengacak-acak […]

    Bagikan
  • Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    Harapan Ribuan Warga Magetan pada Hasil Audit Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan masyarakat korban gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menunggu kepastian hukum. Hingga kini, hasil audit independen yang semula dijanjikan keluar pada September 2025 belum juga diterbitkan. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil […]

    Bagikan
  • Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    Naik KA Wijayakusuma Dapat Diskon Tiket 10 Persen untuk ke Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lagi ada rencana liburan ke Banyuwangi? Sekarang waktunya pas banget! PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kasih promo spesial buat kamu yang naik KA Wijayakusuma — diskon tiket 10 persen khusus untuk kelas eksekutif. Promo ini hadir untuk memeriahkan event budaya Gandrung Sewu 2025, yang jadi salah satu acara […]

    Bagikan
  • Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    Libur Nataru: Okupansi Hotel Di Kota Madiun Capai 70-80%

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Momen libur natal dan tahun baru (Nataru) berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Madiun. Tingkat hunian kamar hotel di Kota Madiun mencapai 80 persen. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Madiun Aris Suharno Sabtu (28/12/2024). “Alhamdulillah, hampir semua kamar terisi 70-80 persen dari hotel bintang maupun […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesenian tradisional gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kedua tersangka berinisial S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan YSJI, Direktur CV Mitra Sejati selaku pelaksana proyek. Penetapan tersangka dituangkan dalam surat Kejari […]

    Bagikan
expand_less