Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Naik, Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di Ponorogo, Jawa Timur hingga kini masih tinggi. Bahkan sempat menyentuh angka Rp. 120 Ribu per kilogramnya. Meski kini turun di kisaran harga Rp. 85 Ribu per kilogram, namun itu masih jauh dari harga normal.

Kondisi ini memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha kuliner dan produsen sambal di Ponorogo. Beberapa di antara mereka bahkan harus melakukan berbagai cara untuk bertahan, seperti mengurangi pembelian bahan baku atau mencari metode alternatif untuk menghemat penggunaan cabai. Kawit, pemilik warung makan di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota Ponorogo, mengaku kesulitan menghadapi kenaikan harga cabai yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

“Kalau harganya mahal begini, kita harus pintar-pintar mengatur supaya tidak rugi. Tapi tetap saja, rasa masakan pasti sedikit terpengaruh karena cabai yang digunakan tidak sebanyak biasanya,” ungkap Kawit, saat ditemui, Selasa (07/01/2025).

Sementara itu, Ismo Ghozali, seorang produsen sambal pecel asal Desa Madusari, Kecamatan Siman, memiliki cara lain untuk mengatasi lonjakan harga cabai. Ismo memilih menjemur cabai rawit, cabai merah besar, dan cabai keriting sebelum diolah menjadi sambal pecel. Cara ini dinilai efektif untuk membuat cabai lebih awet sehingga tidak perlu membeli bahan baku dalam jumlah besar setiap hari.

Image Not Found
Pengusaha Kuliner dan Produsen Sambal Tercekik, Kab. Ponorogo, 7/1/2025 – Foto : Patria – Sinergia

“Proses penjemuran memang sedikit memengaruhi warna sambal, tapi rasa dan tingkat kepedasannya tetap sama. Saya masih bisa menjual sambal pecel dengan harga Rp40 ribu per kilogram,” jelas Ismo.

Namun demikian, Ismo berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga cabai. Menurutnya, kenaikan harga bahan baku seperti ini sangat berdampak pada usaha kecil seperti miliknya, terutama jika berlangsung dalam waktu yang lama.

Patia – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

    Pemkot Madiun Wacanakan Pembangunan Jembatan, Butuh Anggaran Rp. 1 Miliar – Rp. 2 Miliar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun tengah mengajukan rencana pembangunan sebuah jembatan baru pada tahun anggaran 2026. Infrastruktur tersebut direncanakan berada di kawasan Ring Road Barat, tepatnya di sisi Masjid Al-Kautsar, sebagai akses masuk menuju aset milik Pemerintah Kota Madiun di Kelurahan Manguharjo. Kepala Bidang Bina Marga […]

    Bagikan
  • Pemeliharaan Jalan Kota Madiun 2026 Dimulai, 29 Ruas Diperbaiki dengan Anggaran Rp15,56 Miliar

    Pemeliharaan Jalan Kota Madiun 2026 Dimulai, 29 Ruas Diperbaiki dengan Anggaran Rp15,56 Miliar

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai mengerjakan proyek pemeliharaan berkala jalan pada tahun 2026. Sebanyak 29 ruas jalan akan diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp15,56 miliar. Jalan protokol, kawasan Balai Kota, hingga akses menuju destinasi wisata menjadi prioritas dalam tahap awal pekerjaan. Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan  photo_camera 3

    Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan 

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab.Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simo Balerejo dan SPPG Krajan Mejayan mengadakan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) bagi seluruh relawannya. Diadakan di SPPG Krajan Mejayan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya saat terjadi kebakaran. “Kami mengundang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk mengedukasi tim relawan baik dari SPPG […]

    Bagikan
  • Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Momentum Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan hingga Sekolah Rakyat

    Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Momentum Ngawi Perkuat Ketahanan Pangan hingga Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memperkuat sejumlah program strategis nasional di tingkat daerah. Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyoroti sejumlah […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Kabupaten Magetan, KH Susanto. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PCNU Magetan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan laporan itu mencantumkan AS yang disebut menjabat sebagai kepala desa di Kabupaten Madiun sebagai terlapor. […]

    Bagikan
  • Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    Lonjakan Wisatawan Telaga Sarangan Tak Berbanding Lurus dengan PAD, Disbudpar Magetan Dikejar Target

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam tiga hari terakhir, Telaga Sarangan dipadati ribuan wisatawan. Sejak Jumat (05/09/2025), kunjungan terus meningkat signifikan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencatat 5.610 pengunjung pada Jumat, naik menjadi 8.563 di hari Sabtu (06/09/2025), dan kembali melonjak hingga 9.611 orang pada Minggu (07/09/2025). Kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas yang […]

    Bagikan
expand_less