Berita Terkini
Trending Tags

DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab dan DPRD Ponorogo sepakati KUA-PPAS 2027. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo, Kamis (13/8/2026). Dengan kesepakatan itu, pembahasan selanjutnya akan masuk pada penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2027.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Anik Suharto mengatakan, pembahasan KUA-PPAS telah dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan sekaligus kemampuan keuangan daerah.

Untuk tahun 2027, terdapat sejumlah sektor yang menjadi perhatian dalam arah kebijakan pembangunan. Tema pembangunan yang disepakati yakni akselerasi pemerataan dan pemberdayaan ekonomi sektor strategis, investasi, industri, serta pelayanan dasar yang didukung infrastruktur berkualitas.

Di sektor infrastruktur, DPRD mendorong agar pemerintah daerah memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan jalan serta jembatan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pemeliharaan dan perbaikannya perlu menjadi perhatian dan didukung anggaran yang memadai,” kata Anik.

Selain infrastruktur, sektor perhubungan juga menjadi perhatian. DPRD meminta dilakukan meterisasi penerangan jalan umum (PJU) untuk mencegah potensi kebocoran pembayaran.

Penataan parkir juga didorong melalui kajian terhadap titik-titik parkir. Langkah tersebut diikuti dengan penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi dan berat yang diizinkan.

Pada sektor kebencanaan, DPRD meminta usulan anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), khususnya belanja tidak terduga (BTT), dapat dipenuhi.

Sementara di bidang kesehatan, dukungan anggaran juga diarahkan untuk RSUD Bantarangin, terutama dalam penyediaan fasilitas penunjang pelayanan.

DPRD berharap penguatan fasilitas RSUD Bantarangin tidak hanya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Fasilitas olahraga turut masuk dalam prioritas. Peningkatan sarana Stadion Batoro Katong, gedung olahraga hingga kolam renang didorong agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan nyaman.

Di sektor pendidikan, perhatian diarahkan pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah diniyah. DPRD juga mendorong pemerataan jumlah guru melalui regrouping sekolah.

Sementara dari sisi aparatur pemerintahan, pengembangan kompetensi, pelatihan serta penerapan manajemen talenta berbasis meritokrasi juga menjadi bagian dari arah kebijakan.

Pemkab dan DPRD juga memasukkan kebutuhan pembangunan sarana gedung perpustakaan daerah, perekaman KTP untuk mendukung pembentukan lima desa baru, pengamanan aset daerah hingga penanganan persoalan sampah.

Untuk meningkatkan pendapatan daerah, strategi yang disepakati antara lain melalui inovasi, intensifikasi pajak dan retribusi, digitalisasi pembayaran serta optimalisasi aset daerah yang memiliki nilai ekonomis.

“Peningkatan PAD perlu dilakukan dengan inovasi dan optimalisasi potensi yang sudah dimiliki daerah. Digitalisasi pembayaran juga penting agar pelayanan lebih mudah sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan,” ujar Anik.

Selain KUA-PPAS 2027, rapat paripurna juga menyepakati Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. DPRD dan Pemkab Ponorogo sepakat memperkuat pengawasan internal maupun eksternal guna mencegah pemborosan anggaran.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, KUA menjadi bagian penting dalam menjabarkan rencana pembangunan tahunan daerah yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“KUA dan PPAS ini menjadi pegangan agar program yang direncanakan dapat disusun sesuai prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah,” kata Lisdyarita.

Setelah nota kesepakatan KUA-PPAS ditandatangani, tahapan penyusunan anggaran selanjutnya masuk pada pembahasan rancangan APBD 2027.

Lisdyarita berharap seluruh tahapan pembahasan dapat berjalan tepat waktu sesuai ketentuan.

“Kita berharap kesepakatan hari ini dapat ditindaklanjuti dengan baik pada pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2027. Dengan demikian seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu sesuai ketentuan,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Magetan Verifikasi 700 Calon Jemaah Haji Estimasi Berangkat 2027, Paspor Mulai Dipersiapkan

    Kemenhaj Magetan Verifikasi 700 Calon Jemaah Haji Estimasi Berangkat 2027, Paspor Mulai Dipersiapkan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan keberangkatan calon jemaah haji estimasi tahun 2027. Sebanyak sekitar 700 calon jemaah diundang untuk mengikuti verifikasi data sekaligus mendapatkan sosialisasi mengenai kelengkapan administrasi, terutama pembuatan paspor. Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, mengatakan kegiatan verifikasi dilakukan sebagai tahapan awal […]

    Bagikan
  • Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    Hasil Lab Menu SPPG Demangan 4 Ditemukan Kontaminasi Kuman, Sanksi Kewenangan BGN

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Demangan, Kota Madiun beberapa waktu lalu telah diterima Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kontaminasi kuman pada sampel makanan.  Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, dr. Denik […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya percepatan implementasi sejumlah program strategis nasional yang selaras dengan visi Presiden RI, Asta Cita. Dalam keterangannya, Senin (26/5/2025), Khofifah menyebut tiga program prioritas yang saat ini sedang dalam tahap pelaksanaan dan harus segera […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Magetan dimatangkan melalui Rapat Koordinasi lintas sektoral yang digelar oleh Polres Magetan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana sinergis dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta lembaga pendukung lainnya. Operasi Patuh Semeru merupakan agenda rutin kepolisian yang […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga binaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti makan bersama usai pelaksanaan Sholat Idul Adha Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di lingkungan lapas dengan menu pecel dan telur yang disajikan secara prasmanan. Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan kegiatan makan bersama merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara petugas […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harga tomat di Jawa Timur terus anjlok sejak Agustus 2025. Dari sebelumnya Rp. 6.000–7.000 per kilogram, kini petani hanya bisa menjual Rp. 2.000 per kilogram. Situasi ini membuat petani merugi, lantaran harga pokok penjualan tak sebanding dengan biaya produksi. Deflasi akibat overproduksi tomat tercatat di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur, […]

    Bagikan
expand_less