Berita Terkini
Trending Tags

Kawasan PRC Terendam Usai Hujan Deras, Ini Penyebabnya

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun bersama OPD Pemerintah Kota Madiun meninjau saluran sumber umis, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun pada Minggu malam (21/09/2025) mengakibatkan meluapnya air di Saluran Sumber Umis. Air sempat merendam kawasan di sekitar ikon menara Eiffel hingga kincir Belanda di area Pahlawan Religi Center (PRC). Namun, sekitar 1 jam air mulai surut.

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Madiun Maidi langsung bergerak cepat meninjau lokasi pada Senin pagi (22/09/2025) sembari melakukan gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Maidi menegaskan bahwa genangan air yang terjadi bukan disebabkan oleh sampah atau sumbatan, melainkan karena tanggul sungai yang masih terlalu tinggi dan pintu air yang tidak sempat dibuka. Ia menyampaikan bahwa kondisi itu muncul lantaran proyek penataan di kawasan tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, proyek arum jeram ini memang belum selesai, hujan datang lebih dulu. Tanggulnya ketinggian, drainase di bawah juga belum maksimal. Karena tidak mengira akan hujan, pintu air tidak dibuka sehingga air naik dan menggenang,” jelas Maidi.

Menurutnya, genangan air yang terjadi tidak bisa dikategorikan banjir. Air meluap karena pintu air masih tertutup. “Kemarin kita coba isi air, seminggu penuh bisa dua jam langsung tergenang. Jadi ini sekaligus menjadi uji coba. Kalau nanti sudah selesai, kondisinya akan jauh lebih baik,” tambahnya.

Usai meninjau kawasan sekitaran PRC, Wali Kota melanjutkan gowesnya ke titik-titik lain yang rawan banjir di Kota Madiun untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Maidi optimistis proyek penataan Saluran Sumber Umis akan rampung sesuai target.

“Insya Allah tanggal 2 nanti Kota Madiun jadi tuan rumah Grand Matrix Nasional, pembagian penghargaan dari UI. Kalau kawasan ini sudah selesai, bisa digunakan untuk kegiatan olahraga air seperti renang maupun arum jeram,” pungkasnya.

Surya Wibawa – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau di Madiun Mulai Mengganas, Dinkes Waspadai Lonjakan Pneumonia dan ISPA

    Kemarau di Madiun Mulai Mengganas, Dinkes Waspadai Lonjakan Pneumonia dan ISPA

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Madiun dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius memicu kewaspadaan terhadap meningkatnya risiko penyakit saluran pernapasan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit seperti Influenza, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, hingga diare. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten […]

    Bagikan
  • Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala […]

    Bagikan
  • Atap TK Dharma Wanita Geneng 2 Ambruk, Murid Sementara Belajar dari Rumah

    Atap TK Dharma Wanita Geneng 2 Ambruk, Murid Sementara Belajar dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Atap bangunan Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Geneng 2 di Dusun Karangasem 2, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi ambruk pada Kamis (25/09/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sebanyak 30 murid harus dialihkan belajar dari rumah. Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat wilayah Geneng diguyur hujan […]

    Bagikan
  • WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali menjaring pengemis di jalanan selama bulan Ramadhan. Kali ini, tiga pengemis yang merupakan penyandang disabilitas terjaring razia pada Selasa (11/03/2025). Ketiganya merupakan warga luar Ponorogo, masing-masing berasal dari Madiun, Sragen, dan Blitar. Kini, mereka dibawa ke rumah singgah Dinsos P3A […]

    Bagikan
  • Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemunculan seekor primata yang diduga kuat merupakan lutung Jawa (Trachypithecus auratus) membuat warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, heboh pada Selasa (23/12/2025). Satwa yang termasuk kategori dilindungi itu terlihat berpindah-pindah di genting beberapa rumah warga, sehingga membuat masyarakat memilih melapor ke pihak kepolisian. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengonfirmasi pihaknya menerima […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
expand_less