Berita Terkini
Trending Tags

Usai Ambil Daging Kurban, Tukang Becak Ditemukan Tergelatak di Dalam Selokan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas dan relawan evakuasi tukang becak yang ditemukan di selokan. (27/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun dikejutkan dengan temuan seseorang yang tergeletak di dalam selokan samping Hotel Kharisma pada Rabu (27/5/2026) sore. Pihak kepolisian yang menerima laporan dari warga menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tak jauh dari lokasi kejadian ditemukan becak milik korban.

Usai dilakukan pemeriksaan barang ditemukan beberapa identitas korban yang diketahui bernama Rahmat Saikun warga Desa/Kecamatan Torjun, Sampang. Korban keseharian merupakan tukang becak yang biasa mangkal di sekitar BNI Jalan Dr. Soetomo Kota Madiun. Korban pertama kali ditemukan oleh rekan Juremi sesame tukang becak.

“Tadi siang itu habis ngambil daging kurban di Polres, orangnya mampir kesini. Minta dipijat katanya bagian pundaknya sakit. Terus saya pijitin. Setelah itu katanya mau buang air kecil disitu. Itu sambil pegangin perutnya. Pas itu saya tinggal beli obat, karena mungkin masuk angin,” ujarnya.

Karena toko tutup, Juremi lantas balik menemui korban. Namun, korban tidak berada di lokasi dan dilakukan pencarian ke lokasi tersebut. Juremi kaget korban sudah dalam kondisi tergeletak di dalam selokan.

“Waktu saya kembali itu sudah tidak ada orangnya. Saya cari ternyata sudah tergeletak disitu. Itu sekitar jam setengah 4 tadi,” jelas Juremi.

Pihak kepolisian dibantu relawan pun mengevakuasi korban dari dalam selokan. Korban lantas dibawa ke rumah sakit guna memastikan kondisinya. Korban dinyatakan meninggal dunia. Kasus ini kini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Beberapa barang bukti handphone, becak hingga identitas kini turut diamankan sebagai barang bukti. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ponorogo Sita Lagi Rp1,049 Miliar, Total Uang Capai Rp3,037 Miliar

    Kejari Ponorogo Sita Lagi Rp1,049 Miliar, Total Uang Capai Rp3,037 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Penyitaan pada Rabu (12/8/2026) menjadi penyitaan yang ketiga dalam perkara tersebut. Kali ini, uang yang diamankan mencapai Rp1,049 miliar. Dengan penyitaan tahap ketiga tersebut, total […]

    Bagikan
  • Program Bahana Bersahaja Diluncurkan, DPRD Madiun Tekankan Akomodasi Aspirasi Generasi Muda

    Program Bahana Bersahaja Diluncurkan, DPRD Madiun Tekankan Akomodasi Aspirasi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meluncurkan program Bhakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Rabu (21/1/2026). Program ini menjadi transformasi dari kegiatan bakti sosial terpadu yang telah berjalan belasan tahun di Kabupaten Madiun. Peluncuran Bhakti Harmoni Bersahaja secara resmi dibuka oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi. Kegiatan tersebut […]

    Bagikan
  • Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

    Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Meski telah memeriksa lebih dari 25 saksi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment di Kecamatan Geneng. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ngawi, Eriksa Ricardo, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan internal berdasarkan hasil pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku industri penyamakan kulit di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat seiring kenaikan harga bahan baku impor. Situasi ini terjadi saat kondisi pasar masih cenderung lesu, sehingga memperberat beban produksi yang terus meningkat. Lonjakan harga terutama terjadi pada bahan pembantu, seperti krom, zat pewarna, dan pelembut kulit, yang naik […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo selama berjam-jam mengakibatkan longsor di Dusun Ngembel, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kamis (27/2/2025). Dua rumah warga rusak akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi belasan meter. Rumah milik Simin (45) mengalami kerusakan paling parah. Longsoran tanah dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less