Berita Terkini
Trending Tags

Kejaksaan Perpanjang Masa Tahanan Enam Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan, Berkas Perkara Belum Rampung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penahanan enam tersangka korupsi pokir DPRD Magetan diperpanjang. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Masa penahanan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024 yang semula berakhir pada Selasa (12/5/2026), resmi diperpanjang. Keputusan ini diambil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan lantaran proses pemberkasan perkara masih berjalan dan belum dinyatakan lengkap.

Perpanjangan penahanan dilakukan untuk memberi waktu kepada jaksa peneliti dalam menuntaskan pemeriksaan berkas sebelum perkara dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyampaikan bahwa masa penahanan para tersangka kini diperpanjang hingga lebih dari satu bulan ke depan.

“Penahanan para tersangka telah diperpanjang sampai 21 Juni 2026,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan, hingga saat ini berkas perkara masih belum berstatus lengkap atau P21. Oleh karena itu, penyidik bersama jaksa peneliti masih terus melengkapi dokumen serta alat bukti guna memperkuat konstruksi hukum.

“Kami juga terus menggali keterangan dari berbagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus ini. Termasuk, ratusan pokmas yang masih menjalani pemeriksaan guna mengurai alur distribusi dana pokir,” tegasnya.

Tak hanya itu, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan turut dimintai keterangan untuk memperdalam penelusuran penggunaan anggaran aspirasi dewan tersebut.

“Proses penyidikan dilakukan secara komprehensif agar perkara memiliki dasar hukum yang kuat saat memasuki tahap persidangan nanti,” pungkas Andy.

Kasus dugaan korupsi dana pokir DPRD Magetan ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan pimpinan DPRD serta sejumlah pihak yang berperan dalam pengelolaan anggaran aspirasi dewan periode 2020–2024. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang secara misterius di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sejak Senin (13/4/2026) sore. Hingga Selasa (14/4/2026) pagi, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama tim gabungan. Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan, putra pasangan Slamet dan Suwarni. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 […]

    Bagikan
  • Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga. Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul […]

    Bagikan
  • 1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 1.818 honorer kini resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada awal tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa penyerahan SK tersebut […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sejumlah SMP Negeri. Hasil evaluasi menunjukkan proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat 24 dari total 56 SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo yang belum memenuhi pagu penerimaan peserta didik baru. […]

    Bagikan
expand_less